Saran Pengamat Agar Tugas dan Fungsi BPIP Makin Terarah Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/11/2019). (Fransiska Ninditya)

Merahputih.com - Pengamat politik Dede Prananda Putra berharap agar Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) lebih gencar memberikan pemahaman kepancasilaan kepada organisasi sosial politik dan komponen masyarakat lainnya. Sehingga, diperlukan Dewan Pengarah BPIP yang berasal dari organisasi kemasyarakatan.

"Dengan demikian, komposisi Dewan Pengarah sudah saling melengkapi satu sama lain sehingga tugas dan fungsi BPIP pun akan semakin terarah," kata Dede kepada Merahputih.com di Jakarta, Sabtu (7/12).

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Amin: Waspadai Narasi-Narasi Provokatif untuk Picu Konflik

Direktur Bidang Pemikiran dan Ideologi Tjokroaminoto Institute ini juga berharap posisi Dewan Pengarah BPIP harus berasal dari organisasi kemasyarakatan seperti Ma'ruf Amin dulu dari Ketua MUI.

"Alasan lainnya kenapa harus berasal dari organisasi kemasyarakatan yakni sesuai dengan tugas-tugas BPIP yang merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila, melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan ideologi Pancasila secara menyeluruh dan berkelanjutan, dan melaksanakan penyusunan standarisasi pendidikan," imbuh Dede.

Sementara, Juru bicara Istana Kepresidenan, Fadjroel Rachman, mengatakan Presiden Joko Widodo sudah memproses nama-nama untuk mengisi anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: Antara/Fransiska Ninditya)

"Insya Allah segera kami isi dengan tokoh yang sesuai dengan apa yang diperlukan. Belum (ada nama yang final), semuanya masih dalam proses," kata Fadjroel.

Fadjroel mengaku belum mengetahui kapan Jokowi akan mengumumkan anggota dewan pengarah BPIP yang baru, karena merupakan hak prerogatif presiden. Ia memastikan, Jokowi akan memenuhi permintaan Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri yang ingin segera ada pengganti Mahfud MD dan Ma'ruf Amin.

"Karena Pak Presiden menganggap BPIP ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia. Karena dianggap, Pak Jokowi tak segan mengatakan 5 tahun ke depan selain pembangunan ekonomi, politik, tapi pembangunan ideologi menjadi prioritas juga," ujar Fadjroel.

Baca Juga:

Mendagri Sindir Rizieq Gagal Paham Fungsi dan Tugas BPIP

Megawati sebelumnya meminta Jokowi segera menunjuk anggota dewan pengarah BPIP yang baru. Pasalnya, ada dua anggota yang sudah keluar, yaitu Ma'ruf Amin yang kini menjadi Wakil Presiden dan Mahfud MD yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH