Sambut Ramadan Relawan Beda Agama Bersih-Bersih Masjid Istiqlal Masjid Istiqlal Jakarta (Foto: MP/Dery Ridwansah)

MerahPutih.Com - Persiapan menyambut bulan Ramadan mulai terlihat di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sejumlah orang tampak sibuk bergotong royong membersihkan setiap sudut ruangan masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Menariknya, kelompok yang melakukan aksi bersih-bersih di Masjid Istiqlal itu bukan dari pengurus kebersihan masjid atau majelis taklim, tapi Relawan Beda Agama.

Menurut Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah, sebelumnya tanggung jawab membersihkan Masjid Istiqlal lebih banyak melibatkan petugas kebersihan dan kelompok dari umat Islam, tapi ada juga dari kelompok lain seperti pencinta alam dari Universitas Indonesia,Universitas Negeri Jakarta, Trisaksi dan UIN Syarif Hidayatullah.

Aksi bersih-bersih di Istiqlal
Petugas membersihkan area Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Nah, untuk Ramadan kali ini, Masjid Istiqlal kedatangan relawan Beda Agama sebagai kelompok yang membantu menangani kebersihan dan keasrian masjid.

"Kegiatan menyambut Ramadan tahun ini dimulai dengan kegiatan bersih-bersih Masjid Istiqlal, ada juga beberapa relawan yang beda agama" kata Abu saat dikonfirmasi merahputih.com, Selasa (15/5).

Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan bukan hanya di dalam masjid saja melainkan sebagia halaman sekitar masjid dan tempat wudhu, bahkan toilet Masjid Istiqlal.

"Seluruh masjid tapi yang bisa dijangkau aja, tidak seperti tahun kemarin sampai ke puncak menara masjid," jelasnya.

Bersih masjid Istiqlal
Bersih-bersih di Masjid Istiqlal. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Abu mengaku, kegiatan bersih-bersih ini tak hanya orang muslim saja, namun ada juga berasal dari agama yang berbeda pula. Karena Masjid Istiqlal sebagai simbol pemersatu bangsa yang tidak hanya dimiliki oleh umat Islam.

Ketika ditanya apakah ada pengamanan khusus di Masjid Istiqlal saat menyambut Bulan Suci Ramadan, mengingat beberapa hari belakangan ini wilayah mengalami rentetan teror. Abu mengatakan pihaknya tak melakukan penjagaan khusus dalam menyambut Bulan Suci Ramadan. Namun pihaknya tetap harus waspada.

"Kan katanya ga boleh takut sama teroris," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui Kementerian Agama menetapkan awal puasa 1439 Hijriyah pada Kamis (17/5) setelah melakukan sidang isbat yang diikuti perwakilan ormas, ahli astronomi, tamu undangan, dan lainnya di Jakarta, Selasa.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Kemenag Gunakan Metode Rukyat dan Hisab Tentukan Awal Ramadan

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH