Salah Satu Pelaku Pengrusakan Nissan X-Trail Diduga Anggota Citra Bhayangkara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu. (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan pelaku perusakan mobil Nissan X-Trail di underpass Senen diduga anggota Citra Bhayangkara, namun ia belum berani memastikannya.

"Saya belum tahu statusnya jelas atau tidak nanti tanyakan kapolsek," kata Kombes Roma di Jakarta, Sabtu (10/3).

Mantan Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri ini mengaku pihaknya akan melakukan gelar perkara terkait indentifikasi video rekaman yang dibawa oleh pihak keluarga UY.

"Kita akan gelar perkara diindentifikasi video rekaman bahwa justru dia melerai atau dia menghalangi dan mencegah," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, polisi telah berhasil mengamankan beberapa orang diduga pelaku perusakan mobil Nissan X-Trail di Underpass berinisial UY (48) dan SN, J, HS, YS dan T.

Pelaku SN yang bertindak sebagai pihak yang merekam. Sedangkan satu pelaku lain berinisial UY menaiki mobil bagian atasnya dan yang lain masih dalam penyelidikan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menetapkan tersangka terhadap empat pengemudi ojek daring yang diduga terlibat perusakan mobil di Jembatan Bawah Tanah (Underpass) Senen pada Rabu (28/2) malam.

"Keempatnya diduga terlibat pengejaran dan perusakan mobil," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu di Jakarta.

Roma mengungkapkan keempat orang itu berinisial J, HS, YS dan T yang ditetapkan tersangka berdasarkan rekaman video dan keterangan sejumlah saksi.

Roma menuturkan penyidik Polres Metro Jakarta Pusat menaikkan status keempat orang itu usai menjalani pemeriksaan pada Kamis (8/3).

Sejauh ini, penyidik telah menetapkan enam tersangka karena sebelumnya telah menjadikan tersangka kepada dua pengemudi ojek daring lainnya berinisial SN dan UY.

SN dan UY diduga merusak, mengejar dan merekam aksi perusakan terhadap mobil yang ditumpangi Andrian Anton dan Anton Leonard Ayal itu.

Roma menegaskan penyidik akan mengembangkan terhadap tersangka lainnya yang terlibat aksi tersebut.

Sebelumnya, petugas Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki aksi sekelompok pengemudi ojek daring diduga merusak mobil yang ditumpangi Andrian Anton dan Anton Leonard Ayal di kawasan jembatan bawah tanah Senen pada Rabu (28/2) malam.

Berdasarkan keterangan Andrian dan Anton kepada polisi kejadian berawal saat pelapor melintasi kawasan Jalan Letjen Suprapto Cempaka Putih mengarah Senen.

Pengemudi Andrian menyembunyikan klakson sebagai isyarat melintas kepada pengendara lain karena terdapat sekelompok pengemudi ojek online di kawasan tersebut.

Menurut keterangan pelapor kepada penyidik diduga salah satu anggota ojek online itu tidak terima dengan bunyi klakson itu.

Aksi itu memancing aksi sekelompok ojek online lainnya memukul bagian depan kendaraan yang ditumpangi Andrian dan Anton.

Pelapor berusaha menambah kecepatan untuk menghindari kejaran kelompok ojek daring itu namun mobil tersebut menyerempet beberapa sepeda motor.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH