Sandi Nilai Program Ekonomi Jokowi Jauh dari Harapan Sandiaga Uno berbicara kepada para relawan di Jakarta Selatan (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

MerahPutih.com - Mantan Cawapres Sandiaga Uno menilai kinerja pemerintahan Joko Widodo di bidang ekonomi kurang maksimal. Menurut Sandi, masyarakat butuh kebijakan ekonomi yang mendorong pertumbuhan untuk yang berpihak kepada rakyat.

"Jadi masyarakat membutuhkan solusi sekarang, bukan Oktober. Tapi buktinya (pembuktian) inginnya sekarang," ujar Sandiaga di kawasan di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8).

Baca Juga: Sapa Sandiaga, Jokowi Dinilai Tampilkan Pendidikan Politik yang Baik

Sandiaga mengaku membaca laporan perkembangan kinerja ekonomi kuartal kedua 2019. Pertumbuhan ekonomi 5,05 persen disebut Sandiaga di bawah target pemerintah

"Dan juga direvisi dua kali yaitu 5,2%. Angka ini juga sangat mengkhawatirkan karena jumlah penciptaan lapangan kerja sangat di bawah ekspektasinya,"jelas dia.

Sandiaga Uno. Foto: ANTARA
Sandiaga Uno. Foto: ANTARA

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal pertama tahun 2019 5,27 persen.

Baca Juga: Sandiaga Curhat Pengalaman Buruknya Berbisnis dengan Pengusaha China

"Dengan adanya Pemilu yang penambah 0,1 sampai 0,2% tambahan kita dengan adanya juga lebaran belum bisa mencapai angka 5,2% seperti yang diprediksi. Berarti something is very wrong," papar Sandiaga.

Sandi menilai, untuk berubah menjasi lebih baik, tak bisa ditunda-tunda.

"Jadi mestinya tidak ada lagi yang perlu ditunda biar bisa melihat perubahan itu now bukan later," sambung Sandiaga.

Menurut Sandiaga, pemerintah harus fokus pada program ekonomi lewat pengembangan SDM termasuk penciptaan lapangan kerja.

Baca Juga: Sandiaga ke Ma'ruf Amin: Ganteng Banget Pak Pakai Demang Betawi

"Jadi infrastruktur bukan hanya membangun infrastruktur tapi juga menciptkan lapangan kerja. Pembangunan harus dikedepankan akses manusia. Aspek manusia harus menjadi prioritas. Infrastruktur dibangun bukan hanya membangun infrastruktur tapi meningkatkan konektifitas. Tantangah kedepan sangatlah berat. Betul? Kita butuh kebijakan ekonomi yang mendorong pertumbuhan untuk masyarakat, yang berpihak kepada rakyat," kata dia. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH