Salah Satu Komika Indonesia Dinobatkan Sebagai Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Sakdiyah Ma'ruf (Twitter/sakdiyahmaruf)

DAFTAR 100 perempuan yang dianggap paling berpengaruh dan menginspirasi di dunia tahun 2018 telah diumumkan oleh BBC 100 Woman. Menariknya ada satu komedian asal Indonesia yang masuk ke dalam daftar tersebut.

Bernama Sakdiyah Ma'ruf, perempuan berhijab itu merupakan komedian tunggal muslim pertama asal Indonesia yang menggunakan komedi sebagai cara menentang ekstrimisme Islam dan kekerasan terhadap perempuan.

1. Banjir pujian di Twitter

media sosial Sakdiyah Ma'ruf dibanjiri pujian (Instagram/dubespaul)
media sosial Sakdiyah Ma'ruf dibanjiri pujian (Instagram/dubespaul)

Kabar yang membahagiakan itu direspon oleh banyak pihak. Di akun media sosial Twitternya, Sakdiyah dibanjiri pujian. Salah satu yang mengucapkan adalah Panji Pragiwaksono, salah satu komedian berbakat Indonesia.

"UWOOOOOOO selamat @sakdiyahmaruf ! Membanggakan!," tulis Panji yang kemudian di re-tweet oleh Sakdiyah.

2. Ucapkan terima kasih ke sejumlah nama

Sakdiyah bersama suami (Twitter/sakdiyahmaruf)
Sakdiyah bersama suami (Twitter/sakdiyahmaruf)

Perempuan berusia 36 tahun itu merasa prestasi yang dimilikinya ini bukanlah hasil usahanya saja. Ada orang lain di belakangnya yang mendukung Sakdiyah. Di Twitter ia mengucapkan terima kasih ke sejumlah nama.

"Terimakasih @AntoniaMarrero @MoralCourage @IrshadManji untuk percaya pada saya sejak awal dan dengan sabar mentoring saya. Dan saya persembahkan ini untuk Anda, Toni. Percakapan kita membantu saya untuk berkembang," kata Sakidiyah.

3. Sekilas tentang Sakdiyah Ma'ruf

Sakdiyah Ma'ruf pernah ikut audisi Stand Up Komedi (Twitter/sakdiyahmaruf)
Sakdiyah Ma'ruf pernah ikut audisi Stand Up Komedi (Twitter/sakdiyahmaruf)

Bagi yang belum tahu atau lupa Sakdiyah atau akrab disapa Diyah pernah ikut kompetisi Stand Up Comedy Indonesia di Kompas TV musim pertama tahun 2011. Ia maju melalui audisi di Yogyakarta. Namanya juga tercatat sebagai komika berhijab pertama di Indonesia.

Sayangnya Sakdiyah tidak pernah maju hingga ke final. Bukan karena tereliminiasi melainkan mengundurkan dri demi melanjutkan pendidikannya. Sakdiyah juga pernah meraih penghargaan prestisius yakni Vaclav Havel International Prize for Creative Dissent 2015. Acara tersebut diadakan di Oslo, Norwegia di mana Sakdiyah meraih penghargaan untuk kategori stand up comedy.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani