Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya Presiden Jokowi saat mengenalkan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan menteri atau reshuffle kabinet. Presiden telah menunjuk 6 menteri baru yang bakal mengisi Kabinet Indonesia Maju. Mereka akan dilantik pada Rabu (23/12) besok.

Adapun 6 menteri baru ini yakni, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Tri Rismaharini yang didapuk sebagai Menteri Sosial, dan Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

Kemudian ada Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, dan Sakti Wahyu Trenggono yang didapuk jadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga:

Sah! Risma Jadi Menteri Sosial, Sandiaga Uno Masuk Kabinet

Berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang dilihat merahputih.com pada Selasa (22/12), Sandiaga Uno menjadi menteri baru Jokowi terkaya. Kekayaan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu mencapai Rp5.099.960.524.965.

Berikut rangkuman harta kekayaan menteri baru Jokowi:

Sandiaga Uno

Sandiga terakhir kali menyerahkan LHKPN pada 2018 saat hendak maju sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2019. Kekayaan Sandi tercatat mencapai Rp5.099.960.524.965

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini tercatat memiliki 15 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta hingga Amerika Serikat dengan nilai total Rp191.644.398.989.

Dia juga memiliki dua mobil merek Nissan dengan nilai total Rp325 juta. Selain itu Sandi tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp3,2 miliar, surat berharga senilai Rp4.707.615.685.758, kas dan setara kas Rp495.908.363.438, serta harta lainnya senilai Rp41.295.212.159. Sandiaga juga tercatat memiliki utang sejumlah Rp340.028.135.379.

Presiden Jokowi saat mengenalkan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)
Presiden Jokowi saat mengumumkan para menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)

Budi Gunadi Sadikin

Budi Gunadi terakhir kali melaporkan harta kekayaannya ke KPK pada 17 Maret 2020 saat menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. Kekayaan Budi tercatat mencapai Rp161.792.059.459.

Budi memiliki 6 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta dan Bekasi dengan nilai total Rp89.000.000.000.

Pria kelahiran Bogor, 6 Mei 1964 ini juga tercatat memiliki 3 mobil merek Mercedes Benz, Mazda, dan Mini Cooper dengan nilai total Rp1.025.000.000.

Mantan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) ini tercatat memiliki harta bergerak lainnya sejumlah Rp4.315.000.000, surat berharga senilai Rp63.245.639.505, kemudian kas dan setara kas sejumlah Rp4.206.419.954. Budi tercatat tidak memiliki utang.

Muhammad Lutfi

Lutfi terakhir melapor LHKPN sewaktu menjabat sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2014 silam. Berdasarkan LHKPN tahun 2014 harta kekayaannya mencapai Rp123.554.485.081.

Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini memiliki 3 bidang tanah dan bangunan senilai Rp37.753.670.999. Dia juga tercatat memiliki 2 mobil dan 1 motor dengan nilai total Rp2.000.000.000.

Harta bergerak lainnya milik Lutfi senilai Rp8.671.860.000. Kemudian Lutfi Juga tercatat memiliki surat berharga senilai Rp85.777.230.215, giro dan setara kas senilai Rp2.546.585.867, serta utang Rp13.194.862.000.

Tri Rismaharini

Wali Kota Surabaya ini terakhir kali menyerahkan LHKPN pada Maret 2019. Ketua DPP PDI Perjuangan ini (PDIP) memiliki harta kekayaan sejumlah Rp7.179.254.946.

Risma memiliki 4 bidang tanah dan bangunan senilai Rp6.481.252.000. Risma juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin berupa 2 buah mobil senilai Rp985.000.000.

Dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp85.000.000, kas dan setara kas senilai Rp580.481.649, serta utang sejumlah Rp952.478.703.

Baca Juga:

Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS

Yaqut Cholil Qoumas

Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor yang ini terakhir kali melaporkan hartanya ke KPK pada 19 Juni 2019 untuk pelaporan periodik tahun 2018. Saat itu, Yaqut melaporkan hartanya dalam kapasitas sebagai anggota DPR periode 2014-2019.

Dalam LHKPN itu, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang karib disapa Gus Yaqut ini mengklaim memiliki harta Rp936.396.000.

Harta Yaqut terdiri dari tanah dan bangunan di Rembang dengan nilai Rp47.096.000. Selain itu, Yaqut juga memiliki mobil Mazda Biante dan Mazda CX-5 dengan nilai totalRp 882.000.000.

Yaqut memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1.500.000 serta kas dan setara kas senilai Rp5.800.000.

Sakti Wahyu Trenggono

Sakti Wahyu Trenggono terakhir melaporkan hartanya ke KPK pada 16 Januari 2020 atau saat awal menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.

Dalam LHKPN itu, Sakti Wahyu Trenggono mengaku memiliki harta Rp1,9 triliun atau tepatnya Rp1.947.253.281.442.

Sakti Wahyu mengklaim memiliki 42 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Bekasi, Sragen, Cianjur, Buleleng, Boyolali, dan Karanganyar. Total nilai tanah dan bangunan yang dimiliki Sakti Wahyu mencapai Rp54.487.473.855.

Sementara untuk kendaraan, Sakti Wahyu mengaku memiliki lima unit mobil yang terdiri dari Audi RS5, Land Rover RR Jeep, Toyota Vellfire, Audi Q3 Jeep dan Mercedes-Benz GLA 200 serta satu unit motor Honda Beat. Secara total kendaraan milik Sakti Wahyu itu senilai Rp6.102.000.000.

Selain itu, Sakti Wahyu memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp16.244.200.000. Harta Sakti Wahyu didominasi surat berharga dengan nilai total mencapai Rp1.667.122.333.700. Tak hanya itu, Sakti Wahyu juga memiliki kas dan setara kas senilai Rp141.741.462.002 serta harta lainnya senilai Rp61.555.811.885. (Pon)

Baca Juga:

Erick, Sandiaga, dan Luthfi: Tiga Sahabat yang Dipersatukan Jokowi di Kabinet

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol
Indonesia
Polisi Ancam Tangkap Pelaku Pemerasan Berkedok Derek Liar di Tol

Viral di media sosial video seorang pengemudi truk dihampiri oleh sejumlah oknum derek liar di Jalan Tol dekat Gerbang Tol Halim, Jakarta Timur.

Peserta CFD Masih Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Peserta CFD Masih Langgar Protokol Kesehatan

Pengunjung masih banyak yang tidak menggunakan masker.

Ini Sejumlah Mal yang Bakal Jadi Lokasi Pengawasan Kedisiplinan Warga
Indonesia
Ini Sejumlah Mal yang Bakal Jadi Lokasi Pengawasan Kedisiplinan Warga

Beberapa pusat perbelanjaan yang menjadi fokus pengawasan berada di kawasan Bundaran HI mengingat di wilayah tersebut sangat ramai.

KAMI Diingatkan Jangan Kebablasan Sampaikan Pendapatnya
Indonesia
KAMI Diingatkan Jangan Kebablasan Sampaikan Pendapatnya

Nah sepanjang itu sesuai dengan koridor yang berlaku, saya pikir silakan silakan saja

Usul Anies Sepeda Boleh Lewat Tol Mending Jangan Digubris
Indonesia
Usul Anies Sepeda Boleh Lewat Tol Mending Jangan Digubris

Anggap saja itu usul dari seseorang yang belum mengerti tentang keselamatan lalu lintas

PSI Usul Kenaikan Dana Parpol, Taufik: Biasanya Teriak, Sekarang Minta Naik
Indonesia
PSI Usul Kenaikan Dana Parpol, Taufik: Biasanya Teriak, Sekarang Minta Naik

"PSI yang minta naik kan? nah itu PSI biasanya dia teriak teriak, malah dia minta naik," paparnya.

[HOAKS atau FAKTA]: RSD Wisma Atlet Kemayoran Minta Donasi Kaos Oblong Bekas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Corona yang Disuntikkan Picu Serangan Penyakit
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Vaksin Corona yang Disuntikkan Picu Serangan Penyakit

Ternyata tidak ada pernyataan bahwa penyuntikan vaksin Pfizer-BioNTech menyebabkan masyarakat Israel terjangkit virus COVID-19

[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19

Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa putri Presiden Vladimir Putin menderita efek samping yang tak terduga pada vaksin COVID eksperimental Rusia dan meninggal di Moskow.

Pengamat Wanti-Wanti Kesiapan New Normal Pemerintah Jangan Setengah Matang
Indonesia
Pengamat Wanti-Wanti Kesiapan New Normal Pemerintah Jangan Setengah Matang

Salah satu yang mesti diperhatikan adalah memperhatikan infrastruktur sosial jika ingin berhasil.