Sandiaga Uno Usul Paket Ekonomi Antivirus, Begini Bentuknya Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/3/2019). (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

MerahPutih.com - Politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno mendorong pemerintah menerbitkan paket kebijakan ekonomi untuk merespons situasi akibat pengaruh virus corona.

"Kita namakan saja ini paket kebijakan ekonomi antivirus. Karena sekarang sedang ada Covid-19," kata Sandi di The Maj, Senayan, Jakarta, Sabtu (7/3).

Baca Juga:

Pusingnya Jokowi Ketika Ekonomi Indonesia Dihajar Corona dan Perang Dagang

Ia mengatakan, Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian mesti bekerja sama dalam penerapan paket kebijakan antivirus tersebut.

Sandi menilai, hari-hari ini merupakan waktu yang tepat untuk menerapkan kebijakan ekonomi baru.

"Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan harus jadi dynamic duo. Harga harus terjangkau dan stabil. Pasokan harus ada. Dua kementerian ini harus duduk bersama-sama merumuskan," ucap dia.

"Menurut saya ini saatnya. Mumpung lagi dalam keadaan seperti ini. Ini namanya reformasi struktural yang sudah lama ditunggu pelaku pasar," kata Sandi.

Sandi memaparkan, paket kebijakan itu salah satunya adalah mengganti sistem kuota impor dengan sistem tarif.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia 2015-2018 itu mengatakan, sistem tarif impor lebih minim risiko.

"Sistem tarif lebih sederhana. Karena instrumennya dipegang pemerintah, tidak melibatkan terlalu banyak player. Semua pemain bisa masuk. Sangat transparan, akuntabel, responsif. Harga naik, tarif kita adjust. Harga turun, tarif kita adjust," ujar Sandi.

Dia mengatakan, selama ini banyak importir yang hendak masuk ke Indonesia, tetapi terhalang sistem kuota.

Menurut Sandi, yang bisa mendapatkan kuota itu pun hanya pihak-pihak tertentu yang memiliki keistimewaan.

"Banyak yang bisa mensuplai bahan pokok kita, tapi enggak punya kuota. Kuota itu pun dijatah yang bisa masuk, saya angkat di Instagram saya, yaitu 3D: dekat, duit, dan dulur," ujar Sandi.

Baca Juga:

Penimbunan Masker Itu Kejahatan Ekonomi dan Bisa Dipidanakan

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai target pembangunan tersebut tidak realistis. Sebab, jangka waktu yang ditentukan terlalu singkat.

"Bagus lah menghapuskan kemiskinan, tapi ke nol persen, dari sekarang 9 persen dalam 3-4 tahun, walau kita optimis tapi kita harus realistis," ujar Sandiaga.

Menurutnya, untuk menghapuskan angka kemiskinan ekstrem perlu upaya yang lebih besar dari pemerintah. Pasalnya, pada level ini lah kemiskinan lebih sulit diatasi.

"Harus dibidik dengan kebijakan pendidikan, kebijakan kesehatan, juga membangun kekuatan ekonomi keluarga," katanya.

Oleh karenanya, Sandi menekankan target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen membutuhkan waktu yang lama.

"Kalau 2045 masih memungkinkan, karena masih ada 25 tahun," ucapnya. (Knu)

Baca Juga:

Triliunan Rupiah Disiapkan untuk Antisipasi Dampak Virus Corona terhadap Ekonomi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 KPU Akan Libatkan Gugus Tugas COVID-19 dan Kemenkes Dalam Pilkada 2020
Indonesia
KPU Akan Libatkan Gugus Tugas COVID-19 dan Kemenkes Dalam Pilkada 2020

Viryan mengatakan, pelibatan Gugus Tugas COVID- 19 dan Kemenkes ini dilakukan di seluruh Indonesia. Tujuannya mengedepankan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pilkada ditengah pandemi COVID-19.

 Belum Setahun Jalani Hukuman, Buni Yani Bebas dari Bui
Indonesia
Belum Setahun Jalani Hukuman, Buni Yani Bebas dari Bui

"Yang bersangkutan bebas dengan program cuti bersyarat, karena telah memenuhi persyaratan administrasif dan substanntif," kata Kabag Humas Ditjen Pemasyarakatan Rika Aprianti

Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL
Indonesia
Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL

Mulai Sabtu (1/8), PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

Kemenag Batalkan Peringatan Isra Mikraj karena Virus Corona
Indonesia
Kemenag Batalkan Peringatan Isra Mikraj karena Virus Corona

Kementerian Agama membatalkan rencana kegiatan peringatan Isra Mikraj 1441 Hijriyah/ 2020 Masehi.

Wagub DKI Prihatin Menteri Edhy Dicokok KPK
Indonesia
Wagub DKI Prihatin Menteri Edhy Dicokok KPK

Untuk status nasib orang kepercayaan Prabowo Subianto itu, nanti akan dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani.

Anies Klaim Kasus COVID-19 di Jakarta Sudah Terkendali
Indonesia
Anies Klaim Kasus COVID-19 di Jakarta Sudah Terkendali

Anies juga menegaskan ketangguhan Jakarta untuk selalu bangkit dari kejatuhan. Meski terjadi pergolakan ekonomi, Jakarta siap bangkit kembali.

Panitia Pernikahan Anak Rizieq Janji Terapkan Prokes, Siap Jaga Jarak
Indonesia
Panitia Pernikahan Anak Rizieq Janji Terapkan Prokes, Siap Jaga Jarak

Seluruh tamu undangan agar bawa masker cadangan

Ini Kata Pakar Kesehatan Soal Pemangkasan Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Ini Kata Pakar Kesehatan Soal Pemangkasan Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru

Keputusan pemerintah untuk memangkas hari cuti bersama akan sangat efektif mengurangi potensi lonjakan kasus COVID-19.

PSBB Melonggar, Indikator Pertumbuhan Ekonomi Membaik
Indonesia
PSBB Melonggar, Indikator Pertumbuhan Ekonomi Membaik

Kebijakan pelonggaran PSBB tetap memperhatikan protokol kesehatan yang aman untuk mendukung kinerja yang produktif.

Ribuan Aparat TNI-Polri Masih Bersiaga di Tembagapura
Indonesia
Ribuan Aparat TNI-Polri Masih Bersiaga di Tembagapura

Polri bersama anggota TNI sudah menerjunkan 5.000 personel untuk mengamankan Distrik Tembagapura, Mimika, Papua dari gangguan KKB.