Sandiaga Uno Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya, Nih Kasusnya Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno. (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya hari ini berencana memeriksa Wakil Gubernur terpilih Sandiaga Uno terkait kasus dugaan penggelapan atas penjualan tanah oleh PT Japirex.

"Senin Sandi dipanggil lagi di Polda jam 1 siang," kata Pelapor Sandiaga, Fransiska Kumalawati Susilo melalui keterangannya di Jakarta, Senin (24/7).

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengaku belum mendapat informasi mengenai rencana pemeriksaan terhadap Sandiaga.

"Belum ada konfirmasi dari Krimum," kata Argo.

Sandiaga dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh RR Fransiska Kumalawati Susilo selaku kuasa hukum Djoni Hidayat dengan nomor LP/1151/III/2017/PMJ/Ditreskrimum tanggal 8 Maret 2017. Kasus ini telah ditindaklanjuti dengan keluarnya surat perintah penyelidikan Nomor SP.Lidik/808/III/2017/Ditreskrimum tanggal 9 Maret 2017.

Sandiaga dilaporkan atas kasus penggelepan sesuai pasal 372 KUHP. Selain Sandiaga, dalam laporan itu Andreas Tjahjadi juga sebagai terlapor.

Sandiaga merupakan pemegang saham 40% dari PT Japirex yang telah dibubarkan pada 11 Februari 2009 lalu. Ketika tahun 2009 dibubarkan, dibentuklah tim likuidasi.

Tim likuidasi terdiri dari Andreas Tjahjadi sebagai ketua tim yang sebelumnya merupakan pemegang saham PT Japirex selain Sandiaga, Effendi Pasaribu sebagai wakil ketua, serta Djoni Hidayat dan Triseptika Maryulyn sebagai anggota tim.

Tim ini bertanggung jawab menyelesaikan hak dan kewajiban perseroan termasuk penjualan aset perusahaan. Pada tahun 2012, tim likuidator menjual aset perusahaan termasuk tanah sekitar 3000 m2 yang diklaim milik Djoni Hidayat.

Sebagai pemegang saham, Sandiaga tidak mengetahui detail penjualan aset tanah yang dilakukan tim likuidator. Hingga saat ini, proses likuidasi PT Japirex belum tuntas dan belum ada laporan dari tim likuidator, termasuk uangnya. (Ayp)

Baca berita terkait kasus Sandiaga lainnya di: Polda Diminta Objektif Selidiki Kasus Sandiaga Uno


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

YOU MAY ALSO LIKE