Satgas BLBI Sita Aset Tanah 340 Hektar Milik Obligor Agus Anwar di Bogor Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) menyita aset tanah seluas 340 hektar miliki obligor Agus Anwar di Bogor, Kamis (31/3/2022). (SatgasBLBI)

MerahPutih.com - Satuan Tugas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kembali melakukan penyitaan atas barang jaminan berupa tanah dari penanggung utang atau obligor mantan pemilik Bank Pelita Istismarat, Agus Anwar.

Penyitaan ini dilakukan mengingat Agus Anwar selaku hingga saat ini belum menyelesaikan seluruh kewajibannya sebagai obligor Bank Pelita Istismarat sebesar Rp 635,44 miliar.

Baca Juga:

Satgas BLBI Sita 2 Bidang Tanah di Jakarta Milik Obligor Kaharudin Ongko

Pelaksanaan penyitaan barang jaminan obligor Agus Anwar dilakukan berdasarkan Akta Perjanjian Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham dan Pengakuan Utang Nomor 6745/BIDKONS/1103 tanggal 21 November 2003 antara Agus Anwar dan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Proses pelaksanaan APU terhadap Agus Anwar telah dilakukan pada masa pengelolaan oleh BPPN maupun proses oleh pemerintah dengan penerbitan Surat Paksa sesuai Surat Paksa Nomor SP-71/PUPNC.10/2009 tanggal 18 Februari 2009.

"Pengurusan piutang ini ditindaklanjuti dengan pelaksanaan sita atas barang jaminan Agus Anwar sesuai APU," tulis Satgas dalam keteranganya, Kamis (31/3)

Barang jaminan obligor Agus Anwar yang dilakukan penyitaan adalah tanah seluas sekitar 340 hektare di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor atau dikenal dengan aset PT Bumisuri Adilestari.

Adapun asli dokumen kepemilikan dikuasai oleh pemerintah yang terdiri dari 11 Sertipikat Hak Milik (SHM), 15 Akta Jual-Beli (AJB) dan 874 Surat Pernyataan Pelepasan Hak (SPPH) dari masyarakat kepada PT Bumisuri Adilestari sejak 1994.

Penyitaan aset obligot BLBI. (Foto: Satgas BLBI)
Penyitaan aset obligot BLBI. (Foto: Satgas BLBI)

"Secara simultan Satgas BLBI juga melakukan upaya pengamanan aset berupa pemasangan plang atas tanah seluas 340 hektar tersebut secara simbolis pada 10 titik aset," ujarnya.

Pelaksanaan penyitaan yang dilakukan oleh Juru Sita dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor ini dilakukan dalam rangka penanganan, penyelesaian dan pemulihan hak tagih yang berasal dari dana BLBI.

Selanjutnya, atas barang jaminan yang telah dilakukan penyitaan akan dilanjutkan proses pengurusannya sesuai ketentuan perundang- undangan yaitu dilakukannya penjualan secara terbuka (lelang) dan/atau penyelesaian lainnya.

"Satgas BLBI akan terus melakukan upaya untuk memastikan pengembalian hak tagih negara seperti melalui pemblokiran, penyitaan dan penjualan aset-aset obligor atau debitur yang merupakan barang jaminan maupun harta kekayaan lain," tulisnya. (Knu)

Baca Juga:

Penegak Hukum Dapat Kejar Debitur BLBI Jika Ekstradisi Indonesia-Singapura Selesai Diratifikasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Beberkan Bahaya Unduh Aplikasi PeduliLindungi dari Tautan WhatsApp
Indonesia
Pemerintah Beberkan Bahaya Unduh Aplikasi PeduliLindungi dari Tautan WhatsApp

Link dari orang yang tak bertanggung jawab untuk mengambil data pribadi

Pesisir Sulawesi Barat Jadi Kawasan Paling Aktif Alami Gempa Destruktif
Indonesia
Pesisir Sulawesi Barat Jadi Kawasan Paling Aktif Alami Gempa Destruktif

BMKG mencatat sejak 1915 di Pesisir Sulawesi Barat sudah terjadi 9 Gempa Merusak dan Tsunami.

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 3 Juta

ROGR bisa dimanfaatkan warga negara Indonesia (WNI) yang berstatus positif COVID-19

Setelah Menziarahi Makam Aulia, Said Aqil Mantap Maju Jadi Calon Ketum PBNU
Indonesia
Setelah Menziarahi Makam Aulia, Said Aqil Mantap Maju Jadi Calon Ketum PBNU

Dirinya tidak langsung menerima permintaan dari kiai sepuh

1.500 Aparat Keamanan Jaga Ketat WSBK di Mandalika
Indonesia
1.500 Aparat Keamanan Jaga Ketat WSBK di Mandalika

"Sekitar 1.500-an ya, di dalamnya juga melibatkan TNI," ujar Asops Kapolri, Irjen Imam Sugianto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/11).

Upaya APJII Memperkuat Industri Big Data di Indonesia
Indonesia
Upaya APJII Memperkuat Industri Big Data di Indonesia

Asosiasi Pengusaha Jasa Internet Indonesia (APJII) terus berupaya menguatkan industri Big Data di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan Binokular Media Utama.

Dua Perusahaan Farmasi  Terbukti Buang Parasetamol ke Teluk Jakarta
Indonesia
Dua Perusahaan Farmasi Terbukti Buang Parasetamol ke Teluk Jakarta

PT berinisial B dan MEF hanya mendapat sanksi administrasi

Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen
Indonesia
Kasus Aktif DKI Turun 141 Pasien, Tingkat Kesembuhan 98 Persen

Kasus COVID-19 di Jakarta terus alami perubahan yang cukup baik.

Stadion JIS Seluruhnya Dikerjakan Tenaga Lokal
Indonesia
Stadion JIS Seluruhnya Dikerjakan Tenaga Lokal

Masyarakat Jakarta patut bangga dengan Jakarta International Stadium (JIS) yang berada di Ancol, Jakarta Utara.

Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Kota Baru di BSD City
Indonesia
Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Kota Baru di BSD City

Jokowi melakukan peninjauan lingkungan GOP dan ruang command center di Gedung Sinar Mas Land Plaza