Salvita Decorte Dilarang Nonton TV hingga SMA Salvita Decorte saat konferensi pers film "Lily Bunga Terakhirku" di Cinemaxx FX Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (31/8). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

MerahPutih CelebSalvita Decorte berhasil memainkan perannya sebagai penjaja seks komersial (PSK) high class dalam film Lily Bunga Terakhirku. Sebelum tumbuh dewasa, bahkan sebelum Salvita menjadi artis seperti sekarang, ternyata Salvita Decorte dididik anti-televisi oleh sang Ibu.

Bagi Salvita, larangan menonton televisi oleh orang tua sangat berdampak positif pada kemudian hari. Hal ini diungkapkan oleh Sal, panggilan akrab Salvita, saat ditemui awak media setelah press screaning film Lily Bunga Terakhirku, di Cinemax FX Sudirman, Jakarta, Senin (31/8).

"Dari kecil itu, aku dilarang nonton tv di rumah. Jadi, di rumah engga ada tv sampai aku SMA (Sekolah Menengah Atas). Tapi, itu memang (dilarang) karena ibu aku ingin aku agar bermain di luar, biar engga nonton tv terus," papar artis kelahiran Bali 1990 ini.

Karena larangan orang tuanya, Sal tidak terlalu up date dengan perkembangan dunia hiburan tanah air.

"Tapi, kalau video masih bisa, tapi seringnya nonton film-film luar, jadi aku engga begitu notice dengan perkembangan film Indonesia," jelas artis yang membintangi film Mantan Terindah ini.

Meski ada menonton televisi sejak kecil, ternyata sang Ibu sangat mendukung karir Sal di dunia entertainment. Dukungan sang ibu semakin bersar setelah melihat respon positif dari masyarakat terhadap Sal.

"Ibuku senang. Dulu kan dia engga mau aku nonton, tapi bukan karena ada hal yang buruk, tapi karena biar aku bergaul," pungkas Sal. (rky)

 

 

Baca Juga:

Ingin Total Berperan, Salvita Decorte Riset Soal Prostitusi

Thriller Lily Bunga Terakhirku: Sebuah Bunga yang Beracun

Di Film Lily Bunga Terakhirku, Baim Wong Jadi Pemeran Utama

 



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH