Sandiaga Uno Ajak Millennials Jadi Petani dan Nelayan Sandiaga Uno di Kronjo. (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Sandiaga Uno mengajak para millennials untuk bertani dan menjadi nelayan demi ketahanan pangan Indonesia. Hal ini dikemukakannya saat menggelar dialog dengan para perani dan nelayan dalam acara sosialisasi OK OCE Tani Nelayan di Desa Kronjo Tangerang, Banten, Senin (13/5).

“Semakin hari petani nelayan rata-rata usianya 50 tahun ke atas. Bayangkan kalau tidak ada lagi anak Indonesia yang menjadi petani atau nelayan? Bangsa ini menjadi bangsa konsumsi, "Yuk Kita bangkitkan milenials untuk bekerja di bidang pertanian dan nelayan dengan sistem jaman now, dengan teknologi,” ujar Sandi.

Sandiaga Uno di Kronjo. (MP/Ponco Sulaksono)
Sandiaga Uno di Kronjo. (MP/Ponco Sulaksono)

Sandi pernah bertemu petani milenials bernama Rahman di Sidrap Sulawesi Selatan. Bersama abang dan adiknya, pria yang belum nerumur 30 tahun ini, mengelola perusahaan beras dengan produksi 250 ton perhari dengan sawah yang dikelola sebanyak 300 hektar. Sidrap memang salah satu daerah lumbung pangan, penghasil beras terbesar di Indonesia.

Rahman adalah salah satu pengusaha beras yang bekerjasama dengan food station DKI untuk memenuhi kebutuhan beras warga Jakarta.

Ini merupakan salah program Sandiaga Uno yang dijalankan saat menjabat wakil gubernur dan pemenuhan janjinya untuk hargga-harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

“Jadi kalau para milenils ikut bertani dan nelayan, ketahanan pangan kita semakin solid. Apalagi dengan revolusi industri 4.0 yang bisa menjadi solusi pertanian dan nelayan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pangan. Sehingga semboyan OK OCE Tani Nelayan : Mandiri, Jujur Peduli, dan Sejahtera, benar-benar terwujud,” jelas Sandi.

Dalam kesempatan itu Sandi juga berterima kasih kepada warga Kronjo yang pada 17 April lalu memutuskan untuk melakukan perubahan. Sandi mengapresiasinya “Saya baru mendengar suara Prabowo Sandi sangat baik di sini. Alhamdulillah sebuah kehormatan, kita kawal perubahan ini untuk mendapatkan kesejahteraan,” pungkas Sandi. (Pon)

Baca Juga: Sandiaga Uno Dikepung Massa Saat Kampanye di Kota Bima

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Yasonna Minta Petugas Jangan Biarkan Warga Binaan Baku Hantam
Indonesia
Anak Buah Yasonna Minta Petugas Jangan Biarkan Warga Binaan Baku Hantam

Kemenkumham juga menemukan adanya petugas yang dengan sengaja membiarkan para tahanan atau narapidana saling baku hantam

Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Polri Kerahkan 200 Lebih Personel dan 15 Kapal Bantu Cari Korban Sriwijaya Air

Sebab, sudah ada pembagian tugas tersendiri dari Basarnas

 Satgas COVID-19 Masih Temukan Bermacam Pelanggaran PPKM Darurat di Bekasi, Apa Saja?
Indonesia
Satgas COVID-19 Masih Temukan Bermacam Pelanggaran PPKM Darurat di Bekasi, Apa Saja?

Hendra mengaku kondisi wilayah Kabupaten Bekasi sedang tidak baik

Kemenkeu Baru Kantongi Rp54 Triliun Buat Vaksinasi Gratis
Indonesia
Kemenkeu Baru Kantongi Rp54 Triliun Buat Vaksinasi Gratis

Pemerintah hati-hati melakukan langkah penyesuaian APBN karena belum jelas jumlah vaksin, berapa harganya.

Kasus Sumbangan Akidi Tio Picu Kontroversi, Publik Diminta tak Perkeruh Suasana
Indonesia
Kasus Sumbangan Akidi Tio Picu Kontroversi, Publik Diminta tak Perkeruh Suasana

Pengamat Kepolisian, Sahat Dio berharap publik tak terburu-buru mengambil kesimpulan atas persoalan yang sejak awal ramai diperbincangkan ini.

Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri
Indonesia
Sudah Punya Kemampuan, Peserta Tes PPPK Diminta Percaya Diri

Seleksi PPPK ini berbeda dengan proses penyeleksian CASN (Calon Aparats Sipli Negara). Mengingat para peserta merupakan para ahli di bidangnya masing-masing sesuai dengan formasi yang dibutuhkan Pemkot Bandung.

Anies Diminta Tak Giring Opini Ihwal Pemilihan Gubernur
Indonesia
Anies Diminta Tak Giring Opini Ihwal Pemilihan Gubernur

Undang-Undang ini dibuat sebelum Anies terpilih menjadi Gubernur DKI

Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada
Indonesia
Azis Syamsuddin Diduga Punya 8 'Orang Dalam' di KPK, AKP Robin: Enggak Ada

"Keterangan seputar yang delapan orang. 'Delapan orang ada nggak ya?' Saya jawab enggak ada, seperti di keterangan saya sebelumnya," kata Robin

Veteran Dapat Pemeriksaan Kesehatan di Rail Clinic PT KAI
Indonesia
Veteran Dapat Pemeriksaan Kesehatan di Rail Clinic PT KAI

Selain kegiatan bakti sosial dan pengecekan kesehatan untuk para veteran, KAI juga menyediakan tiket gratis untuk veteran, nakes, dan guru untuk keberangkatan mulai 8 sampai dengan 30 November 2021.

Kritik Firli Bahuri, Koalisi Sipil Tembakan Laser "Berani Jujur Pecat" ke Gedung KPK
Indonesia
Kritik Firli Bahuri, Koalisi Sipil Tembakan Laser "Berani Jujur Pecat" ke Gedung KPK

Tembakan laser berkelir merah dan hijau tersebut juga membentuk tulisan lain seperti, "Mosi Tidak Percaya", dan "Rakyat Sudah Mual".