Saksi dan Kuasa Hukum Merasa Perusahaan Surya Darmadi Didiskriminasi Masalah Izin Petugas Kejaksaan Agung mengawal tersangka kasus dugaan korupsi Surya Darmadi (tengah). (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Manager Legal Duta Palma Group Kantor Jakarta Yudi Prasetyo dihadirkan sebagai saksi kasus alih fungsi lahan di Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dengan terdakwa mantan Bupati Inhu Raja Thamsir Rachman dan Pemilik PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng.

Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Yudi mengungkapkan, terdapat sebanyak 309 perusahaan, termasuk PT Duta Palma Group yang tidak memiliki perizinan kehutanan tahap dua. Namun, hanya PT Duta Palma Group yang diproses secara hukum.

Baca Juga

Saksi Ungkap Perusahaan Surya Darmadi tak Wajib Bayar PNBP

"Betul pak (309 perusahaan). Di SK tahap II itu lebih dari 100 perusahaan yang mengalami sama dengan kondisi yang dialami oleh perusahaan milik dari Pak Surya Darmadi ini," ujar Yudi.

Lebih lanjut, Yudi mengaku sudah mengajukan syarat-syarat yang diminta untuk melengkapi izin kehutanan tahap dua itu untuk PT Duta Palma Group. Bahkan, perizinan tersebut sedang diproses.

"Betul sudah mengajukan pak. Karena turunan dari SK 351 tadi sekjen KLHK menyurati perushaan-perusahaan yang masuk dalam SK tahap dua untuk melengkapi berupa peta citra satelit resolusi tinggi time series 1 tahun sebelum izin diterbitkan sampai dgn November tahun 2020. Dan itu karena waktu itu saya masih di perusahaan itu sudah saya ajukan semua permohonan itu kelengkapan data itu," katanya.

Menanggapi itu, Kuasa Hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang mempertanyakan, kenapa dari 309 perusahaan itu, hanya PT Duta Palma Group yang dipermasalahkan. Dia pun menilai terjadi diskriminasi lantaran hanya Surya Darmadi yang diproses pidana.

"Nah yang jadi pertanyaan kalau ada 309 perusahaan yang tahap kedua, itu mengapa hanya PT Duta Palma yang diproses, kenapa perusahaan lain yang sama tidak diproses, ini kan menjadi pertanyaan besar, yang tadi penasihat hukum mempertanyakan kepada jaksa penuntut umum di persidangan kenapa terjadi diskriminasi, ada apa," kata dia.

Baca Juga

Surya Darmadi Didakwa Rugikan Keuangan dan Perekonomian Negara Rp 78,7 Triliun

Padahal, kata saksi lainnya yakni, Mantan Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta, area perkebunan perusahaannya sudah dilengkapi penitipan anak, rumah ibadah, juga klinik. Sehingga, tidak ada konflik apapun antara warga, karyawan perkebunan maupun perusahaan. Fasilitas disebut juga bisa dimanfaatkan warga sekitar perkebunan sawit.

Ia menyebut, demonstrasi terakhir terjadi di era 1999 hingga 2000-an. “Tapi saat itu bukan cuma kita, hampir semua perusahan ada demo. Itu kan aspirasi masyarakat, sudah kita sikapi dan dilakukan penyelesaian-penyelesaian ke desa-desa setempat,” tuturnya dalam sidang.

Suheri bahkan membawa surat bukti perdamaian dengan warga untuk diperlihatkan ke majelis hakim. “Kesepakatan penyelesaian terakhir itu tahun 2002, masyarakat tidak menuntut apapun juga, sejak itu tidak ada gejolak,” kata dia.

Adapun, Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung mendakwa bos PT Duta Palma Group/Darmex Group Surya Darmadi merugikan negara hingga triliunan rupiah dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit.

Dalam surat dakwaan disebutkan Surya Darmadi merugikan Rp 4.798.706.951.640 (Rp 4 triliun) dan US$7.885.857,36 serta perekonomian negara sebesar Rp 73.920.690.300.000 (Rp 73 triliun)

“Telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan Raja Thamsir Rachman secara melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” kata jaksa saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/9).

Jaksa mendakwa Surya memperkaya diri sendiri sejumlah Rp 7.593.068.204.327 (Rp7 triliun) dan US$7.885.857,36. Perbuatannnya itu, kata jaksa merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. (Pon)

Baca Juga

Kuasa Hukum Nilai Surya Darmadi Dikriminalisasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Libur Nyepi, 31 Ribu Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan dan Borobudur
Indonesia
Libur Nyepi, 31 Ribu Wisatawan Kunjungi Candi Prambanan dan Borobudur

Kunjungan wisata ke Candi Borobudur dan Prambanan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah meningkat selama libur Nyepi pekan lalu.

Istri Sambo Sebut Tak Pernah Jadikan Brigadir Yosua sebagai Kepala Rumah Tangga
Indonesia
Istri Sambo Sebut Tak Pernah Jadikan Brigadir Yosua sebagai Kepala Rumah Tangga

Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi, mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjadikan Yosua sebagai kepala rumah tangga (karungga) di kediaman Ferdy Sambo.

Gubernur Sevastopol Klaim Tewaskan Panglima Armada Laut Hitam Rusia
Dunia
Gubernur Sevastopol Klaim Tewaskan Panglima Armada Laut Hitam Rusia

Gubernur sevastopol mengklaim bahwa salah satu panglima angkatan laut senior Armada Laut Hitam Rusia tewas dalam perang di wilayah berbatasan dengan Laut Hitam tersebut.

Surya Paloh Mendadak Bertemu Jokowi di Istana Kemarin
Indonesia
Surya Paloh Mendadak Bertemu Jokowi di Istana Kemarin

Kabar ini dibenarkan oleh Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni

Pelaku Minta Maaf Setelah Akui Mencuri Cokelat dan Sampo di Alfamart
Indonesia
Pelaku Minta Maaf Setelah Akui Mencuri Cokelat dan Sampo di Alfamart

Kasus pencurian cokelat di minimarker Alfamart menyita perhatian publik.

Modus Baru Sindikat Sabu Malaysia Gunakan Pengedar Emak-Emak
Indonesia
Modus Baru Sindikat Sabu Malaysia Gunakan Pengedar Emak-Emak

Pengembangan dilakukan setelah penyidik menangkap tiga tersangka pengedar sabu jaringan internasional dari Malaysia

Wapres Cek Relokasi Sirnagalih Buat Korban Gempa Cianjur
Indonesia
Wapres Cek Relokasi Sirnagalih Buat Korban Gempa Cianjur

Wapres memberikan santunan ahli waris secara simbolis kepada ahli waris korban meninggal dunia sejumlah 480 Kepala Keluarga

Tarif Bus DAMRI akan Naik 20 Persen
Indonesia
Tarif Bus DAMRI akan Naik 20 Persen

Hal ini merupakan imbas dari penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Daftar Petinggi PSI yang Mundur, 2 Dukung Anies
Indonesia
Daftar Petinggi PSI yang Mundur, 2 Dukung Anies

Mereka memlih keluar karena sudah tak sejalan dengan visi misi partai.

Indonesia Jauh dari Resesi Global dengan Kinerja Ekonomi Triwulan III
Indonesia
Indonesia Jauh dari Resesi Global dengan Kinerja Ekonomi Triwulan III

Triwulan III-2022 akan dapat menjadi bekal yang cukup kuat untuk menghadapi potensi resesi global di tahun 2023.