Sandiaga Mau Minta Maaf, Ridwan Kamil: Saya Tunggu di Bandung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum bersama istri masing-masing memasuki Gedung Sate (Foto: Twitter @ridwankamil)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat M. Ridwan Kamil menegaskan dirinya tetap bersahabat dengan Bakal Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno. Namun, jika Sandiaga memang benar ingin meminta maaf atas pernyataan silakan saja datang ke kantor Gubernur Jabar di Bandung.

"Untuk Pak Sandiaga Uno, saya tunggu di Bandung dengan senang hati. Beliau sahabat saya dan istrinya juga sahabat istri saya," kata Kang Emil, sapaan akrab gubernur, di Bandung, Jumat (14/9).

Menurut Ridwan, tidak banyak publik yang mengetahui dirinya dan Sandiaga Uno adalah sahabat. Mereka pernah beberapa kali bertemu langsung, terutama saat Sandiaga mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

RK
Ridwan Kamil. (Foto: Instagram/@ridwankamil)

"Jadi, saya ini adalah sahabat Pak Sandi Uno. Orang banyak yang tidak tahu. Saya membantu beliau saat mau jadi Wagub DKI Jakarta, saya beri nasihat dua sampai tiga kali. Istrinya juga main ke Pendopo," kata dia, dikutip Antara.

Ridwan menambahkan pernah memberikan sejumlah saran kepada Sandiaga untuk bisa memenangi Pilgub DKI Jakarta. "Saya bilang, Kang, kalau mau menang, gini gini gini. Saya kasih tips-tips ke beliau. Itu bagaimana saya menghormati beliau," katanya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil sempat menyindir pernyataan Sandiaga yang menyatakan kepala daerah seharusnya fokus dalam menjalankan tugasnya membangun daerahnya, bukan ikut-ikutan dalam pemenangan salah satu pasangan di Pilpres 2019.

"Pak Sandiaga Uno yang terhormat, tolong sebelum memberikan statemen, berkaca pada pengalaman pribadi dahulu. Pada tahun 2018, Pak Sandiaga Uno datang ke Jateng jadi jurkam Sudirman Said. Datang masuk ke Priangan jadi jurkam pasangan Asyik (Sudrajat/Syaikhu)," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Rabu (12/9).

Bacawapres Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

Kemarin, Sandiaga memberikan klarifikasi pernyataannya tentang kepala daerah tidak boleh ikut dalam pusaran Pilpres bukan ditujukan bagi seluruh kepala daerah, tetapi hanya bagi yang masuk dalam koalisi Prabowo-Sandiaga Uno.

Mantan Wagub DKI itu juga meminta maaf apabila pernyataannya telah menyinggung Ridwan Kamil. Sandiaga pun akan mengupayakan untuk bisa bertemu Ridwan Kamil dalam waktu dekat. "Saya sih sebetulnya kepingin ketemu, tapi beliau masih sibuk baru bertugas," ujar dia. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH