Oknum TNI Diduga Terlibat Kasus Mafia Pengaturan Skor Bola Satgas Antimafia Bola amankan enam pelaku pengaturan skor antara Perses Sumedang v Persikasi Bekasi. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Satgas Antimafia Bola Jilid III mengungkap alasan menggandeng Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI dalam memantau pertandingan sepakbola di Tanah Air. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya keterlibatan oknum TNI dalam kasus dugaan mafia pengaturan skor.

"Untuk apa? Manakala antisipasi ada keterlibatan dari anggota TNI maka satgas sudah ajak rekan-rekan dari Puspom TNI sampai dengan di wilayah," kata Kepala Satgas Antimafia Bola Jilid III, Brigjen Pol Hendro Pandowo di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (26/2).

Baca Juga

Wasit dan Manajer Persikasi Ditangkap Satgas Antimafia Bola, Begini Reaksi Iwan Bule

Satgas Antimafia Bola yang bekerja sama dengan Puspom TNI ini telah disebar ke 12 wilayah di Tanah Air. Mereka disebar di wilayah tempat berlangsungnya pertandingan sepakbola Liga 1, 2 dan 3.

Ketua Umum PSSI Iwan Bule melakukan pertemuan dengan Satgas Antifmafia Bola
Ketua Umum PSSI Iwan Bule bertemu dengan Satgas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya (MP/Kanu)

Hendro menambahkan, Satgas sudah melakukan langkah-langkah koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Diharapkan.tidak ada lagi kasus-kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia kedepannya.

"Kita punya Satgas wil, 12 wilayah tempat bertandingnya liga 1 diseluruh Indonesia. Sudah dibentuk semuanya kemarin terakhir Banten, Jawa Timur, Jateng, Jabar, Kalimantan Selatan, Aceh, semua sudah terbentuk," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah meresmikan dibentuknya Satgas Antimafia Bola jilid ketiga. Masih tetap dipimpin oleh Brigjen, Hendro Pandowo, namun tugasnya lebih banyak.

Baca Juga

Kemenpora Datangi Satgas Antimafia Bola, Ada Apa?

Satgas Antimafia Bola sekarang tak cuma mengurusi soal dugaan pengaturan skor seperti sebelumnya. Mereka juga masuk ke urusan seleksi pemain Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021.

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, Satgas Antimafia Bola juga mengajak Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk bekerja sama memperbaiki sepakbola Indonesia. (Knu)

Baca Juga

Bertanding ke Luar Negeri, Timnas Bakal Tetap Diawasi Satgas Antimafia Bola


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH