Teknologi
Salah Gunakan Akses untuk 'Kepoin' Pengguna, 52 Karyawan Facebook Dipecat Facebook pecat puluhan karyawannya karena sudah menyalahgunakan akses (Foto: pixabay/simon)

FACEBOOK dilaporkan telah memecat 52 orang karyawannya. Hal itu dilakukan lantaran puluhan karyawan tersebut didapati menyalahgunakan akses ke data pengguna Facebook.

Para oknum karyawan Facebook itu, menggunakan akses yang dimiliki untuk mengumpulkan data pengguna lewat sistem internal Facebook. Menurut laporan dari Telegraph, mereka bisa melihat lokasi pengguna, pesan pribadi, foto yang dihapus, dan data lainnya.

Baca Juga:

Facebook dan Google akan Tinggalkan Hong Kong, Ada Apa?

Sebanyak 52 karyawan facebook didapati menyalahgunakan akses (Foto: pixabay/pexels)

Pada laporan itu dijelaskan, seorang karyawan engineer Facebook sedang berlibur bersama seorang perempuan di Eropa. Saat keduanya bertengkar perempuan itu ingin waktu sendirian, karyawan tersebut menggunakan data facebook, dan melacak kekasihnya di hotel dan mengkonfrontasi.

Sementara pada kasus lain, seorang karyawan dikabarkan menggunakan data Facebook, untuk mengetahui seorang perempuan yang disukainya secara teratur mengunjungi Dolores Park di San Fransisco. Lalu karyawan itu menggunakan informasi untuk pergi kesana dan menemukan perempuan itu bersam teman-temannya.

Kebanyakan karyawan yang menyalahgunakan informasi pribadi, merupakan karyawan laki-laki, yang mencari perempuan yang mereka suka, namun tak menemuinya secara langsung.

Seperti yang dilansir dari fox news, pemecatan itu terjadi pada 2014 dan 2015 lalu. Kepala Petugas Keamanan Facebook kala itu, Alex Stamos, dilaporkan sudah memperingati ada ratusan karyawan lainnya, yang mungkin sudah lolos dari pengawasan tanpa digetahui.

Terkait hal itu, Mark Zuckerberg sangat kecewa. Dia lantas bertanya mengata tidak ada orang lain di perusahaan yang berpikir untuk memperketat akses para karyawan pada data pengguna.

Baca Juga:

Google Meet Hadirkan Fitur Penghemat Data

Menurut laporan tersebut, Mark Zuckerberg sudah merancang sistem akses data perusahaan, dan menolak untuk mengubahnya seiring dengan pertumbuhan perusahaan.

"Dalam perjalanan sejarah Facebook ada jalan yang bisa kami ambil, keputusan yang bisa kami buat, yang akan membatasi, atau bahkan mengurangi, data pengguna yang kami kumpulkan," ujar seorang karyawan lama Facebook, seperti yang dikutip dari Fox News.

juru bicara Facebook menegaskan, bahwa perusahaan tidak memberikan toleransi penyalahgunaan akses (Foto: pixabay/simon)

Pada sebuah pernyataan, juru bicara Facebook menegaskan, bahwa perusahaan tidak memberikan toleransi penyalahgunaan, dan sudah memecat seluruh karyawan yang didapati menyalahgunakan akses data.

"Sejak 2015, kami terus memperkuat pelatihan karyawan, deteksi penyalahgunaan, dan protokol pencegahan," ujar Juru Bicara Facebook.

Juru Bicara Facebook tersebut juga menjelaskan, bahwa pihaknya terus mengurangi kebutuhan para engineer untuk mengakses sejumlah jenis data ketika mereka bekerja untuk membangun dan mendukung Facebook. (Ryn)

Baca Juga:

Mengintip Fitur Menarik yang akan Hadir di Facebook

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
8 Penonton Tewas di Konser 'Astroworld Festival' Travis Scott
ShowBiz
8 Penonton Tewas di Konser 'Astroworld Festival' Travis Scott

Konser 'Astroworld Festival' Travis Scott memakan korban jiwa.

Perkenalkan Ziggy, Teman Baru Alexa Kreasi Amazon
Fun
Perkenalkan Ziggy, Teman Baru Alexa Kreasi Amazon

Amazon memiliki produk baru yang unik.

Samsung Beri Pelatihan Coding untuk Para Guru SMA, Ini Tujuannya
Fun
Samsung Beri Pelatihan Coding untuk Para Guru SMA, Ini Tujuannya

Lewat program Samsung Innovation Campus (SIC), Samsung Electronics Indonesia memberikan sejumlah pelatihan untuk guru sekolah menengah pada sekitar 17 SMA dan SMK di Indonesia

Pengguna Twitter Kini Bisa Berbagi Cuitan di Instagram Stories
Fun
Pengguna Twitter Kini Bisa Berbagi Cuitan di Instagram Stories

Tidak perlu repot-repot mengandalkan screenshot lagi untuk berbagi cuitan di Instagram Stories.

Facebook akan Membayar untuk Konten ke Perusahaan Media di Australia
Fun
Facebook akan Membayar untuk Konten ke Perusahaan Media di Australia

News Corp belum mengungkapkan nilai kontrak tiga tahun di Australia

3 Cara BTS Menginspirasi Perubahan Baik di Dunia
ShowBiz
3 Cara BTS Menginspirasi Perubahan Baik di Dunia

Telah menginspirasi ARMY untuk ikut ambil bagian.

Nike Menggugat 'Sepatu Setan' Lil Nas X yang Mengandung Darah Manusia
Fun
Nike Menggugat 'Sepatu Setan' Lil Nas X yang Mengandung Darah Manusia

Nike menggugat karena terjadinya pencorangan nama baik.

Harga Fantastis Outfit BTS di Cover Rolling Stone
ShowBiz
Harga Fantastis Outfit BTS di Cover Rolling Stone

Cek harga outfit BTS untuk pemotretan cover majalah Rolling Stone.

Karya Bunga Gula Ultra-Realistis ini Jadi Sorotan di Internet
Fun
Karya Bunga Gula Ultra-Realistis ini Jadi Sorotan di Internet

Karya seni Bunga Ultra-realistis dari gula menjadi sorotan di internet lantaran keindahan dan kemiripannya dengan bunga asli

Apple Desain Ulang iPad Mini 6
Fun
Apple Desain Ulang iPad Mini 6

Apple iPad Mini 6 akan hadir dengan desain baru dan pilihan empat warna berbeda.