Satgas 115 Sebut KM Sunrise Glory Sudah Diincar Lama Kabareskrim Polri, Ka BNN, Aspam Kasal, Pangarmabar, Kadispamal dan Kadispenal berfoto bersama barang bukti sabu-sabu 1 ton yang diamankan dari kapal MV Sunrise Glory. (Foto: Dittip Narkoba Bareskrim

MerahPutih.com - Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (Satgas 115) menyatakan bahwa KM Sunrise Glory yang ditangkap karena menyelundupkan sabu-sabu sebesar satu ton ke kawasan perairan Indonesia sudah diincar sejak lama.

Dalam siaran persnya seperti dilansir Antara, Minggu (11/2), menyatakan TNI AL melalui Gugus Keamanan Laut Wilayah Barat (Guskamlabar) melaporkan penangkapan KM Sunrise Glory oleh KRI SGR-864 dan GBKA di Perairan Selat Philip pada Rabu (7/2) sekitar pukul 14.00 WIB.

KM Sunrise Glory yang berbobot 70 gross tonnage (GT) itu memiliki kru empat orang anak buah kapal (ABK) dan nahkoda warga negara Taiwan, serta memiliki tujuan Malaysia-Taiwan.

KM Sunrise Glory merupakan kapal ikan buronan BNN yang telah dipantau sejak akhir November 2017.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan BNN dan TNI AL, ditemukan bahwa kapal ini mengangkut satu ton narkotika jenis sabu, menggunakan ddokumen perizinan Surat Izin Penangkapan Ikan palsu, serta ABK dan nahkoda yang tidak memiliki sertifikat kecakapan sesuai keahliannya.

Kapal tersebut juga dinyatakan merupakan buronan BNN dengan memita bantuan TNI AL dan Satgas 115 sejak Desember 2017, saat kapal ini dperkirakan akan melakukan "transhipment" (alih muatan) narkotika jenis sabu di selatan Selat Sunda.

Namun ketika itu, kapal menggunakan trek jauh di selatan mendekati batas luar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia dan dijejaki haluannya menuju Australia yang kemudian didapat info menurunkan muatan di Australia sejumlah 1,3 ton.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH