Sanksi WADA Dicabut, Merah Putih Bisa Kembali Berkibar Ketua KOI Raja Sapta Oktohari (kiri) melakukan tos dengan Menpora Zainudin Amali usai memberikan keterangan terkait pembebasan sanksi WADA. ANTARA/HO-Kemenpora

MerahPutih.com - Badan Anti-Doping Dunia (WADA) akan segera mencabut sanksi Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) pada awal Februari mendatang.

Kepastian tersebut didapat berdasarkan surat resmi WADA, yang ditandatangani Kepala Unit Kepatuhan (Head of the Compliance Unit) WADA Emiliano Simonelli, yang dikirimkan kepada LADI pada Jumat, 14 Januari 2022.

“Berdasarkan surat resmi WADA yang dikirim Jumat terkait isu-isu terkait sanksi diberikan kepada Indonesia, mereka menyatakan bahwa per awal Februari sanksi ini akan dicabut,” ungkap Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari yang juga Ketua Gugus Tugas Pembebasan Sanksi, dalam jumpa pers bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, yang diikuti secara virtual.

Baca Juga:

Puan Minta Pemerintah Lakukan Segala Upaya Cabut Sanksi WADA

Pembebasan sanksi WADA terhadap LADI ini lebih cepat dari sanksi awal yang berlaku satu tahun sejak dijatuhkan pada 7 Oktober 2021.

Okto, sapaan akrab Raja Sapta, juga memastikan dengan surat yang dikirim WADA tersebut maka bendera Merah Putih bisa kembali berkibar dan Indonesia juga bisa kembali menjadi tuan rumah ajang-ajang internasional pada 2022.

“Tapi apa yang disampaikan WADA ini bukan berarti kami bisa bekerja lebih santai… Diharapkan ke depan LADI bisa menjadi lembaga independen yang profesional dan dipercaya dan bisa memberi kontribusi bukan hanya di Indonesia, tetapi juga dunia,” tambah Okto, seperti dikutip Antara.

Setelah LADI terbebas dari sanksi, tim gugus tugas selanjutnya akan mulai melakukan proses investigasi terkait duduk perkara ketidakpatuhan LADI atas pemberian sampel doping.

“Setelah akselerasi pembebasan sanksi, proses investigasi akan segera dimulai dan kami akan bekerja sama dengan pihak-pihak yang lebih kompeten untuk menyelesaikan ini,” pungkas dia.

Tangkap layar Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA sekaligus merupakan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, dalam konferensi pers yang diikuti secara virtual di Jakarta, Senin (13/12/2021). (ANTARA/Arindra Meodia)
Tangkap layar Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA sekaligus merupakan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, dalam konferensi pers yang diikuti secara virtual di Jakarta, Senin (13/12/2021). (ANTARA/Arindra Meodia)

Menpora Apresiasi Kerja Gugus Tugas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengapresiasi kerja Gugus Tugas Percepatan Penyelesaian Sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) dalam upaya pembebasan sanksi sehingga bendera Merah Putih bisa segera kembali berkibar.

“Saya dapat laporan dari Gugus Tugas, WADA puas dengan apa yang telah kita lakukan. Insyaallah, LADI segera mendapat status compliance (patuh). Semoga jika tidak ada hambatan, awal Februari bisa selesai,” kata Zainudin.

Zainudin juga mengapresiasi kinerja Gugus Tugas yang dapat memenuhi persyaratan WADA dalam waktu empat bulan, sehingga Indonesia tidak perlu menunggu hingga satu tahun untuk terbebas dari sanksi.

Menurut dia, sanksi WADA terhadap LADI belum bisa langsung dicabut karena masih ada tahapan-tahapan yang dilakukan secara kelembagaan.

“Jadi ada tahapan, yang memutuskan tidak sendirian, mereka ada rapat. Jadi, tidak bisa begitu sudah terpenuhi hari ini kemudian langsung besoknya diumumkan. Jadi ada ada proses-proses karena keputusan bersama, keputusan institusi,” ucap Zainudin.

LADI, yang saat ini dalam pengawasan Lembaga Anti-Doping Jepang (JADA) sebagai salah satu lembaga anti-doping yang sudah terakreditasi dan terstandardisasi secara internasional, telah memenuhi sejumlah persyaratan sehingga disebut layak mendapat status patuh dari WADA.

Ada beberapa syarat yang telah dipenuhi LADI, termasuk hal-hal yang menyangkut administratif, di antaranya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait supervisi dengan seluruh cabang olahraga, susunan pengurus LADI, serta perencanaan pengujian doping (TDP).

LADI bahkan kini sudah mengantongi izin untuk melakukan tes doping terhadap cabang olahraga yang telah ditentukan guna memenuhi batas aman sampel doping untuk tahun 2022. (*)

Baca Juga:

Soal Sanksi WADA, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Turun Tangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tunjangan Profesi Jadi Polemik, Komisi X DPR Ngaku Belum Terima Draf RUU Sisdiknas
Indonesia
Tunjangan Profesi Jadi Polemik, Komisi X DPR Ngaku Belum Terima Draf RUU Sisdiknas

Posisi guru merupakan entitas tertentu dan harus dapat perlakuan tertentu. Sehingga guru tidak bisa disamakan dengan ASN yang lain.

COVID-19 Didominasi Subvarian Baru, Pelonggaran Penggunaan Masker Tetap Berlaku
Indonesia
COVID-19 Didominasi Subvarian Baru, Pelonggaran Penggunaan Masker Tetap Berlaku

Kasus COVID-19 di Indonesia kini diklaim stabil setelah sempat naik.

Kasus IPDN, KPK Terima Pengembalian Uang Negara Rp 10 Miliar
Indonesia
Kasus IPDN, KPK Terima Pengembalian Uang Negara Rp 10 Miliar

Lembaga antirasuah itu menerima cicilan sebesar Rp 10 miliar dari salah satu perusahaan BUMN itu.

Mudik Lebaran 2022, Pelni Siapkan 49 Ribu Kursi
Indonesia
Mudik Lebaran 2022, Pelni Siapkan 49 Ribu Kursi

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) akan mengoperasikan 26 kapal penumpang dan 44 kapal perintis dengan total 49.267 kursi untuk melaksanakan Angkutan Lebaran Tahun 2022.

Harga Minyak Dunia Tinggi, Pertamax Bisa Tembus Rp 16 Ribu
Indonesia
Harga Minyak Dunia Tinggi, Pertamax Bisa Tembus Rp 16 Ribu

"Dengan mempertimbangkan harga minyak bulan Maret yang jauh lebih tinggi dibanding Februari, maka harga keekonomian atau batas atas BBM umum RON 92 bulan April 2022 akan lebih tinggi lagi dari Rp 14.526 per liter, bisa jadi sekitar Rp 16.000 per liter," ucap Agung

TGIPF Serahkan Laporan ke Jokowi, Mahfud MD: Peristiwanya Lebih Mengerikan
Indonesia
TGIPF Serahkan Laporan ke Jokowi, Mahfud MD: Peristiwanya Lebih Mengerikan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang, Jumat siang, mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta untuk menyerahkan laporan hasil investigasi kepada Presiden Joko Widodo terkait kejadian yang menewaskan lebih dari 130 orang tersebut.

Jokowi Pastikan Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan
Indonesia
Jokowi Pastikan Program Kartu Prakerja Tetap Berjalan

Jokowi memastikan program Kartu Prakerja akan tetap berjalan meski ia tak lagi menjabat sebagai presiden.

[HOAKS atau FAKTA]: Heru Budi Disuruh Jokowi Acak-acak Karya Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Heru Budi Disuruh Jokowi Acak-acak Karya Anies

Beredar informasi di media sosial Twitter yang memuat tangkapan layar sebuah berita online Indonesia yang menyebut Pj Heru Budi Hartono diperintahkan Jokowi mengacak-acak program Anies Baswedan. Informasi ini turut meraih atensi pengguna Twitter dengan ribuan respons.

 7 ABK asal Indonesia Hilang, Kemenlu Desak Penyelidikan Mauritius
Indonesia
7 ABK asal Indonesia Hilang, Kemenlu Desak Penyelidikan Mauritius

Berdasarkan keterangan saksi mata, Kapal Wei Fa dan Kapal De Hai meninggalkan dermaga Mauritius pada 26 Februari 2021 sebelum dinyatakan hilang di laut.

Di Depan Komnas HAM, Ferdy Sambo Akui Jadi Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J
Indonesia
Di Depan Komnas HAM, Ferdy Sambo Akui Jadi Aktor Utama Pembunuhan Brigadir J

Komnas HAM telah memeriksa Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob terkait kasus tewasnya Brigadir J.