Saran Rizal Ramli ke Jokowi Atasi COVID-19: Jangan Gengsi Mantan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Rizal Ramli di Kampus IAIN Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (7/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk fokus menangani COVID-19.

Salah satunya adalah melakukan pengalihan anggaran dari proyek-proyek yang tak mendesak.

Baca Juga:

DPR Janji Awasi dan Kawal Pemerintah Dalam Penanganan COVID-19

Menurut Rizal, Jokowi harus berani dan tak gengsi.

"Pemerintah Jokowi sebetulnya punya cukup uang. Hentikan seluruh proyek infrastruktur (Rp 430 triliun), jangan gengsi termasuk Ibu Kota Baru dan uang Saldo Anggaran Lebih Rp270 triliun untuk membantu pekerja harian & rakyat miski. ," kata Rizal dalam keterangan resmi yang dikutip, Senin (30/3).

Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli
Rizal Ramli desak Presiden Jokowi batalkan anggaran pemindahan ibu kota untuk tangani corona (MP/Kanu)

Rizal menjelaskan, para pekerja seperti buruh, petani, dan kuli bangunan sudah terancam menganggur.

Begitu juga dengan pedagang sayuran dan buah, penjaja makanan dan pekerja sektor informal lainnya juga banyak yang gulung tikar karena tak ada pembeli.

"Mereka semua butuh makan yang cukup dan harus ditolong pemerintah dan pengusaha yang peduli. Bertindaklah sekarang, act now," tegasnya.

Ia menilai, pengorbanan harus dimulai dari pemimpin.

"Nyawa manusia lebih penting dari proyek," katanya.

Baca Juga:

Jika Karantina Wilayah, Pemerintah Diminta Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok

Rizal meminta Presiden Jokowi menggunakan sumber daya yang ada untuk membantu pendistribusian logistik.

"Ajak tentara, polisi, sopir ojol, RT/RW untuk distribusi makanan,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Ketua DPRD Incar Anggaran Formula E Anies untuk Biaya Tangani Wabah Corona

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Buruh Kembali Demo UU Cipta Kerja, Polisi Alihkan Lalin di Sekitar DPR
Indonesia
Buruh Kembali Demo UU Cipta Kerja, Polisi Alihkan Lalin di Sekitar DPR

Langkah ini sebagai antisipasi kemungkinan ada aksi demonstrasi ribuan buruh di kawasan tersebut, Senin (9/11).

Sembuh dari COVID-19, Presiden Brazil Lepas Masker di Depan Umum
Dunia
Sembuh dari COVID-19, Presiden Brazil Lepas Masker di Depan Umum

Peristiwa itu beberapa hari setelah dia menyatakan telah pulih dari COVID-19 dan menurutnya tidak berdampak serius pada kesehatan.

Indonesia Agresif Amankan Jutaan Vaksin, Tenaga Kesehatan Bakal Dapat Prioritas
Indonesia
Indonesia Agresif Amankan Jutaan Vaksin, Tenaga Kesehatan Bakal Dapat Prioritas

Maka para tenaga kesehatan bisa menangani pasien COVID-19 tanpa khawatir tertular.

Otak Pembunuhan Bos Kapal Pura-Pura Kesurupan Saat Diperiksa Polisi
Indonesia
Otak Pembunuhan Bos Kapal Pura-Pura Kesurupan Saat Diperiksa Polisi

NL coba mengelabuhi polisi dengan berkata kalau korban (Sugianto) dibunuh karena persaingan bisnis

Jepang Beri Pinjaman dan Hibah Rp7,1 Triliun
Indonesia
Jepang Beri Pinjaman dan Hibah Rp7,1 Triliun

Pinjaman diberikan dengan suku bunga sebesar 0,01 persen dengan masa pengembalian 15 tahun dengan masa tenggang selama empat tahun.

Polisi Didesak Segera Lanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Shihab
Indonesia
Polisi Didesak Segera Lanjutkan Kasus Dugaan Chat Mesum Rizieq Shihab

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

Agar Ribuan Desa Nikmati Akses Internet, Pemerintah Gelontorkan Rp26 Triliun
Indonesia
Agar Ribuan Desa Nikmati Akses Internet, Pemerintah Gelontorkan Rp26 Triliun

Masih banyak daerah yang mengalami persoalan jaringan dan kesulitan untuk mendapatkan akses internet yang memadai, terutama di luar Jawa.

Pemprov DKI Tetap Ngotot Larang Warga Mudik Idulfitri 2021
Indonesia
Pemprov DKI Tetap Ngotot Larang Warga Mudik Idulfitri 2021

Jika DKI mengundurkan penanggulangan COVID-19 dikhawatirkan kasus corona "menggila" sehingga menyebar luas.

Update COVID-19 Senin (8/6): 32.033 Positif, 10.904 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Senin (8/6): 32.033 Positif, 10.904 Sembuh

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 847 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Jokowi: Kalau Sudah Divaksin Artinya Kita Sudah Kembali Normal Lagi
Indonesia