Satgas Ingatkan Syarat Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Institusi pendidikan berpotensi menjadi klaster penularan. Ini bisa terjadi jika penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar yang sudah dizinkan untuk dibuka di 2021, tidak disesuaikan dengan protokol kesehatan.

"Kegiatan belajar mengajar tatap muka yang akan mulai dilakukan tahun depan tidak berarti kegiatan belajar mengajar akan berlangsung seperti sedia kala secara instan," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan CIVID-19 Wiku Adisasmito kepada wartawan, Rabu (25/11).

Wiku mengatakan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi institusi pendidikan untuk dapat menggelar sekolah tatap muka.

Baca Juga:

Cegah Penyebaran COVID-19, KPU Bangun TPS di Area Terbuka

Syarat itu mulai dari ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih dan layak, sarana cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer dan disinfektan. Hingga akses ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Syarat lainnya, sekolah harus menerapkan wajib masker serta memiliki alat pengukur suhu badan atau thermo gun.

Selain itu, sekolah juga harus memiliki pemetaan seluruh elemen sekolah yang mencakup kondisi kesehatan atau riwayat komorbid, risiko perjalanan pulang pergi.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan CIVID-19 Wiku Adisasmito
Caption

Termasuk akses transportasi yang aman, riwayat perjalanan dari daerah dan zona risiko tinggi dan kontak erat, serta pemeriksaan rentang isolasi mandiri.

"Kemudian juga persetujuan komite sekolah atau perwakilan orang tua atau wali," ujar Wiku.

Wiku menekankan, sebelum implementasi kegiatan belajar tatap muka dilakukan, sekolah harus melakukan simulasi terlebih dahulu.

"Seteleh itu, sekolah baru menentukan waktu yang tepat untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Daerah Diminta Segera Siapkan Fasilitas Vaksinasi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alat Pendeteksi COVID-19 Karya Anak Bangsa Mulai Diterapkan Bulan Depan
Indonesia
Alat Pendeteksi COVID-19 Karya Anak Bangsa Mulai Diterapkan Bulan Depan

Menhub sudah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk berkoordinasi dengan para Kadishub di seluruh Indonesia

Selama PSBB, Aksi Vandalisme Turun 90 Persen di Jakpus
Indonesia
Selama PSBB, Aksi Vandalisme Turun 90 Persen di Jakpus

Untuk perawatan 90 areal taman Jakarta Pusat, pemerintah DKI Jakarta mengerahkan 820 petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP)

DPR Kritik Rencana Kemenperin Soal RSNI untuk Masker Kain
Indonesia
DPR Kritik Rencana Kemenperin Soal RSNI untuk Masker Kain

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi mengkritik rencana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang tengah merumuskan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk masker dari kain.

Kejagung Tetapkan Bos PT Himalaya Energi Perkasa Tersangka Baru Kasus Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Tetapkan Bos PT Himalaya Energi Perkasa Tersangka Baru Kasus Jiwasraya

Kejaksaan Agung menetapkan Direktur PT Himalaya Energi Perkasa, Piter Rasiman sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya.

 DPRD DKI Tegaskan Pekerja Luar Jakarta Tak Perlu Surat Tugas Selama Larangan Mudik
Indonesia
Jaksa Pinangki Hadapi Sidang Putusan Perkara Suap Fatwa MA Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Pinangki Hadapi Sidang Putusan Perkara Suap Fatwa MA Djoko Tjandra

Pinangki bakal divonis atas perkara dugaan suap terkait pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) untuk terpidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

Petugas Lapas Sampit Gagalkan Penyelundupan  Sabu dalam Kaleng Cat
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Idul Adha di Jakarta Aman
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Pastikan Perayaan Idul Adha di Jakarta Aman

Nana menuturkan, jumlah personel gabungan TNI dan Polri ada 3.327 yang diturunkan memantau pos pengamanan dan pantau.

Tak Gentar Dipolisikan, Hadi Pranoto Klaim Obat COVID-19 untuk Kepentingan Bangsa
Indonesia
Tak Gentar Dipolisikan, Hadi Pranoto Klaim Obat COVID-19 untuk Kepentingan Bangsa

Dia mengungkapkan semua yang dibicarakan dalam video tersebut sudah terbukti berhasil.

Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha
Indonesia
Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha

Ia mengatakan, sejauh ini KPAI telah menemukan banyak anak terpapar COVID-19 karena tertular dari keluarganya