Saling Beli Produk Teman Bikin Usaha Bertahan Ilustrasi UMKM. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Promosi usaha dan saling beli produk sesama pengusaha muda, bisa menjadi salah satu cara agar usaha bisa terus bertahan dan berputar.

Ketua Umum BPP Hipmi Mardani H Maming mendorong sesama pengusaha maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), masyarakat dan lainnya, untuk saling membeli produk teman.

"Kita perlu saling membantu menghadapi pandemi COVID-19 ini, agar pertumbuhan ekonomi kembali pulih, sehingga, dapat meningkatkan pasar domestik dengan membeli jualan teman," katanya.

Baca Juga:

Gaji Staf Ahli di Perusahaan BUMN Dibatasi Rp50 Juta

Ia meyakini, saling bantu ini, bisa membuat ekonomi cepat pulih seperti semula. Beli produk temanpun, bisa meningkat daya beli tidak terlalu signifikan.

"Dengan begitu, mereka tidak akan berpikir sampai usahanya bangkrut. Paling tidak, dengan membeli produk teman, dapat membantu mereka keluar dari keterpurukan ekonomi di masa pandemi COVID-19," ujarnya.

Hipmi pun menegaskan, saling membeli dan bantu mempromosikan barang jualan teman bisa memperkuat pasar domestik dan membuat perputaran uang di antara masyarakat itu sendiri.

Ketua Hipmi
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H Maming. (Foto: Antara/Firman)

"Lebih bagus lagi jika masyarakat yang belum berjualan, ikut berjualan di tengah pandemi seperti sekarang ini, sehingga saling memiliki produk yang dapat dinikmati oleh sekitar," ungkapnya.

Dalam situasi pandemi COVID-19 pengusaha muda harus dapat menyesuaikan diri dan memiliki kreativitas untuk mempertahankan bisnis. Namun, pemerintah harus mendukung langkah adaptasi maupun usaha yang kebanyakan dilakukan UMKM untuk membantu menggerakkan roda perekonomian.

Baca Juga:

Ini 51 Kepala Daerah yang Didamprat Tito Gegara Langgar Aturan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Anies Jawab Dugaan Sabotase di Rumah Pompa Air Dukuh Atas
Indonesia
Anak Buah Anies Jawab Dugaan Sabotase di Rumah Pompa Air Dukuh Atas

Pemerintah kota administrasi Jakarta Pusat juga telah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh

Sementara itu, masih ada 76.515 orang suspek COVID-19 di Indonesia.

Update COVID-19 Rabu (22/7): 91.751 Positif, 50.261 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Rabu (22/7): 91.751 Positif, 50.261 Sembuh

Untuk total pasien sembuh hari ini sebanyak 50.261

PKS Ingatkan Anies Soal Janji Program OK-OCE
Indonesia
PKS Ingatkan Anies Soal Janji Program OK-OCE

Pandemi menjadi momentum untuk lebih menggesah program Jakprenuer sebagai salah satu janji kampanye utama Gubernur yang dulu bernama program OK-OCE.

KPK Duga Eks Bupati Kepulauan Talaud Terima Gratifikasi Rp9,5 M
Indonesia
KPK Duga Eks Bupati Kepulauan Talaud Terima Gratifikasi Rp9,5 M

Sri Wahyumi juga memerintahkan kepada para ketua pokja pengadaan barang dan jasa Kabupaten Talaud guna memenangkan rekanan tertentu

Temui KSAD Andika Perkasa, Kapolri Listyo Tekankan Soliditas dengan TNI
Indonesia
Temui KSAD Andika Perkasa, Kapolri Listyo Tekankan Soliditas dengan TNI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kampus USU Tutup Setelah Sejumlah Dosen Positif COVID-19
Indonesia
Kampus USU Tutup Setelah Sejumlah Dosen Positif COVID-19

Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) Medan melakukan penutupan (lockdown) dari seluruh kegiatan.

Selandia Baru Tetapkan Pelaku Penembakan Masjid Christchurch sebagai Entitas Teroris
Indonesia
Selandia Baru Tetapkan Pelaku Penembakan Masjid Christchurch sebagai Entitas Teroris

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah menetapkan Brenton Tarrant, pelaku serangan maut 2019 di dua masjid di Christchurch, sebagai entitas teroris.

Ditanya Keinginan Maju Capres 2024, Moeldoko: Kalau Diorbitkan Alhamdulillah
Indonesia
Ditanya Keinginan Maju Capres 2024, Moeldoko: Kalau Diorbitkan Alhamdulillah

"Kalau urusan 2024, pernah kah saya bicara tentang [Pilpres] 2024? Tidak pernah, kalau yang diorbitkan di sana, ya alhamdulillah," kata Moeldoko

Pengunjung Sidang Jiwasraya Berdempetan, Abaikan Protokol Kesehatan
Indonesia
Pengunjung Sidang Jiwasraya Berdempetan, Abaikan Protokol Kesehatan

Rencananya JPU hanya membaca satu dakwaan yang mewakili keenam dakwaan