Saksi Akui Afiliasi Swasta Dengan Direksi Jiwasraya Hanya Dugaan Sidang lanjutan kasus Jiwasraya (Ist)

Merahputih.com - Mantan Bagian Pengembangan Dana PT Asuransi Jiwasraya (Persero) periode 2008-2011, Lusiana mengaku afiliasi swasta dengan Direksi Jiwasraya hanya dugaan semata.

Hal ini disampaikan Lusiana menanggapi pertanyaan penasehat hukum Mantan Direksi PT Asuransi Jiwasraya periode 2008-2018, Dion Pongkor dalam sidang lanjutan kasus Jiwasraya yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pada Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Jakarta Pusat, Rabu (8/7).

Baca Juga

Saksi Ungkap Eks Dirkeu Jiwasraya Pernah Beli Saham Anak Perusahaan Bakrie Group

Dalam sidang lanjutan kasus Perkara Pidana Nomor : 33/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Jkt.Ps ini, Lusiana adalah saksi fakta yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dugaan afiliasi antara Harry Prasetyo dengan PT M Trus, PT TFI, PT Kharisma dan PT Dhanawibawa Manajemen Investasi dengan Heru Hidayat masuk dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Namun saksi Lusiana tidak memberikan jawaban yang jelas soal afiliasi antara pihak swasta dengan Direksi Jiwasraya. Bahkan saat penasehat hukum Dion Pongkor mencecar saksi terkait afiliasi swasta dan direksi, Lusiana berdalih hanya menduga saja.

“Saya hanya menduga saja. Saya tidak tahu. Saya bicara dengan atasan saya. Ketita saya tanya saham-saham itu, tentang pak Djoko, pak Sahmirwan menyebut Heru Hidayat. Saya tidak tahu, apakah keceplosan,” ujarnya.

“Karena saya tidak mendapatkan penjelasan lebih detail, saya menduga, ada afiliasi. Kemudian ketika pak Joko selalu hadir dalam rapat, akhirnya dugaan saya ada afiliasi mendekati kenyataan. Tetapi, pastinya ada afiliasi atau tidak, saya tidak tahu,” jawabnya.

Logo Jiwasraya (Antara)

Pengacara Dion lalu bertanya kepada Lusiana soal bentuk nyata afiliasi itu. Namun, Lusiana kembali menjawab tidak tau dan hanya menduga saja. “Kalau tidak tahu, ya bilang tidak tahu. Jangan menduga-duga,” jelas Dion Pongkor.

Pernyataan seputar adanya afiliasi antara swasta dan direksi disampaikan Dion Pongkor lantaran dalam BAP, saksi Lusiana menyebut banyak sekali afiliasi dalam kasus Jiwasraya ini. Hal ini tegas Dion Pongkor menyudutkan kliennya.

“Jawabanya duga-duga semua. Dan ini merugikan klien kami,” sergah Dion.

Selain soal dugaan afiliasi antara swasta dan Direksi Jiwasraya, saksi Lusiana juga ditanya soal dugaan titipan Manager Investasi (MI) pada saat penentuan pengelolaan produk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) Jiwasraya.

Namun saksi Lusiana menegaskan, tidak ada titipan dalam penentuan pengelolaan produk RDPT Jiwasraya. Lazimnya, pemilihan MI dilakukan melalui proses beauty contest. “Tidak ada titipan memenangkan MI saat penentuan RDPT. Demikian juga saat penentuan Kontrak Pengelolaan Dana (KPD), tidak ada intervensi,” jelas Lusiana.

Dion mengaku kualitas saksi ini sangat diragukan karena berisi asumsi. “Saksi lebih banyak mengaku tidak tahu dan hanya membuat kesimpulan sendiri,” tegas Dion.

Baca Juga

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Jiwasraya

Sempat terjadi perdebatan antara JPU dengan kuasa hukum saat tim kuasa hukum mencecar Lusiana dengan sejumlah pertanyaan terkait isi BAP. Menurut JPU, pertanyaan kuasa hukum menyudutkan saksi.

Namun penasehat hukum mengatakan pertanyaan itu disampaikan untuk membuktikan dakwaan. Apalagi, saksi lebih banyak menjawab tidak tahu. “Jadi, kami ingin membuktikan bahwa apa yang dituduhkan tidak benar,” tegas Dion. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pastikan Penyaluran Logistik, Mensos Risma Kembali Kunjungi NTT
Indonesia
Pastikan Penyaluran Logistik, Mensos Risma Kembali Kunjungi NTT

Risma bakal menyalurkan dan memastikan logistik untuk warga terdampak bencana tersalurkan.

Jokowi Besok Salat Idul Adha di Bogor, Istana: Salatnya Intern
Indonesia
Jokowi Besok Salat Idul Adha di Bogor, Istana: Salatnya Intern

Presiden sudah menyerahkan hewan kurban ke semua provinsi

Benyamin Davnie Jadi Sasaran Kritik saat Debat Cawalkot Tangsel
Indonesia
Benyamin Davnie Jadi Sasaran Kritik saat Debat Cawalkot Tangsel

Menurut Benyamin, dia sebagai calon petahana sudah berupaya mengatasi pandemi COVID-19 di Tangsel secara maksimal.

Pinangki Segera Duduk di Kursi Pesakitan, Ini Sederet Pasal yang Didakwakan Kepadanya
Indonesia
Pinangki Segera Duduk di Kursi Pesakitan, Ini Sederet Pasal yang Didakwakan Kepadanya

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan

Polisi Segera Selidiki Klaim Hadi Pranoto soal Obat COVID-19
Indonesia
Polisi Segera Selidiki Klaim Hadi Pranoto soal Obat COVID-19

Kepolisian mengaku pihaknya masih mengecek dan menunggu laporan masyarakat khususnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang meragukan ucapkan Hadi.

Pidato Lengkap Jengkelnya Jokowi Pada Menteri Saat Rapat Kabinet
Indonesia
Pidato Lengkap Jengkelnya Jokowi Pada Menteri Saat Rapat Kabinet

Saya lihat masih banyak kita yang menganggap ini normal. Lha kalau saya lihat bapak ibu dan sudara-saudara masih melihat ini sebagai masih normal, berbahaya sekali.

TransJakarta Hadirkan JAK 88 Tanjung Priok - Ancol Barat
Indonesia
TransJakarta Hadirkan JAK 88 Tanjung Priok - Ancol Barat

Di sepanjang rute terdapat sekitar 60 titik pemberhentian bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanannya baik untuk pulang maupun pergi.

Solusi Jokowi Atasi Kekurangan Dokter di Tengah Pagebluk COVID-19
Indonesia
Solusi Jokowi Atasi Kekurangan Dokter di Tengah Pagebluk COVID-19

Akan diberikan prioritas kepada tenaga dokter sehingga bisa praktik langsung di lapangan

Begini Kronologi Relawan Vaksin COVID-19 Terpapar Virus Corona
Indonesia
Begini Kronologi Relawan Vaksin COVID-19 Terpapar Virus Corona

Relawan tersebut pergi ke luar kota setelah mendapatkan suntikan.

Jokowi Minta PPKM Dilakukan dengan Pendekatan Berbasis Mikro
Indonesia
Jokowi Minta PPKM Dilakukan dengan Pendekatan Berbasis Mikro

Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam penegakan hukum