Sanksi Hukum Bagi Pelanggar Ganjil Genap Masih Dikaji Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berplat nomor ganjil memasuki Jalan Sudirman di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

MerahPutih.com - Pengendalian mobilitas dengan sistem ganjil genap (gage) selama PPKM level 4 telah berlangsung hampir satu pekan. Namun, belum ada sanksi khusus yang diterapkan selain putar balik arah bagi pelanggar.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyebut mengatakan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi. Salah satunya dengan menetapkan sanksi bagi pelanggar gage.

Baca Juga

Politisi PSI Lawan Polisi karena Langgar Gage, Pimpinan DPRD DKI: Jangan Arogan

"Untuk masalah tilang ini masih menjadi kajian kita. Intinya, kami bisa menggunakan tilang, kita juga lihat rambu-rambunya karena memang ganjil genap ditandai dengan rambu jalan," kata Sambodo kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/8)..

Sambodo lantas mengungkap, pelanggar ganjil genap dapat ditilang dengan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 Tahun 2009 di Pasal 287 tentang Pelanggaran Rambu Lalu Lintas.

"Kalau ada yang melanggar ganjil genap, itu berarti masuk ke pelanggaran rambu lalu lintas di Pasal 287 ayat 1," terangnya.

Nantinya, jika semua sarana dan prasarana rambu di kawasan ganjil genap telah lengkap, aturan sanksi tersebut akan diterapkan baik secara manual ataupun melalui sistem kamera e-TLE.

Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berpelat nomor ganjil memasuki Jalan Sudirman di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8/2021). Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil-genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB untuk mengendalikan mobilitas warga mengikuti perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Petugas kepolisian melarang pengendara mobil berpelat nomor ganjil memasuki Jalan Sudirman di kawasan Bundaran Senayan, Jakarta, Kamis (12/8/2021). Pemprov DKI Jakarta menerapkan sistem ganjil-genap di delapan ruas jalan di Jakarta pada pukul 06.00-20.00 WIB untuk mengendalikan mobilitas warga mengikuti perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Ia juga bakal memperpanjang penerapan sistem ganjil genap di delapan ruas jalan jika PPKM Level 4 kembali diterapkan di Jakarta.

"Nanti kita lihat perkembangan seperti apa, keputusan pemerintah seperti apa. Kalau memang PPKM level 4 diperpanjang, tentu ganjil genap akan diperpanjang," kata Sambodo.

Sambodo menuturkan sistem ganjil genap yang telah berjalan hampir sepekan ini juga akan dievaluasi bersama stakeholder terkait.

"Terkait apakah delapan kawasan ini atau dikurangi atau mungkin ditambah," ujarnya.

Di sisi lain, Sambodo menyebut sistem ganjil genap ini efektif untuk menekan pergerakan mobilitas masyarakat. Sambodo juga berujar bahwa masyarakat ibu kota terbilang patuh terhadap penerapan kebijakan ganjil genap ini.

"Sedikit sekali ditemukan kendaraan yang tidak sesuai dengan tanggalnya melaksanakan mobilitas di delapan kawasan ganjil genap," ucap Sambodo.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah meniadakan pos penyekatan PPKM di 100 titik yang terletak di sejumlah ruas di DKI Jakarta.

Sebagai gantinya, mobilitas warga saat PPKM level 4 diatur melalui sistem ganjil-genap di wilayah DKI Jakarta. Total ada delapan ruas jalan yang menerapkan sistem ganjil genap.

Yakni, Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan, dan Jalan Gatot Subroto. (Knu)

Baca Juga

Tanggapan Gerindra Terkait Aksi Arogan Anggota Fraksi PSI Saat Terjaring Gage

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Surat Bebas COVID-19 Tidak Berlaku Saat Periode Larangan Mudik
Indonesia
Surat Bebas COVID-19 Tidak Berlaku Saat Periode Larangan Mudik

Penularan COVID-19 dalam perjalanan sangat mungkin terjadi dari seseorang yang telah positif COVID-19 kemudian secara tidak langsung meninggalkan droplet di beberapa bidang atau benda pada fasilitas umum.

Hujan Lebat Diprakirakan Mengguyur Sejumlah Wilayah Tanah Air
Indonesia
Hujan Lebat Diprakirakan Mengguyur Sejumlah Wilayah Tanah Air

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, pada Selasa (20/1).

Dana Insentif Nakes Rp4,7 Miliar di Solo Cair Hari Ini
Indonesia
Dana Insentif Nakes Rp4,7 Miliar di Solo Cair Hari Ini

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah memastikan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk bulan September hingga Desember 2020 segera cair.

Pilih Menkes Bukan Dokter, Jokowi Dinilai Lakukan Langkah Extra Ordinary
Indonesia
Pilih Menkes Bukan Dokter, Jokowi Dinilai Lakukan Langkah Extra Ordinary

Masuknya Budi Gunadi Sadikin yang menggantikan Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan.

Tenaga Kesehatan dan Relawan yang Berjuang Perlancar Vaksinasi Dapat Apresiasi
Indonesia
Bukan Anggota JAD dan JI, 12 Orang Ditangkap dengan Dugaan Terorisme
Indonesia
Bukan Anggota JAD dan JI, 12 Orang Ditangkap dengan Dugaan Terorisme

Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri telah menangkap 12 terduga teroris terkait perkembangan penanganan aksi terorisme di Jakarta dan sekitarnya.

ABK KRI Nanggala-402 Bisa Hemat Oksigen
Indonesia
ABK KRI Nanggala-402 Bisa Hemat Oksigen

KRI Nanggala ini dalam keadaan siap, baik personel maupun material

Permintaan Kebutuhan Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19 Meningkat
Foto
Permintaan Kebutuhan Plasma Konvalesen Penyintas Covid-19 Meningkat

Seorang penyintas Covid-19 mendonorkan Plasma Konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang

Lima Rencana Aksi Polri Redam Lonjakan COVID-19
Indonesia
Lima Rencana Aksi Polri Redam Lonjakan COVID-19

Operasi Aman Nusa II ini merupakan operasi lanjutan yang diselenggarakan Polri dalam menghadapi pandemi COVID-19

Novel Baswedan Mengaku Sedih Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas
Indonesia
Novel Baswedan Mengaku Sedih Laporkan Pimpinan KPK ke Dewas

Firli Bahuri dan empat pimpinan KPK lainnya dilaporkan ke Dewas karena diduga melanggar sejumlah kode etik dalam pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).