Salip Posisi KPK, Polri Acungi Jempol Hasil Survei Charta Politika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

Merahputih.com - Charta Politika merilis hasil survei terkait dengan tingkat kepercayaan lembaga tinggi negara. Hasilnya, Polri masuk ke dalam tiga besar lembaga yang dipercaya publik. Hasil survei ini mendapat reaksi apresiasi acungan jempol dari Mabes Polri.

"Terima kasih jika hasil survei menyatakan Polri menjadi tiga besar lembaga negara yang dipercaya publik," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/4).

Baca Juga:

Survei Tingkat Kepercayaan, Jokowi Berada di Bawah TNI, Polri Ungguli KPK

Namun, Dedi memastikan hasil survei tak membuat Polri lupa diri. Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu berjanji Polri akan terus menjadi lebih baik agar tetap menjadi lembaga negara yang dipercaya publik dan selalu melayani masyarakat.

"Ini menjadi motivasi bagi Polri untuk terus melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat sesuai dengan program pak Kapolri yaitu Polri yang Presisi," ujar jenderal polisi bintang dua itu.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Foto: MP/Humas Polri)

Dalam survei Charta Politika itu, publik yang menyatakan percaya sebanyak 63,5 persen. Raihan ini menempatkan Polri di urutan ketiga di atas KPK.

"Polri ada di peringkat ketiga. Biasanya Polri di bawah KPK, sekarang ada di atas," ujar Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya dalam konferensi pers secara virtual (25/4).

Di peringkat pertama lembaga tinggi negara yang dipercaya publik adalah Tentara Nasional Indonesia dengan responden yang menyatakan sangat percaya sebesar 14,3 persen dan percaya sebesar 70,8 persen. Urutan kedua adalah lembaga kepresidenan merujuk sosok Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adapun, untuk tiga institusi nomor buncit ada DPR RI, DPD, dan MPR RI.

Baca Juga:

Polri Tindak Lanjuti Cuitan yang Menyebut Tsamara Amany Kadrun

Sampel survei dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), serta memperhatikan urban/rural dan proporsi antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap Provinsi.

Dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 responden, margin of error +/- 2.83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Unit sampling primer survei (PSU) ini adalah desa/kelurahan dengan jumlah sampel masing-masing 10 orang di 122 desa/kelurahan yang tersebar di Indonesia. Survei dilakukan pada tanggal 10-17 April 2022. (Knu)

Baca Juga:

Cuma dari Aset Dua Koruptor, Lelang KPK Raup Rp 3,4 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komut PT Delta Djakarta Sarman Simanjorang Mengundurkan Diri, Ada Apa?
Indonesia
Komut PT Delta Djakarta Sarman Simanjorang Mengundurkan Diri, Ada Apa?

"Maka saya harus rela melepaskan posisi saya di PT. Delta Djakarta," ucap Sarman melalui diskusi virtual, Selasa (24/8).

Menteri Agama Cek Sejumlah Fasilitas Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi
Indonesia
Menteri Agama Cek Sejumlah Fasilitas Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sempat meninjau kesiapan layanan katering untuk jemaah haji Indonesia di Madinah.

Kemenkes Tegaskan tak Ada Kebocoran Data di Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Kemenkes Tegaskan tak Ada Kebocoran Data di Aplikasi PeduliLindungi

"Diduga kebocoran ini bukan terkait dengan aplikasi eHAC yang ada di PeduliLindungi," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI Anas Ma'ruf saat diskusi virtual, Selasa (31/8).

Polda Jatim Siapkan 3 Ring Pengamanan Saat Pergantian Tahun
Indonesia
Polda Jatim Siapkan 3 Ring Pengamanan Saat Pergantian Tahun

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur mendirikan sebanyak 87 pos pengamanan (pospam) di sejumlah titik untuk mengamankan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

KPK Serukan Pejabat Tidak Gunakan Fasilitas Negara untuk Mudik Lebaran
Indonesia
KPK Serukan Pejabat Tidak Gunakan Fasilitas Negara untuk Mudik Lebaran

Plt.Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, dalam keterangan tertulis di Padang, Rabu, mengatakan, fasilitas dinas seharusnya hanya digunakan untuk kepentingan terkait kedinasan.

[HOAKS atau FAKTA] Video Kilang Minyak Rusia Dihancurkan Militer Ukraina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Video Kilang Minyak Rusia Dihancurkan Militer Ukraina

“Kilang Minyak ‘Tavrida’ milik Rusia di hancurkan oleh Militer Ukraina

Kecewa dengan KPK, Masyarakat Dirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kecewa dengan KPK, Masyarakat Dirikan Kantor Darurat Pemberantasan Korupsi

Kantor darurat ini adalah sebagai bentuk kekecewaan terhadap kinerja KPK dan pemberantasan korupsi di Indonesia saat ini.

Ketua KPU Optimistis Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 Meningkat
Indonesia
Ketua KPU Optimistis Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 Meningkat

Hasyim Asy'ari menyatakan optimistis partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 meningkat dibandingkan Pemilu 2019.

[HOAKS atau FAKTA]: NATO Kirim Kendaraan Tempur ke Ukraina
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: NATO Kirim Kendaraan Tempur ke Ukraina

Kereta juga terlihat berlogo “CN” yang merupakan logo dari Canadian National Railways Company.

Pesan Wapres Ma'ruf Amin di Hari Anak Nasional
Indonesia
Pesan Wapres Ma'ruf Amin di Hari Anak Nasional

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menyampaikan selamat selamat Hari Anak Nasional melalui video ucapan, Sabtu (23/7).