Saksi Akui Eks Wagub Banten Rano Karno Terima Uang Terkait Proyek Alkes Mantan Kadinkes Banten Djadja Buddy Suhardja dalam sidang lanjutan perkara korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (6/1). Foto: M

MerahPutih.com - Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Djadja Buddy Suhardja, mengaku menyerahkan uang sekitar Rp 700 juta kepada Rano Karno. Menurutnya, uang kepada Rano yang saat itu masih menjabat Wakil Gubernur Banten diberikan secara bertahap.

Hal itu diungkap Djadja dalam sidang lanjutan perkara korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/1).

Baca Juga

Rano Karno Disebut Terima Uang Korupsi Proyek Alkes Sebesar Rp700 Juta

Mulanya, jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Roy Riadi mengonfirmasi terkait dakwaan Jaksa KPK kepada Djadja. Dalam dakwaan itu Rano disebut menerima uang Rp 700 juta.

"Terkait dakwaan kami (Jaksa KPK) ada Pak Rano, berapa anda berikan?," tanya Jaksa Roy kepada Djadja.

"700 (juta) an lah pak. Sampai lima kali nggak salah. Ada saya langsung ke rumahnya dan kantornya," jawab Djadja.

Diduga kuat penerimaan uang dalam kurun waktu tahun 2012 itu terkait proyek pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Awalnya, jaksa KPK mengonfirmasi berita acara pemeriksaan (BAP) Djadja.

Dalam BAP, Djaja mengaku menyerahkan uang kepada sejumlah orang termasuk Rano Karno. Djadja menyebut pemberian kepada Rano sebesar 0,5 persen dari nilai proyek di Dinas Kesehatan Banten.

Anggota DPR dari PDI Perjuangan Rano Karno (MP/Rizki Fitrianto)

"Kalau tidak salah satu tahun bulan berbeda. Tahun 2012 katanya Pak Rano sudah ketemu Pak Wawan di Ritz Charlton," ungkap Djaja.

Dalam BAP, Djadja menjelaskan bahwa ia beberapa kali dihubungi oleh Yadi, yang merupakan ajudan Rano Karno. Permintaan uang oleh Yadi kemudian ditindaklanjuti oleh Djadja.

Kata Djaja, ia empat kali memberikan uang kepada Rano, yang masing-masing pemberian sebesar Rp 50 juta. Selain itu, terdapat pemberian sebesar Rp 150 juta dan Rp 350 juta, yang total seluruhnya lebih dari Rp 700 juta.

"Iya pak (setiap pemberian dihubungi Yadi). Saya selalu bersama-sama (saat pemberian uang), sama ajudan dan sopir," tutur Djadja.

Baca Juga

Amien Rais Disebut Terima Rp600 Juta dari Dana Alkes

Jakasa penuntut umum (JPU) pada KPK sebelumnya mendakwa Wawan melakukan korupsi pengadaan alat kesehatan rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada Dinas Kesehatan Provinsi Banten APBD tahun anggaran 2012 dan APBD-P TA 2012.

Wawan juga didakwa melakukan korupsi bersama staf PT Balipasific Pragama (PT BPP) Dadang Prijatna dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan alkes Puskesmas Kota Tangerang Selatan Mamak Jamaksari yang telah divonis bersalah dalam perkara ini. Wawan selain itu juga didakwa melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Segel 18 Apartemen Milik Benny Tjokro Terkait Kasus Asabri
Indonesia
Kejagung Segel 18 Apartemen Milik Benny Tjokro Terkait Kasus Asabri

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan penyitaan belasan unit kamar Apartmen South Hill milik tersangka Benny Tjokrosaputro terkait korupsi PT Asabri.

[HOAKS ATAU FAKTA]: Demi Jokowi, Uni Emirat Arab Bakal Bangun Masjid di Solo
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Demi Jokowi, Uni Emirat Arab Bakal Bangun Masjid di Solo

Akun Facebook Hariyanto membagikan unggahan gambar sebuah masjid beserta narasi ke grup SEGAN pada Rabu (21/10) kemarin.

7 Daerah Kekurangan Duit Buat Pemungutan Suara Ulang Pilkada
Indonesia
7 Daerah Kekurangan Duit Buat Pemungutan Suara Ulang Pilkada

9 daerah lainnya telah memiliki anggaran yang cukup untuk melaksanakan PSU karena memiliki anggaran yang berasal dari sisa hasil efisiensi.

Bagyo Janji Rangkul Anak Jokowi Jika Menang Pilwalkot Solo
Indonesia
Bagyo Janji Rangkul Anak Jokowi Jika Menang Pilwalkot Solo

Saya berjuang untuk rakyat dengan maju jalur independen untuk mengayomi dan menegakkan keadilan

Perpanjang PSBB Diharapkan Bisa Hindari Penyebaran COVID-19 di Pengungsian
Indonesia
Perpanjang PSBB Diharapkan Bisa Hindari Penyebaran COVID-19 di Pengungsian

Tantangan untuk mempertahankan laju penurunan kasus aktif ini bertambah ketika hujan ekstrem yang melanda Jabodetabek dalam beberapa hari belakangan dan menyebabkan genangan.

Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Bakal Gabung
Indonesia
Gojek dan Tokopedia Dikabarkan Bakal Gabung

Sampai berita ini diturunkan petinggi kedua perusahaan tersebut masih belum memberikan pernyataan terkait rencana penggabungan ini.

KRI Kakap-881 Disiagakan di Teluk Manado
Indonesia
KRI Kakap-881 Disiagakan di Teluk Manado

Salah satu unsur kapal perang di jajaran Pangkalan Utama TNI AL VIII/Manado, yakni KRI Kakap-811, disiagakan di perairan Teluk Manado, Sulawesi Utara, Selasa (8/12).

LRT Jabodebek Ditargetkan Angkut 580 Ribu Penumpang Per Hari
Indonesia
LRT Jabodebek Ditargetkan Angkut 580 Ribu Penumpang Per Hari

Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) diprediksi bisa mengangkut hingga 580 ribu penumpang per hari pada tahap awal.

Mahasiswa Papua APN Dukung Perdamaian di Bumi Cendrawasih
Indonesia
Mahasiswa Papua APN Dukung Perdamaian di Bumi Cendrawasih

Koordinator deklarasi, Musa Matias Rumere (20) menegaskan aksi itu digelar atas nama internal mahasiswa APN Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah bukan dari mahasiswa Papua di Soloraya. Dengan demikian, ia berharap persoalan bisa dipahami dengan baik.

Tiongkok Kembali Kirim Bahan Baku Vaksin ke Indonesia
Indonesia
Tiongkok Kembali Kirim Bahan Baku Vaksin ke Indonesia

Hingga saat ini, vaksin yang sudah ada di Indonesia berjumlah 28 juta dosis vaksin dan calon vaksin.