Sandiaga Janji Hadirkan Kebijakan Ekonomi yang Berpihak pada Rakyat Sandiaga Uno saat berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat (Foto: Twitter @sandiuno)

MerahPutih.Com - Masalah ekonomi menjadi perhatian utama pasangan calon Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Hal itu ditegaskan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno saat bertemu dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sandiaga menegaskan Prabowo-Sandi ingin menghadirkan kepemimpinan yang kuat dan tegas, tidak terombang-ambing dengan kepentingan yang tidak sesuai dengan kepentingan nasional.

"Kami berani dan Insya Allah kita hadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat," kata Sandiaga, saat bertemu Dahnil Anzar Simanjuntak, di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/9).

Lebih lanjut, Sandi menjelaskan bahwa pemerintah yang kuat dengan pola kepemimpinan tegas harus berani, bukan hanya mengerti apa yang terjadi di bidang ekonomi, tapi untuk mengimplementasikan, menakhodai serta mengambil kontrol terhadap kebijakan ekonomi, sehingga tidak tersandera oleh bandit-bandit politik.

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno bersama kaum muda di Cikole, Bandung (Foto: Twitter @sandiuno)

"Rakyat masih banyak yang mengeluhkan kondisi ekonomi sekarang, tapi saat ini bukan mengeluh tapi harus berani untuk melakukan perbaikan, agar arah ekonomi baik ke depan, "katanya pula.

Saat bertemu Dahnil, Sandiaga Uno juga berdialog terkait isu-isu yang diangkat mengenai integritas bangsa dan bagaimana melawan korupsi serta masalah lingkungan.

Dahnil mengatakan bahwa pemimpin itu harus terbiasa melayani dan harus terbiasa berdialog dengan siapa saja.

"Kami yakin Bang Sandi punya kapasitas untuk itu, karena itu saya senang. Jadi pesan simbolik bahwa visi utama menjadi presiden dan wakil presiden itu untuk melayani," kata Dahnil sebagaimana dilansir Antara.

Disampaikan juga masalah bangsa saat ini bukan hanya sekadar teknis ekonomi, bukan hal-hal yang teknokrasi.

"Masalah kita berbangsa dan bernegara terkait ekonomi, itu sesungguhnya terkait kepemimpinan ekonomi yang miskin integritas. Jadi masalah utama kita integritas ekonomi," tandas Dahnil Anzar Simanjuntak.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo: Saya Nyaman Dengan NU, Islam yang Hormati Semua Agama, Ras, Suku dan Budaya



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH