Sandiaga Janji Tuntaskan Defisit BPJS Kesehatan dalam 200 Hari Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

MerahPutih.com - Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno berjanji dalam 200 hari akan menuntaskan defisit BPJS Kesehatan jika nantinya dirinya dan Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden dan wakil presiden.

Untuk menuntaskan permasalahan tersebut, mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu akan melibatkan putra terbaik bangsa.

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tiba untuk mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Debat Capres Putaran Ketiga yang menampilkan kedua Cawapres tersebut bertemakan Pendidikan, Kesehatan, Ketenagakerjaan serta Sosial dan Kebudayaan. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.

"DI bawah Prabowo-Sandi masalah JKN dan BPJS dalam 200 hari pertama akan kami bereskan. Semua akan ditanggung, tunggakan BPJS tidak akan ada lagi dan antrian akan pendek," kata Sandi saat pemaparan visi dan misi di debat cawapres, Minggu (17/3)

Sekedar informasi, BPJS Kesehatan mengalami defisit sejak pertama kali dibentuk pada 2014. Pada 2014, BPJS Kesehatan mengalami defisit sebesar Rp3,3 triliun, kemudian pada 2015 jumlahnya kian membesar menjadi Rp5,7 triliun.

Lalu, pada 2016 defisit BPJS Kesehatan sebesar Rp9,7 triliun dan 2017 sebesar Rp9,75 triliun. Terakhir, audit yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terhadap keuangan BPJS pada 2018 jumlah defisit kembali melebar menjadi Rp10,98 triliun.

"DI bawah Prabowo-Sandi masalah JKN dan BPJS dalam 200 hari pertama akan kami bereskan. Semua akan ditanggung, tunggakan BPJS tidak akan ada lagi dan antrian akan pendek," sambungnya.

Menurut Sandi, permasalahan BPJS Kesehatan bisa diselesaikan dengan melakukan pembenahan. Oleh karena itu, dirinya akan menyempurnakan sistem BPJS.

Logo BPJS Kesehatan

"Di bawah Prabowo Sandi, akan kami cari akar masalahnya. Soal obat, tenaga medis yang harus dibayar tepat waktu. BPJS akan lebih baik di bawah kami yang mengerti akar masalahnya," tegasnya. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH