Sarikayo Minangkabau Menu Favorit Buka Puasa Sarikayo Minangkabau. (Instagram/ arrifki_desputra)

SEBENTAR lagi memasuki bulan suci Ramadan. Di bulan penuh ampunan ini, umat muslim menunaikan ibadah puasa dari terbit fajar hingga waktu berbuka saat terbenam matahari selama sebulan lamanya.

Di bulan puasa, salah satu hal yang membuat semarak yaitu bermunculan kuliner Ramadan. Kuliner Ramadan biasa dibuat sebagai makanan berbuka. Tak hanya sebagai resep keluarga untuk berbuka, banyak makanan-minuman khas bulan suci dijajakan di jalan-jalan.

Terutama di daerah-daerah, beragam makanan tradisional khas Ramadan bermunculan. Tak hanya di daerah-daerah asalnya, kuliner itu juga dibuat sebagai makanan rumah untuk makanan berbuka keluarga. Beberapa kuliner tradisional bahkan hanya ada di bulan Ramadan.

Salah satu makanan khas Ramadan terkenal yaitu sarikayo Minangkabau. Dari namanya, kuliner tradisional ini berasal dari ranah Minang, Sumatera Barat. Makanan camilan ini biasa dikonsumsi saat berbuka puasa.

Selain di Sumatera Barat, sarikayo juga dapat ditemukan di daerah lain sebagai makanan khas, terutama di daerah Sumatera. Di luar Sumatera, makanan ini disebut kue srikaya/sarikaya. Meski menggunakan nama srikaya. Kue ini tidak berhubungan dengan buah dengan ciri khas bersisik itu.

Sarikayo Minangkabau khas Sumatera Barat disajikan dengan ketan. (Instagram/ mardikolatrirahmad89)
Sarikayo Minangkabau khas Sumatera Barat disajikan dengan ketan. (Instagram/ mardikolatrirahmad89)

Bentuk sarikayo Minangkabau dibuat mirip puding. Teksturnya lembut dengan warna dominan cokelat dari gula merah. Namun demikian, beberapa memiliki warna lain tergantung selera dan campuran bahannya. Misalnya warna hijau dengan campuran sari pandang lebih banyak.

Pada hari-hari biasa, sarikayo Minangkabau sulit ditemukan. Jika pun ada, sarikayo ditemukan hanya saat acara-acara adat Minangkabau. Bagi kamu pencinta kuliner tradisional Minang, bulan Ramadan pas jadi waktu berburu kuliner dengan hiasan khas potongan daun pandan di bagian atas ini.

Sarikayo bisa dimakan langsung atau disajikan bersama lemang atau sejenis olahan beras ketan. Penyajian bersama beras ketan ini mengenyangkan. Sehingga cukup mengisi perut lapar sampai waktu makan utama nasi. Penyajian dengan ketan sangat cocok seperti cara memakan ketan durian.

Sarikayo juga disajikan dalam cetakan piring dan dipadu dengan ketan. (Instagram/ adeirma_08)
Sarikayo Minangkabau juga disajikan dalam cetakan piring dan dipadu dengan ketan. (Instagram/ adeirma_08)

Sarikayo Minangkabau bercitarasa manis pelepas dahaga. Makanan ini terbuat dari bahan seperti telur, sari daun pandan, dan santan. Aroma khas daun pandan sangat menggugah selera makan waktu berbuka kamu.

Kalau kamu berpuasa di Sumatera Barat, jajanaan sarikayo Minangkabau jadi menu wajib berbuka. Kamu bisa mendapatkan sarikayo Minangkabau di banyak tempat karena biasa dijajakan sebagai makanan pembuka di jalan-jalan (streetfood). Kalau tidak mencari di pasar tradisional, kamu bisa menunggu sore hari saat sarikayo Minangkabau dijual bersama menu-menu Ramadan lain. (zul)

Baca juga berita lainnya tentang kuliner tanah air dalam artikel: Rasa Berani Kuliner Khas Surabaya

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH