Sandiaga Uno Khawatir 'Cash Flow' UMKM Tergerus Gegara COVID-19 Sandiaga Uno. (MP/Asropih)

Merahputih.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno menilai Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang sangat rentan terdampak pademi COVID-19.

Untuk itu dia menyarankan pemerintah segera membantu cashflow UMKM untuk mencegah terjadinya PHK massal.

"Saya khawatirkan itu adalah UMKM apalagi perusahaan menengah cash flow-nya tergerus di usaha kecil, terutama tergerus luar biasa dua bulan terakhir ini," kata Sandi kepada wartawan, Senin (4/5).

Baca Juga:

Mensos Juliari: Jangan Pelihara Orang Miskin

Menurut mantan Wakil Gubernur DKI ini,mayoritas perusahaan di Indonesia adalah UMKM yang jumlahnya mencapai 97%.

Sehingga, lanjut dia, sektor UMKM harusnya menjadi fokus utama dan prioritas pemerintah di tengah pandemi ini.

"Mereka (UMKM) ini sekarang kesulitan likuiditas dan kesulitan mencari solusi. Jadi kita harus fokus pada UMKM, tentang kesiapan dan kondisi mereka dalam menghadapi kondisi seperti ini," urai Sandi.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang UMKM, Suryani Motik menyebut warga yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi corona (COVID-19) bisa mencapai 15 juta jiwa.

Sandiaga Uno (kanan) bersama Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/2/2020). ANTARA/HO-Instagram Erick Thohir)

Angka itu lebih besar dari jumlah yang sudah dirilis oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sebanyak 2,8 juta per 20 April lalu. Sebab, kata Suryani jumlah itu belum ditambah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang juga ikut terdampak.

Bahkan, Suryani memperkirakan jumlahnya jauh lebih besar, antara 30-40 juta warga korban PHK akibat pandemi ini. Sebab, kata dia, banyak warga juga terpaksa tak bisa mudik karena dilarang.

"Belum lagi itu dikatakan yang tidak pulang. Di Jakarta mungkin 20 jutaan. Mungkin sudah hampir 30 jutaan tenaga kerja, 40 juta yang sudah menganggur," ujarnya.

Baca Juga:

KPK Jebloskan Eks Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke Lapas Sukamiskin

Ia menjelaskan bahwa kondisi UMKM saat ini berkebalikan saat krisis moneter pada 1998. Bila pada tahun itu UMKM bisa menjadi tulang punggung geliat ekonomi, saat ini UMKM justru menjadi sektor usaha yang paling terdampak. UMKM harusnya menjadi fokus utama dan prioritas pemerintah di tengah pandemi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH