Sarana Jaya Janji Kembalikan Uang Rp200 Miliar Permintaan DPRD DPRD DKI Jakarta. (Antara)

MerahPutih.com - Komisi B DPRD DKI mendesak Plt Dirut Pembangunan Sarana Jaya Indra Sukmono Arharrys untuk mengembalikan uang Rp200 miliar dari penganggaran pengadaan lahan Rumah RP 0 Rupiah di Muncul, Pondok Ranggon, Jakarta.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz mengatakan, duit miliar tersebut harus ditarik pemprov agar imbas dari kasus korupsi itu tidak kembali rugikan negara.

"Uang Rp200 miliar harus kita tarik kembali, di luar proses hukum yang sedang dijalankan," ujar Aziz saat rapat dengan Sarana Jaya di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (31/3).

Baca Juga:

DPRD DKI Minta Pembangunan Sarana Jaya Tunjukkan Lokasi Lahan 70 Hektar

Politikus PKS ini juga meminta BUMD Sarana Jaya perlu melibatkan lembaga terkait yang berkecimpung di bidang korupsi. Sehingga, Program DP Rp0 persen andalan Gubernur Anies tak lagi berurusan dengan KPK.

"Bahwa sangat penting melibatkan lembaga terkait seperti auditor, sehingga dari awal jelas objek yang akan dibeli, kemudian juga sudah dikawal prosesnya sehingga tidak terjadi penyimpangan," pungkasnya.

Ilustrasi - Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian DP nol rupiah di Rusunami Klapa Village, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019). ANTARA FOTO/Adnan Nanda/wpa.
Ilustrasi - Sejumlah pekerja menyelesaikan pembangunan hunian DP nol rupiah di Rusunami Klapa Village, Jakarta Timur, Senin (29/7/2019). ANTARA FOTO/Adnan Nanda/wpa.

Saat dikonfirmasi mengenai permintaan Komisi B itu, Plt Dirut Sarana Jaya Indra Sukmono Arharrys sekuat tenaga akan merealisasikan keinginan legislator DKI.

Baca Juga:

KPK Periksa Dirut PD Sarana Jaya Terkait Kasus Korupsi Lahan DKI

Indra mengklaim, pihaknya bakal berupaya mengembalikan anggaran yang diminta DPRD.

"Tadi saya sudah coba jelaskan bahwa kami masih berusaha mengoptimalkan seoptimal mungkin untuk pengambilan itu," ungkap Indra. (Asp)

Baca Juga:

Pemprov DKI Telusuri Pembelian Tanah Sarana Jaya Seluas 70 Hektare

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewas KPK: Sidang Kode Etik Firli Bahuri Digelar Tertutup
Indonesia
Dewas KPK: Sidang Kode Etik Firli Bahuri Digelar Tertutup

Hal ini dilakukan setelah Dewas KPK mengklarifikasi Firli dan sejumlah pihak lainnya terkait dugaan penggunaan helikopter mewah milik swasta

Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat di Dua Wilayah Jakarta
Indonesia
Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat di Dua Wilayah Jakarta

Cuaca cerah berawan diperkirakan akan berlanjut hingga Selasa dini hari

Temannya masih Buron, John Kei Bersiap Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan
Indonesia
Temannya masih Buron, John Kei Bersiap Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan

Polisi telah menetapkan 39 anak buah termasuk John Kei sebagai tersangka. Namun, Polda Metro masih memburu komplotan ini yang masih buron.

PSI Minta Pemprov DKI Beri Bantuan 52 Pedagang Terpapar COVID-19
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Beri Bantuan 52 Pedagang Terpapar COVID-19

Pemprov harus menyiapkan bantuan bagi para pedagang yang positif COVID-19 agar bisa bertahan 14 hari selama masa karantina.

Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan
Indonesia
Dualisme Ketum Demokrat Bakal Munculkan Beberapa Kemungkinan ke Depan

Emrus Sihombing memprediksi ada empat kemungkinan terjadi ke depan dengan adanya dua nakhoda di Partai Demokrat (PD).

Kapolda Metro Pastikan Sanksi Hukum bagi SOTR hingga Acara Picu Kerumunan
Indonesia
Kapolda Metro Pastikan Sanksi Hukum bagi SOTR hingga Acara Picu Kerumunan

Dalam operasi, nantinya petugas hanya memberikan edukasi terkait larangan mudik. Adapula edukasi terkait larangan sahur on the road (SOTR) hingga protokol kesehatan (prokes).

Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra DKI, Riza Patria akan Evaluasi Kinerja Partai
Indonesia
Dilantik Jadi Ketua DPD Gerindra DKI, Riza Patria akan Evaluasi Kinerja Partai

"Terus meningkat konsolidasi, doc PAC, anak ranting, sayang dan badan organisasi di tingkat provinsi. Buat program yang sudah ada selama ini, pro rakyat, revolusi putih, bansos dll," terangnya

 Jelang Idulfitri, Permintaan LPG di DIY Diprediksi Naik Capai 437 MT
Indonesia
Jelang Idulfitri, Permintaan LPG di DIY Diprediksi Naik Capai 437 MT

Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Teuku Johan Miftah memprediksi konsumsi gas melon saat selama Ramadhan dan Idulfitri diperkirakan sebesar 437 MT.

Harta Istri Nurhadi Diduga Mengalir ke Pria Lain
Indonesia
Harta Istri Nurhadi Diduga Mengalir ke Pria Lain

KPK telah menetapkan tiga orang tersangka

Anies Teken Pergub Baru, Warga tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda sampai Rp1 Juta
Indonesia
Anies Teken Pergub Baru, Warga tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda sampai Rp1 Juta

Dalam Pergub itu, denda progresif tak mengenakan masker saat keluar rumah di tengah PSBB transisi bisa mencapai Rp 1 juta.