Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang POLISI SEKAT SIMPATISAN HABIB RIZIEQ DI BANDARA SOETTA. Foto: MP/Rizki Fitrianto

MerahPutih.com - Kerumunan besar seperti saat penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab diharap jadi yang terakhir. Sebab, bisa meningkatkan potensi penularan dan kenaikan kasus.

"Karena hal ini berimplikasi terhadap potensi penularan dan peningkatan kasus yang sangat besar,” ujar Juru bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito saat konferensi pers, Kamis (12/11).

Wiku meminta agar masyarakat tidak egois dengan mengabaikan protokol kesehatan. Dia menyebut kerumunan besar di saat pandemi bisa menjadi malapetaka.

Baca Juga

Menko PMK Minta Rizieq Shihab Ikuti Aturan Protokol Kesehatan

“Jangan egois. Kita harus ingat bahwa jika kita berkerumun maka kita dapat membawa malapetaka di masa pandemi ini,” jelasnya.

Wiku mengatakan setiap orang harus bisa menjalankan peran masing-masing untuk memastikan kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Dia menegaskan bahwa kerumunan akan menyulitkan untuk bisa jaga jarak. Ditambah jika tidak menggunakan masker akan meningkatkan risiko penularan yang lebih besar lagi.

“Kelalaian ataupun ketidakpedulian terhadap kondisi ini, serta terhadap protokol kesehatan dapat membahayakan nyawa manusia. Tidak hanya diri kita namun keluarga di rumah juga orang yg berada di sekitar kita,” paparnya.

Anggota polisi mengarahkan mobil yang mengangkut anggota Front Pembela Islam (FPI) untuk memutar balik saat hendak memasuki kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (9/11/2020). Aparat gabungan menyekat sejumlah titik jalan masuk menuju bandara Soekarno Hatta guna mengantisipasi kerumunan massa saat menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab yang direncanakan akan tiba di bandara Soekarno Hatta pada Selasa (10/11/2020) pagi. ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)
Anggota polisi mengarahkan mobil yang mengangkut anggota Front Pembela Islam (FPI) untuk memutar balik saat hendak memasuki kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (9/11/2020). Aparat gabungan menyekat sejumlah titik jalan masuk menuju bandara Soekarno Hatta guna mengantisipasi kerumunan massa saat menyambut kedatangan Habib Rizieq Shihab yang direncanakan akan tiba di bandara Soekarno Hatta pada Selasa (10/11/2020) pagi. ANTARA FOTO/Fauzan/aww. (ANTARA FOTO/FAUZAN)

Wiku meminta ketegasan Satgas COVID-19 DKI tegas menangani dan mengawasi penerapan protokol kesehatan warga Jakarta. Sebab, kerumunan jelas tak menjaga jarak, apalagi ada pihak yang tidak memakai masker.

“Kelalaian dapat membahayakan nyawa manusia tidak hanya diri kita tapi orang rumah dan sekitar,” tutur Wiku.

Wiku mengingatkan masyarakat yang mengalami gejala langsung mendatangi fasilitas kesehatan. Supaya bisa memastikan diri benar-benar steril dari virus berbahaya itu.

Rizieq Shihab kembali ke Tanah Air pada Selasa (10/11). Sejumlah simpatisan dari front pembela islam (FPI) dan masyarakat memadati Bandara Soekarno-Hatta dan jalanan saat menyambut Rizieq.

Baca Juga

Update Kasus Corona DKI Kamis (12/11): 115.174 Positif, 106.189 Orang Sembuh

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bakal menggelar pelacakan kontak (tracing) dari massa penyambut Rizieq Shihab. Pelacakan diperlukan untuk mendeteksi penularan COVID-19 sejak dini. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon
Indonesia
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon

“Kalau mereka dalam aktivitasnya ternyata ada unsur pidana Ya silakan diproses,” papar Donny

Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Dokumen Ekspor Benur dari Kantor PT ACK
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Dokumen Ekspor Benur dari Kantor PT ACK

Meski demikian, Ali belum dapat merinci dokumen-dokumen yang telah disita.

PKS Nilai Kebijakan New Normal Sangat Berbahaya Jika Dipaksakan
Indonesia
PKS Nilai Kebijakan New Normal Sangat Berbahaya Jika Dipaksakan

Menurut Mardani, pemerintah jangan mengikuti negara lain.

MUI Minta Pengelola Tempat Ibadah tak Terburu-buru Terapkan New Normal
Indonesia
MUI Minta Pengelola Tempat Ibadah tak Terburu-buru Terapkan New Normal

MUI juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas aturan pemerintah di masa pandemi selama ini.

Pelarangan Eks HTI Ikut Pemilu Dinilai Berlebihan
Indonesia
Pelarangan Eks HTI Ikut Pemilu Dinilai Berlebihan

Eks anggota HTI saat ini mungkin saja juga sudah berubah menjadi orang yang baik dan taat

Pandemi COVID-19, Kementerian PUPR Borong Karet Petani
Indonesia
Pandemi COVID-19, Kementerian PUPR Borong Karet Petani

Kementerian PUPR memberikan role model pembelian karet petani tersebut kepada dinas-dinas PUPR di tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia.

KPU Minta Pemilih Bawa Alat Tulis Sendiri ke TPS
Indonesia
KPU Minta Pemilih Bawa Alat Tulis Sendiri ke TPS

Meskipun di TPS ada 5 pulpen yang tersedia tapi itu kan sebenarnya kebutuhan untuk petugas

DPR Desak Pemerintah Tanggap Antisipasi Penyebaran Mutasi COVID-19
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tanggap Antisipasi Penyebaran Mutasi COVID-19

Pemerintah resmi mengonfirmasi dua kasus mutasi COVID-19 dengan kode B117 asal Inggris yang ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Tuntutan Ringan Pelaku Penyerang Novel Dinilai Bentuk Ancaman Bagi Penegak Hukum
Indonesia
Tuntutan Ringan Pelaku Penyerang Novel Dinilai Bentuk Ancaman Bagi Penegak Hukum

Dia menyebut tuntutan satu tahun kurungan kepada pelaku penyiraman Novel membuat persidangan perkara bak sandiwara.

Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang
Indonesia
Wapres Sampaikan Dukacita Jatuhnya Sriwijaya Air dan Longsor Sumedang

Pesawat Sriwijaya diperkirakan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.