Sambangi Ormas Persis, Kapolri Singgung Polarisasi Pasca Pemilu 2019 yang Belum Hilang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyambangi kantor pusat Persatuan Islam di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan Ciamis, Kota Bandung, Jawa Barat. Foto: Humas Polri

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan serangkaian menyambangi kantor pusat Persatuan Islam (Persis) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan Ciamis, Kota Bandung, Jawa Barat.

Kedatangan mantan Kabareskrim Polri ini diterima langsung oleh Ketua Umum Persis, KH Aceng Zakaria dan jajaran pengurus.

Baca Juga

Diawasi Kapolri Listyo, 36.292 Polisi di Jabar Divaksinasi COVID-19

Kunjungan ke Persis ini, sebetulnya telah diagendakan sejak awal Listyo dilantik sebagai Kapolri, namun karena satu dan lain hal baru berkesempatan hari ini.

"Kedatangan saya didampingi Kapolda Jabar, Asops, Kadiv Propam, Kadiv Humas, Wakabareskrim, Wakabik dan Korwas PPNS," kata Kapolri Listyo di Bandung, Selasa (16/3).

Dalam pertemuan hangat dengan organisasi yang telah berdiri sejak September 1923 di Bandung itu, Kapolri menyampaikan beberapa hal.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum Persis, KH Aceng Zakaria. Foto: Humas Polri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum Persis, KH Aceng Zakaria. Foto: Humas Polri

Antara lain tukar pandangan bagaimana menghilangkan polarisasi di tengah masyarakat yang terjadi pasca Pemilu dan Pilpres 2019.

"Bagaimana kita bersatu dengan menghilangkan polarisasi untuk membangun bangsa ini," kata Sigit.

Di sisi lain, mantan Kapolda Banten ini megharapkan agar ulama dapat mengambil peran sekaligus membantu tugas-tugas Kepolisian dalam menjamun dan memelihara Kemanan dan Ketertiban Masyarakat

Menurut Sigit, melalui bahasa ulama dinilai lebi efektif untuk mensosialisasikan sekaligus mengedukasi umat.

"Meminjam tangan ulama untuk memberikan edukasi kamtibmas agar mudah dipahami oleh umat," ungkap mantan Kabareskrim Polri ini.

Sementara itu, Ketum Persis, KH Aceng Zakaria mengapresiasi pertemuan ini. Menurutnya, baru kali ini ada Kapolri yang bersilaturahmi dengan Persis.

Terkait Ulama agar ikut mengambil peran menurutnya sejalan dengan visi misi organisasi yang dia pimpin. Persis, kata Aceng, merupakan organisasi yang selalu mendukung Umaro atau pemimpin agar mudah dalam bekerja.

"Persis memposisikan diri sebagai tugas ulama mencerdaskan bangsa dan mensolehkam umat," tambah KH Aceng Zakaria. (Knu)

Baca Juga

Ini Tugas Khusus Kapolri kepada Sejumlah Kapolda Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jakarta Turun ke Level 3, Anies Ancang-ancang Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Jakarta Turun ke Level 3, Anies Ancang-ancang Sekolah Tatap Muka

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengaku bersyukur dengan keputusan pemerintah pusat yang menurunkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di ibu kota dari Level 4 ke Level 3.

Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19
Indonesia
Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19

Dari 30 kecamatan di Kota Bandung, sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup.

Wagub DKI Sebut Tersendatnya Normalisasi Sungai Akibat Mafia Tanah
Indonesia
Wagub DKI Sebut Tersendatnya Normalisasi Sungai Akibat Mafia Tanah

Pemprov DKI Jakarta mengakui jika pelaksanaan program normalisasi sungai di ibu kota tersendat karena persoalan sengketa tanah dalam pembebasan lahan.

KPK Periksa Anggota DPRD Makassar Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa
Indonesia
Pemerintah Diminta Tak Biarkan Poso Jadi Ladang Pembantaian Warga Tak Berdosa

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membunuh dengan keji empat petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sindir Blusukan Risma, PKS: Menteri Skala Kebijakannya Nasional Bukan Hanya Jakarta
Indonesia
Sindir Blusukan Risma, PKS: Menteri Skala Kebijakannya Nasional Bukan Hanya Jakarta

Menurut Suhaimi, Menteri Risma seharusnya jangan hanya fokus mengatasi gelandangan di ibu kota. Pasalnya jabatan menteri ruang lingkupnya nasional bukan saja Jakarta.

Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap
Indonesia
Pemprov DKI Minta Warga Dapat Maklumi Sistem Ganjil Genap

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya memahami ketidaktahuan warga soal adanya aturan ganjil genap di masa penerapan PPKM Level 4.

Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target
Indonesia
Luhut: Capaian Penurunan Mobilitas Warga PPKM Darurat Meleset dari Target

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diklaim mampu mengecilkan mobilitas warga beraktivitas.

Inspeksi PPKM Darurat di Solo, Kapolri Sigit: Mobility Index Masyarakat Masih Tinggi
Indonesia
Inspeksi PPKM Darurat di Solo, Kapolri Sigit: Mobility Index Masyarakat Masih Tinggi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menilai Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat nasional masih belum sesuai harapan.

Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari
Indonesia
Pendaftaran CPNS dan PPPK Diperpanjang 5 Hari

Dengan perpanjangan waktu pendaftaran, jadwal tahapan seleksi berikutnya juga akan mengalami penyesuaian perubahan.