Satgas COVID-19 Klaim Pemudik Tahun Ini Hanya 2 Juta Orang Seorang calon penumpang menjalani tes usap antigen di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Merahputih.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengklaim efektivitas aturan peniadaan mudik lebaran selama 6 Mei hingga 17 Mei 2021 lalu. Peniadaan mudik mengurangi pergerakan masyarakat. Sehingga, tahun ini hanya 1,5 juta hingga 2 juta orang yang pulang kampung.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 Sonny Harry B Harmadi mengutip data litbanghum bahwa jika tidak ada larangan mudik maka diperkirakan 33 persen orang akan mudik. Tetapi setelah ada larangan mudik berkurang menjadi 11 persen kemudian setelah ada sosialisasi kembali turun menjadi 7 persen.

Baca Juga

Warga Jakpus Pasang Spanduk Tolak Kembalinya Pemudik Tidak Lakukan Tes COVID-19

"Bahkan saat pelaksanaannya hanya 1,5 juta hingga 2 juta orang yang melakukan mudik," ujarnya saat konferensi virtual FMB9 bertema 'Terus Kencangkan Protokol Kesehatan', Kamis (19/5).

Sonny mengatakan, esensi dari peniadaan mudik adalah membatasi mobilitas. Pembatasan mobilitas bukan soal tanggal, melainkan meminimalisir mobilitas untuk mencegah penularan COVID-19. Upaya pembatasan mobilitas sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan.

Sebab, menjaga jarak dan menghindari kerumunan paling sulit dilakukan ketika terjadi mobilitas secara masif.

Suasana ruang tunggu tes usap antigen/GeNose penumpang bus AKAP di Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (18/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman
Suasana ruang tunggu tes usap antigen/GeNose penumpang bus AKAP di Terminal Pulogebang, Jakarta, Selasa (18/5/2021). ANTARA/Yogi Rachman

Ada tiga hal mengkhawatirkannya. Mulai dari tingginya mobilitas masyarakat pada periode lebaran, turunnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan, dan peningkatan kasus harian di beberapa provinsi. "Apakah Indonesia mungkin terjadi lonjakan kasus yang luar biasa? Iya sangat mungkin," kata Sonny.

Setidaknya ada 13 provinsi di Indonesia yang sudah menunjukkan tanda-tanda peningkatan kasus COVID-19. Tingkat kepatuhan protokol kesehatan disebut turun di 24 provinsi.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebut ada 122.899 orang yang ditegur terkait protokol kesehatan di tempat wisata selama periode libur lebaran 12-15 Mei, meningkat 90 persen dibandingkan minggu sebelumnya.

Baca Juga

Vaksinasi Gelombang 3 Dimulai, Masyarakat Miskin hingga ODGJ Jadi Prioritas

DKI Jakarta menempati posisi paling rendah dalam kepatuhan prokes di tempat wisata selama periode tersebut. DKI Jakarta juga menjadi provinsi dengan kepatuhan protokol kesehatan di tempat wisata yang paling rendah.

"Yaitu hanya sebesar 27 persen orang yang patuh untuk menjaga jarak di tempat wisata," kata Wiku beberapa waktu lalu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspada, Ada 73 Titik Baru di Jakarta Dipasang Kamera Tilang
Indonesia
Waspada, Ada 73 Titik Baru di Jakarta Dipasang Kamera Tilang

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menambah 73 titik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan protokol.

[HOAKS atau FAKTA]: Sambil Menangis, Bocah Ukraina Mengungsi Sendirian ke Polandia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sambil Menangis, Bocah Ukraina Mengungsi Sendirian ke Polandia

Beredar informasi berupa video di media sosial yang memperlihatkan seorang anak laki-laki tampak berjalan sendirian sambil menangis dan membawa barang-barang.

Kelangkaan Vaksin Meningitis Molor sampai Oktober, DPR Tagih Garansi Kemenkes
Indonesia
Kelangkaan Vaksin Meningitis Molor sampai Oktober, DPR Tagih Garansi Kemenkes

Vaksin meningitis yang menjadi syarat umrah sedang langka di sejumlah wilayah Indonesia.

Warga Korban Penggusuran Rusunami Petamburan Tagih Janji Anies Bayar Rp 4,7 Miliar
Indonesia
Warga Korban Penggusuran Rusunami Petamburan Tagih Janji Anies Bayar Rp 4,7 Miliar

Perwakilan warga Rusun Petamburan yang memenangkan gugatan terhadap Pemprov DKI mengadukan Gubernur Anies Baswedan ke Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya.

KPK Jemput Paksa Mardani Maming
Indonesia
KPK Jemput Paksa Mardani Maming

KPK sebelumnya telah mengirimkan surat pemanggilan kedua terhadap Mardani Maming untuk hadir dalam pemeriksaan pada Kamis, 21 Juli 2022.

Teka-teki Terjawab, Mangkunegaran Tunjuk GPH Bhre sebagai Adipati Ke-X
Indonesia
Teka-teki Terjawab, Mangkunegaran Tunjuk GPH Bhre sebagai Adipati Ke-X

Teka-teki suksesi atau pengganti Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunagoro IX yang wafat pada 13 Agustus mulai terjawab.

Wagub DKI Yakin JakPro Pertanggungjawabkan Pelaksanaan Keuangan Formula E
Indonesia
Wagub DKI Yakin JakPro Pertanggungjawabkan Pelaksanaan Keuangan Formula E

Riza meyakini Jakpro akan mempertanggungjawabkan pelaksanaan anggaran dari Formula E Jakarta.

Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom
Indonesia
Erick Thohir Tutup 74 Anak dan Cucu Pertamina Hingga Telkom

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan efisiensi dan konsolidasi BUMN, terutama terkait dengan anak dan cucu perusahaan BUMN. Sampai saat ini, 74 anak dan cucu perusahaan BUMN telah ditutup.

46 Jemaah Calon Haji Dideportasi, Legislator Minta Kemenag Tingkatkan Edukasi
Indonesia
46 Jemaah Calon Haji Dideportasi, Legislator Minta Kemenag Tingkatkan Edukasi

Kasus deportasi calon jemaah haji harus menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia yang ingin berhaji agar betul-betul menggunakan travel yang sesuai dengan aturan.

Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021
Indonesia
Tiga Hal Penting dalam Perayaan Natal 2021

Perayaan Natal 2021 mengangkat tema "Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan".