Sakit Diabetes, Irwandi Minta Fasilitas Penyimpanan Obat Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan pascaterjaring operasi tangkap tangan (OTT), di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7/2018). - ANTARA/Reno Esnir

MerahPutih.com - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf mengeluh sakit saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/1). Ia mengatakan bahwa gula darahnya naik 250.

"Saat dimulai sidang, kami (PH) juga sudah memberitahukan kepada Majelis Hakim tentang kondisi klien kami," kata Sirra Prayuna kepada wartawan.

Melihat kondisi tersebut, majelis hakim menanyakan langsung kepada mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut apakah bisa melanjutkan sidang atau tidak. Sidang pun akhirnya dimulai dengan agenda pembuktian dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK dengan menghadirkan tiga orang sebagai saksi.

Sidang lanjutan Irwandi Yusuf di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (14/1)

Tetapi, belum lama sidang dimulai, Irwandi melemparkan bendera putih atau menyatakan tidak sanggup meneruskan sidang. Akhirnya, majelis hakim memutuskan sidang ditunda.

"Pemeriksaan saksi tadi jaksa juga belum selesai, PH juga belum, majelis (hakim) juga belum menyampaikan pertanyaan," ungkapnya.

Majelis hakim menunda sidang korupsi program pembangunan dari DOKA tahun 2018 pada pekan depan.

Selain penundaan sidang, Irwandi juga meminta agar diberikan fasilitas untuk penyakitnya. Sebab menurutnya, obat Irwandi tidak bisa betahan lama jika tidak disimpan didalam termos pendingin tempat penyimpanan.

"Jadi semacam termos pendingin untuk obat gula darahnya (insulin)," terang Sirra. (Pon)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH