Sambangi Tempat Usaha Eks Napiter, Komisi III DPR Dukung Kemandirian Ekonomi Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana menyerahkan bantuan alat memasak bagi eks napiter di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Bantuan usaha bagi eks napiter saat ini sangat dibutuhkan. Dengan adanya bantuan tersebut setidaknya menjadikan warga binaan kasus terorisme bisa bangkit dan mandiri secara ekonomi, serta mampu kembali ke tengah masyarakat.

Demikian diungkapkan Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana usai menyambangi tempat usaha dan menggelar silaturahmi bersama eks napiter yang tergabung dalam Yayasan Gema Salam, Selasa (20/10).

"Eks napiter binaan BNPT ini perlu mendapatkan perhatian. Pihaknya berharap ke depannya bisa terus menjalin komunikasi dengan yayasan yang menaungi mantan warga binaan kasus eks napiter," ujar Eva.

Baca Juga

Pembelajaran Tatap Muka di Solo Mulai Diberlakukan Serentak Januari

Politikus Partai Nasdem ini mengatakan dalam pertemuan ini menyerahkan bantuan berupa panci presto dan peralatan membuat mie untuk dijadikan inventaris di Yayasan Gema Salam. Bantuan ini setidaknya bisadimanfaatkan para anggotanya khususnya yang saat ini menekuni usaha kuliner.

"Kami dari Komisi III yang merupakan mitra BNPT bisa terus menindaklanjuti kerjasama ini," kata dia.

Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana menyerahkan bantuan alat memasak bagi eks napiter di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/10). (MP/Ismail)
Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana menyerahkan bantuan alat memasak bagi eks napiter di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/10). (MP/Ismail)

Ia pun mengapresiasi Yayasan Gema Salam karena selama ini mewadahi mantan warga binaan kasus terorisme sehingga bisa bangkit dan mandiri secara ekonomi serta mampu kembali ke tengah masyarakat. Keberadaan Gema Salam juga memberikan manfaat bagi orang banyak.

Ketua Yayasan Gema Salam, Joko Trihermanto mengaku senang bisa mendapatkan perhatian dari Komisi III DPR. Melalui pertemuan ini juga bisa menyampaikan aspirasi anggota yayasan Gema Salam.

Baca Juga

Bareskrim Datangi Rumah Pen(Ismail/Jawa Tengah)tolan KAMI Ahmad Yani

"Kami akan memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan produksi bersama. Hasil ini bisa dipasarkan baik kepada anggota yang menekuni usaha kuliner maupun kepada masyarakat umum," tutup dia.

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pergerakan Perjalanan ke Kantor Menurun Saat PPKM Darurat
Indonesia
Pergerakan Perjalanan ke Kantor Menurun Saat PPKM Darurat

Dalam pelaksanaan PPKM darurat, target utamanya adalah menekan laju penularan COVID-19

KPK Periksa RJ Lino Sebagai Tersangka Korupsi Pelindo II
Indonesia
KPK Periksa RJ Lino Sebagai Tersangka Korupsi Pelindo II

RJ Lino bakal diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II.

Abu Janda-Natalius Pigai Duduk Satu Meja, PKB: Harus Diteladani
Indonesia
Abu Janda-Natalius Pigai Duduk Satu Meja, PKB: Harus Diteladani

Proses hukum terhadap Abu Janda tergantung dari pihak yang melaporkan

Cadangan Devisa Kembali Cetak Rekor Tertinggi
Indonesia
Cadangan Devisa Kembali Cetak Rekor Tertinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memperkirakan surplus neraca perdagangan pada 2021 akan melampaui pencapaian pada tahun lalu yang mencapai USD 21,73 miliar.

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah
Indonesia
Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah

Peristiwa bom bunuh di Makassar merupakan sinyal keras bagi seluruh pihak, terutama pemerintah untuk tidak pernah kendor dalam melaksanakan ‘protokol’ penanganan ekstremisme-kekerasan.

23 Desa di Cirebon Berpotensi Mengandung Migas
Indonesia
23 Desa di Cirebon Berpotensi Mengandung Migas

Dari tujuh kecamatan tersebut, ada 23 desa yang bakal disurvei lantaran diduga berpotensi mengandung migas.

Beratnya Tantangan Perbankan di Tengah Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Beratnya Tantangan Perbankan di Tengah Pemulihan Ekonomi

Tantangan jangka pendek meliputi adanya ketidakpastian penyelesaian pandemi COVID-19 sehingga menyebabkan pemulihan ekonomi global yang berjalan lambat.

Modus Makin Canggih, KY Kesulitan Tindak Hakim Pelanggar Kode Etik
Indonesia
Modus Makin Canggih, KY Kesulitan Tindak Hakim Pelanggar Kode Etik

Mukti Fajar memastikan oknum hakim nakal atau diistilahkan sebagai hakim hitam ini akan di sanksi berat. Komitmen itu bahkan menjadi pakta integritas yang disepakati dalam bentuk nota kesepahaman antara KY dengan Mahkamah Agung.

Awal Libur Panjang, 153.985 Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Awal Libur Panjang, 153.985 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Sebanyak 153.985 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-1 libur panjang Isra Mikraj dan Hari Raya Nyepi, Rabu (10/3).

Pabrik Oksigen Ini Gratiskan Pengisian untuk Pasien COVID-19
Indonesia
Pabrik Oksigen Ini Gratiskan Pengisian untuk Pasien COVID-19

Gratisnya pengisian ulang oksigen untuk ukuran tabung 1 m3 ini sudah sejak lama dilakukan.