Sampaikan Simpati untuk Ridwan Kamil, Mahfud MD: Semoga Segera Ada Kepastian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. ANTARA/Dokumentasi Pribadi

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sedang mengalami musibah setelah putranya, Emmeril Khan Mumtadz hilang saat berenang di Sungai Aare, Swiss.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut memberikan simpati kepada Ridwan Kamil. Dukungan tersebut disampaikan lewat unggahan twitter resminya @mohmahfudmd, Senin (30/5).

Baca Juga

Ridwan Kamil Diizinkan Cuti hingga 4 Juni Pantau Pencarian Eril

"Kita ikut bedoa semoga segera ada kepastian keadaan nanda Ermmeril Khan. Kepada keluarga Ridwan Kamil kita berempati dan bersimpati," tulis Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini meminta agar Kang Emil-sapaan RK agar tetap tabah sembari menanti berita baru soal keberadaan Eril. Mahfud juga berpesan agar Ridwan Kamil terus berikhtiar dan berdoa selama proses pencarian.

"Semoga tetap tabah dalam duka dan kecemasan menanti berita. Kang Emil, teruslah dalam ikhtiar, do’a, dan tawakal," sambungnya.

Baca Juga

Pencarian Putra Ridwan Kamil Belum Temukan Hasil di Hari Ketiga

Pada hari keempat upaya pencarian, tim SAR dan kepolisian mengerahkan kapal dan drone dikerahkan untuk mencari keberadaan Eril di kawasan Sungai Aare di Kota Bern, Swiss.

Sampai saat ini, pencarian Eril belum membuah hasil. (Knu)

Baca Juga

Musibah Keluarga Ridwan Kamil, Dewan Pers Minta Media Tidak Buat Berita Ramalan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Brigadir NP 'Smackdown' Mahasiswa Berdalih Refleks bukan Niat Melukai
Indonesia
Brigadir NP 'Smackdown' Mahasiswa Berdalih Refleks bukan Niat Melukai

Polisi menyebut oknum polisi berinisial Brigadir NP refleks saat memiting dan membanting mahasiswa berinisial MFA (21).

Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI, Polisi Dalami Kemungkinan Tersangka Selain Ketua DPP Golkar
Indonesia
Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI, Polisi Dalami Kemungkinan Tersangka Selain Ketua DPP Golkar

Polisi Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Papua-Papua Barat DPP Partai Golkar, Azis Samual (AS), sebagai tersangka pengoroyokan Ketum KNPI.

Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Bawah 10 Ribu
Indonesia
Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Bawah 10 Ribu

kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menembus 3.989.060 orang.

Gangguan Listrik Picu Kebakaran di Kawasan Pemukiman Gambir
Indonesia
Gangguan Listrik Picu Kebakaran di Kawasan Pemukiman Gambir

Kebakaran melanda permukiman warga yang berada di Jalan Batu, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (24/4) pagi. Pemadam Kebakaran menerjunkan 130 personel (Damkar) untuk memadamkan api.

Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha Digelar 29 Juni 2022
Indonesia
Sidang Isbat Penentuan Hari Raya Idul Adha Digelar 29 Juni 2022

Kemenag dijadwalkan menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal Zulhijah 1443 Hijriah sekaligus penentuan Hari Raya Idul Adha pada Rabu (29/6)

Dijuluki Sungai Terkotor, Ridwan Kamil Akan Beberkan Kondisi Citarum di COP 26
Indonesia
Dijuluki Sungai Terkotor, Ridwan Kamil Akan Beberkan Kondisi Citarum di COP 26

Selain menjadi pembicara dalam konferensi COP 26, Gubernur Ridwan Kamil juga akan menjajaki kerja sama dengan pemerintah Britania Raya terkait pembangunan politeknik maritim di Pelabuhan Patimban.

PKB Minta Menag Jangan Bikin Gaduh, Fokus Saja Bantu Presiden
Indonesia
PKB Minta Menag Jangan Bikin Gaduh, Fokus Saja Bantu Presiden

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyayangkan pernyataan yang keluar dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait suara azan.

Sepur Kelinci Wisata Terguling di Ladang, Dua Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Sepur Kelinci Wisata Terguling di Ladang, Dua Orang Meninggal Dunia

Akibat kejadian itu dua orang meninggal dunia dan belasan penumpang lain mengalami luka-luka dilarikan di rumah sakit terdekat.

Satgas BLBI Sita 2 Bidang Tanah di Jakarta Milik Obligor Kaharudin Ongko
Indonesia
Satgas BLBI Sita 2 Bidang Tanah di Jakarta Milik Obligor Kaharudin Ongko

Kedua aset yang disita tersebut ialah sebidang tanah seluas 1.825 meter persegi dan tanah seluas 1.047 meter di Kuningan Timur beserta bangunan di atas.

 Pandemi Bikin Utang Dunia Melonjak, Terbesar Sejak Perang Dunia II
Indonesia
Pandemi Bikin Utang Dunia Melonjak, Terbesar Sejak Perang Dunia II

Pengetatan kondisi keuangan yang signifikan akan meningkatkan tekanan pada pemerintah, rumah tangga, dan perusahaan yang paling banyak berutang.