Satgas COVID-19 Kembali Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota Penumpang Kereta Api. (Foto: MP/ Mauritz)

MerahPutih.com- Umat Krisitiani merayakan Natal 2020 di tengah pandemi COVID-19. Perayaan Natal hendaknya mematuhi protokol kesehatan agar tidak menimbulkan klaster baru COVID-19.

"Saya meminta kepada umat Kristiani agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan dalam merayakan Natal," ungkapnya Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, Kamis (24/12).

Baca Juga:

Pemerintah Sudah Kantongi Rp73 Triliun Untuk Vaksin COVID-19

Ia juga meminta agar saat perayaan Tahun Baru 2021 juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan serta hindari kegiatan yang timbulkan kerumunan.

Selain itu, Wiku kembali meminta agar masyarakat membatasi perjalanan ke luar kota pada libur akhir tahun ini.

"Saya juga ingatkan agar masyarakat batasi perjalanan liburan ke luar kota dan sebisa mungkin tetap di rumah," ujarnya.

Data Kamis, (24/12) jumlah pasien yang terjangkit COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah. Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, hingga Kamis (24/12) menunjukkan ada penambahan 7.199 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Penumpang antre pemeriksaan antigen di stasiun. (Foto:Asropih)
Penumpang antre pemeriksaan antigen di Bandara Solo. (Foto:MP/Ismail)

Penambahan itu menyebabkan jumlah total kasus di Indonesia kini mencapai 692.838 orang, terhitung sejak diumumkannya pasien pertama pada 2 Maret 2020. Meski terjadi penambahan kasus baru positif, pemerintah juga melaporkan terdapat penambahan pasien sembuh dari COVID-19.

Dalam data yang sama, ada penambahan 5.277 pasien COVID-19 yang sembuh dan dianggap tidak lagi memiliki virus corona. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan pemeriksaan laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR), yang hasilnya negatif virus corona. Dengan demikian, total pasien yang sembuh sampai saat ini berjumlah 563.980 orang sejak awal pandemi. (Knu)

Baca Juga:

Inggris Janji Transparan Terkait Varian Baru Virus Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Batasi Warga di Zona Merah, Berkegiatan Cuma Sampai Jam 8 Malam
Indonesia
Kasus Surat Jalan Palsu, Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Surat Jalan Palsu, Djoko Tjandra Dituntut 2 Tahun Penjara

Jaksa meyakini Djoko Tjandra bersalah terkait pemalsuan surat jalan saat dirinya masih buron dalam kasus hak tagih (cassie) Bank Bali.

Mudik Tak Lapor RT/RW, Rumah Warga Surabaya Ditempeli Stiker Peringatan
Indonesia
Mudik Tak Lapor RT/RW, Rumah Warga Surabaya Ditempeli Stiker Peringatan

Jajaran Polrestabes Surabaya menempelkan stiker bertuliskan peringatan keras bagi warga yang baru pulang mudik tanpa melapor RT/RW setempat.

Anies: Perkantoran Diisi Orang Terdidik, Tapi Masih Langgar Aturan
Indonesia
Anies: Perkantoran Diisi Orang Terdidik, Tapi Masih Langgar Aturan

Anies juga menyesalkan adanya seorang ibu hamil yang tetap diminta bekerja di kantor

Reaksi Kapolri Tahu Anak Buahnya Berkhianat ke KKB
Indonesia
Reaksi Kapolri Tahu Anak Buahnya Berkhianat ke KKB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat suara perihal penangkapan dua oknum polisi yang diduga menjual senjata api dan amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Penutupan 15 Pasar Tradisional di Solo, Para Pedagang Menjerit
Indonesia
Penutupan 15 Pasar Tradisional di Solo, Para Pedagang Menjerit

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memutuskan menutup sebanyak 15 pasar tradisional non-esensial atau di luar kebutuhan pokok.

BUMN Bakal Produksi 4,5 Juta Ivermectin sebagai Obat COVID-19
Indonesia
BUMN Bakal Produksi 4,5 Juta Ivermectin sebagai Obat COVID-19

“Ini kalau memang ternyata baik untuk kita semua tentu produksi akan kita genjot,” kata Erick

11 Jenis Kopi Indonesia Dipamerkan di KBRI Singapura
Indonesia
11 Jenis Kopi Indonesia Dipamerkan di KBRI Singapura

Acara dihadiri sekitar 30 undangan dari berbagai kalangan pencinta kopi Singapura, termasuk barista, pemilik kafe, pedagang kopi dan kalangan diplomatik.

Sahabat Airlangga Minta Kepala Daerah Fokus Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
Sahabat Airlangga Minta Kepala Daerah Fokus Tangani Pandemi COVID-19

Karenanya, dia meminta kepala daerah yang berniat maju pada pemilihan presiden (pilpres) mendatang diharapkan berhenti memoles citra dan kembali fokus menangani COVID-19.

Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri
Indonesia
Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan 'di-reshuffle'. Itu tidak benar," tegasnya