Kesehatan Mental
Santuy Aja, Kamu tak Selalu Harus Bikin Orang Lain Senang Selalu berusaha menyenangkan orang dapat merusak kesehatan mental. (123RF/Marek Uliasz)

PERADABAN manusia masih berlanjut karena kebanyakan orang bekerja keras untuk bergaul dan bermain dengan baik satu sama lain. Namun, ada beberapa orang yang bekerja ekstra. Ekstra keras. Mereka ialah people pleaser yang selalu berusaha menyenangkan orang lain.

Kehidupan people pleaser bergantung pada persetujuan orang lain untuk merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Mereka tidak dapat mengatakan 'tidak' karena takut merasa bersalah atau khawatir orang lain akan berpikir bahwa mereka egois dan tidak pengertian. Jadi, untuk merasa berharga dan diterima, mereka mengatakan ya, dan iya, dan iya.

BACA JUGA:

Kecemasan Sosial, Fenomena yang Muncul Setelah Pandemi

Ternyata pola pikir ini memiliki akar yang dalam. Sebuah studi tahun 2016 di jurnal Frontiers in Human Neuroscience menemukan orang dengan kesulitan mengatakan tidak kepada orang lain memiliki variasi berbeda dalam aktivitas otak mereka dibandingkan dengan mereka yang lebih sering tidak setuju. Secara khusus, semakin jarang peserta tidak setuju, semakin banyak bagian tertentu dari otak mereka yang menyala di pemindai fMRI ketika mereka benar-benar tidak setuju.

Apakah menyenangkan orang sudah tertanam atau hanya kebiasaan buruk? Terus-menerus hidup demi persetujuan orang lain dan mengabaikan kebutuhan sendiri dapat merusak kesehatan mental. People pleaser sering kali meyakinkan diri sendiri bahwa persetujuan orang lain membuat mereka bahagia, tetapi tekanan yang tak terhindarkan untuk mengelola emosi orang lain bisa melelahkan, memicu kecemasan, dan bahkan menyebabkan depresi.

Supaya kamu bisa berenti menjadi people pleaser, ikuti langkah-langkah yang diberikan psikolog dari Boston University Ellen Hendriksen, PhD dalam artikelnya di Psychologytoday.com (20/5).

Tip #1: Apakah kamu membantu karena membuatmu bahagia dan puas atau karena merasa bersalah?

help
Lakukan sesuatu tanpa membuatmu merasa terpaksa. (foto: Unsplash/ismael paramo)

Ada batasan antara menjadi orang yang menyenangkan orang dan hanya bersikap baik dan murah hati. Jika kamu memutuskan untuk membantu karena itu memperkuat nilai-nilaimu atau memberimu kegembiraan, lakukanlah. Misalnya, anggaplah kamu diminta menjadi pelatih tim sepak bola di sekolah anak. Jika mengatakan ya akan menggarisbawahi nilai hidupmu dalam berkontribusi pada komunitas dan membuatmu merasa baik. Meskipun itu sedikit membuat stres, lanjutkan saja.

Namun, jika mengatakan ya hanya demi menghindari rasa bersalah, kamu mungkin melakukan hal itu untuk alasan yang salah. Jika kamu mengatakan ya hanya untuk merasa tidak terlalu buruk, tidak terlalu cemas, tidak terlalu bersalah, tidak terlalu menyesal, semua itu didorong demi kesenangan orang lain.

Tip #2: Biarkan nilai-nilai hidupmu mendorong keputusan

help
Pilih aktivitas yang sesuai dengan nilaimu. (Foto: Unsplash/annie spratt)

Jangan biarkan filter keputusan kamu menjadi, "Apakah seseorang meminta aku untuk melakukannya?" Sebaliknya, tanyakan, "Apakah ini sejalan dengan nilai dan minatku?"

Memang, studi 2013 oleh peneliti Sonja Lyubormirsky menyatakan, untuk memaksimalkan kebahagiaan, pilihlah aktivitas yang terkait dengan nilai dan minatmu. Hal ini dapat (dan mungkin harus) mencakup melayani orang lain dalam kehidupan, organisasi, dan tujuan hidupmu. Pastikan saja itu merupakan gabungan aktivitas yang ditentukan oleh apa yang kamu sukai.

Tip #3: Berlatihlah mengatakan tidak

people
Orang dengan kesulitan mengatakan tidak kepada orang lain memiliki variasi berbeda dalam aktivitas otak mereka. (123RF/Tirachard Kumtanom)

Mengatakan 'tidak' bisa terasa seperti agresi yang keras bagi people pleaser karena ujung pasif spektrum mereka begitu nyaman dan akrab. Namun, ada perbedaan besar antara pasif dan benar-benar agresif. Orang yang agresif di antara kita tahu persis apa yang mereka inginkan dan melakukannya, terlepas dari siapa yang terluka atau hubungan apa yang rusak dalam prosesnya.

Sebaliknya, orang yang tegas mencapai tujuannya sambil tetap bersikap sopan dan hormat kepada orang-orang di sekitarnya. Singkatnya, mengabaikan kesopanan. Sebaliknya, untuk people pleaser, berlatihlah membela kebutuhanmu sedikit demi sedikit. Ini akan terasa salah pada awalnya, tetapi cobalah. Intinya, ketegasan terletak di antara kepasifan dan agresi sebagai tengah bahagia yang sama-sama menghormati diri dan orang lain.

Kiat #4: Menolak tidak membuatmu menjadi orang jahat

people
Sebagai manusia, kamu tidak bisa selalu menyenangkan semua orang sepanjang waktu.(123RF/Dmitrii Shironosov)

Sebagai manusia, kamu tidak bisa selalu menyenangkan semua orang sepanjang waktu. Kecuali kalau kamu adalah sepotong pizza. Hari-hari ini, semuanya ekstrem, dari politik hingga cuaca. Habiskan bahkan beberapa menit di media sosial dan kamu akan menemukan perpecahan yang ekstrim di seluruh dunia: ada yang berempati dan peduli kepada semua umat manusia, ada pula yang mengacaukan semua orang, menyalahkan dan mengajari apa yang terbaik bagi tiap-tiap orang (yang bahkan tidak mereka kenal).

People pleaser termasuk kategori pertama, tetapi khawatir jika mereka mengatakan 'tidak', mereka secara otomatis akan dijauhi. Citra diri dan reputasi mereka bergantung pada setiap permintaan. Mengatakan 'ya' memberi mereka kelegaan dan meyakinkan diri bahwa mereka ialah orang yang baik dan menyenangkan. Padahal, kata 'tidak' juga bukan sinonim jahat dan menyebalkan.

Tip #5: Jangan meminta maaf secara berlebihan

sorry
Jangan meminta maaf berlebih. (foto: pixabay/alexa_fotos)

People pleaser selalu mengatakan maaf. Meminta maaf secara berlebihan membuat kamu merasa lebih baik, tetapi sebenarnya ini bisa jadi sedikit tidak jujur. Karena, meminta maaf ketika kamu tidak melakukan kesalahan membuatnya seolah-olah kamu yang salah. Itu adalah pengakuan bersalah atas kejahatan yang tidak kamu lakukan. Simpan permintaan maaf yang sebenarnya untuk saat-saat kamu benar-benar membuat keslahan.

BACA JUGA:

Keseringan Minta Maaf, Situ Sehat?

Kesimpulannya, jadilah orang yang menghormati orang, bukan menyenangkan orang. Jangan pernah ragu untuk melakukan hal yang benar. Saat tetangga kamu yang yang berumur meminta tolong, bantulah mereka mengangkat barang belanjaan dari mobil ke dalam rumah. Saat kolega di kantor meminta, berikan sumbangan untuk memberikan hadiah pensiun kepada rekan kerja yang kamu hormati. Itu hanya sikap hormat. Namun, dari semua bantuan untuk orang yang membutuhkan dan kamu sayangi, pastikan masih ada yang tersisa dirimu sendiri.(aru)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Karakter Libra Sebagai Kekasih, Mantan, Sahabat, Anak dan Orangtua
Fun
Karakter Libra Sebagai Kekasih, Mantan, Sahabat, Anak dan Orangtua

Berikut adalah fakta Libra yang perlu diketahui:

Machhapuchhare, Puncak Terlarang di Pegunungan Himalaya
Travel
Machhapuchhare, Puncak Terlarang di Pegunungan Himalaya

Penampilan puncak Machhapuchhare membuat banyak orang jatuh cinta.

Camilan Malam yang Buat Tidurmu Berkualitas
Fun
Camilan Malam yang Buat Tidurmu Berkualitas

Salah satu cara terbaik untuk mengisi perutmu sebelum tidur dengan makan camilan sehat

Lebron James Akan Bintangi ‘Rez Ball’ di Netflix
ShowBiz
Lebron James Akan Bintangi ‘Rez Ball’ di Netflix

Mengisahkan sebuah tim basket bernama Chuska Warrior.

Menelisik Isu Geografi dan Keragaman oleh Seniman di Museum MACAN
Fun
Menelisik Isu Geografi dan Keragaman oleh Seniman di Museum MACAN

Museum MACAN kembali menghadirkan pameran seni.

Para Peserta Oscar Tidak akan Memakai Masker Selama Acara
ShowBiz
Para Peserta Oscar Tidak akan Memakai Masker Selama Acara

Masker akan kembali dikenakan disaat-saat tertentu.

Penting nih sebelum Buka Usaha, Mengenal 3 Tren Packaging di 2021
Hiburan & Gaya Hidup
Penting nih sebelum Buka Usaha, Mengenal 3 Tren Packaging di 2021

Kemasan makanan dan minuman berubah di masa pandemi.

Ramai Ditonton, Simak 4 Fakta Menarik Film Animasi 'Sing 2'
ShowBiz
Ramai Ditonton, Simak 4 Fakta Menarik Film Animasi 'Sing 2'

Sing 2 menjadi salah satu film animasi yang ramai di bioskop.

CD Projekt Red Jadi Korban Ransomware
Fun
CD Projekt Red Jadi Korban Ransomware

Seluruh data Projekt Red terancam Bocor di Internet.