Cuti Lebaran Ditambah, Sanksi PNS akan Diperberat! Ilustrasi Aparat Sipil Negara. (MP/Asropih)

Merahputih.com - Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) akan memperberat sanksi kepada pegawai negeri sipil jika masih bolos kerja setelah waktu cuti lebaran ditambah tiga hari menjadi 11-20 Juni 2018.

"Karena sudah diberi tambahan libur, otomatis saksi bagi PNS yang masih bolos akan lebih berat," kata MenPAN-RB, Asman Abnur di Istana Bogor, Rabu (18/4).

Sanksi itu juga berlaku bagi pejabat yang menambah liburan lebarannya tanpa ijin atasannya. Kecuali jika pejabat tersebut cuti atas ijin atasannya langsung. "Cuti ini diberikan atas pertimbangan urgensinya," kata Asman dikutip Antara.

Tambahan cuti lebaran ini tidak akan berlaku kepada PNS pelayanan publik, seperti di Rumah Sakit, Pusesmas dan layanan publik lainnya yang tidak bisa ditinggal.

Jumlah cuti bersama libur Lebaran 2018 atau Idul Fitri 1439 Hijriah bertambah tiga hari sehingga total menjadi tujuh hari menyusul telah ditandatanganinya Surat Keputusan Bersama tiga menteri terkait revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018.

Hari libur nasional Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang jatuh pada 15-16 Juni 2018 disertai dengan libur cuti bersama pada 13-14 Juni dan 18-19 Juni 2018.

Menpan RB
Menpan RB Asman Abnur di Yogyakarta, Selasa (13/2). (MP/Teresa Ika

Setelah direvisi, libur cuti bersama menjadi 11, 12, 13, 14 Juni dan 18, 19, 20 Juni 2018. Sementara tanggal 17 Juni merupakan hari Minggu.

Untuk hari libur nasional pada tanggal lainnya masih sama seperti yang sudah ditetapkan sebelumnya tanpa ada perubahan.

Lalu Lintas Tak Bisa Jadi Alasan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan alasan pemerintah memberikan libur tambahan untuk mengurai kemacetan arus mudik dan arus balik Lebaran.

"Salah satu pertimbangan ditambahkan cuti bersama Idul Fitri 1439 Hijriah adalah untuk mengurai arus lalu lintas sebelum dan sesudah mudik Lebaran, sehingga cukup waktunya bagi masyarakat untuk bersilaturahmi dengan keluarganya yang ada di luar kota," kata Menko PMK Puan Maharani.

Sejalan dengan Puan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap keputusan ini dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas baik arus mudik maupun arus balik tahun ini dan membuat proses mudik lebih tenang. "Ini harapannya arus lalu lintas akan lebih terurai dengan banyak hari libur," ucap Budi.

Mudik lebaran
Antrean panjang kendaraan saat mudik lebaran tahun lalu di Tol Cipali. Foto: Antara

Harapannya, dengan jumlah hari libur yang semakin panjang, maka arus mudik tahun ini akan tersebar ke beberapa hari dan tidak menumpuk hanya pada dua hari sebelum Lebaran seperti tahun lalu.

"Bayangkan jumlah mobil yang bergerak ke Jawa Tengah yang banyak sekali itu akan penuh. Tapi kalau ini mereka ada yang berangkat lebih awal," katanya.

Pengaruh lain dari keputusan ini adalah para pemudik dapat mengatur pembelian tiket pesawat atau kereta api sebagai alat transportasi mudik.

"Sehingga kapasitas yang bisa diperoleh juga lebih baik," ujarnya. (ayp)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH