Kuliner

Amazake, Sake Super untuk Kesehatan

Leonard Leonard - Sabtu, 22 Agustus 2020
Amazake, Sake Super untuk Kesehatan

Amazake dicari karena manfaat kesehatan. (Foto: welovejapanesefood)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MINUMAN sake nonalkohol telah lama jadi minuman kesayangan warga Jepang. 'Minuman super', demikian panggilan sayang untuk amazake. Sake nonalkohol itu dipercaya mengandung begitu banyak kualitas yang dicari orang dalam minuman. Layaknya khasiat kombucha.

Namun, kebanyakan orang di luar Jepang bahkan belum pernah mendengarnya apalagi mengonsumsinya. Dilansir USA Today, koji amazake dibuat pabrik sake. Minuman ini hanya mengandung tiga bahan: nasi, koji (fungi yang digunakan dalam makanan fermentasi Jepang lainnya seperti kecap dan miso), dan air. Sayangnya, umur penyimpan minuman sehat ini amat pendek. Akibtanya, amazake jarang diekspor.

Baca juga:

Minuman Gin ini Dibuat oleh Istana Buckingham

1
Terbuat dari nasi, koji, dan air. (Foto: onegreenplanet)

Dalam proses pembuatan sake biasa, beras difermentasi dengan koji, kemudian campuran tersebut digabungkan dengan ragi dan nasi kukus untuk memulai fermentasi alkohol. Namun, amazake ialah minuman yang dihasilkan setelah melalui fermentasi pertama. Hasilnya ialah minuman kental agak manis mirip santan yang gurih. Amazake dapat disajikan panas atau dingin, diolah untuk tekstur yang lebih kaya, atau diencerkan dengan air tambahan.

Sebutan untuk minuman fermentasi ini pertama kali ditemukan dalam teks yang berasal dari tahun 720. Menurut Shoko Baba dari Hakkaisan Brewery, amazake secara tradisional dibuat di musim panas. Produksi sake berlangsung di musim gugur dan musim dingin. Pabrik menggunakan waktu henti untuk membuat minuman sederhana yang dijual di bulan-bulan yang lambat.

Pada zaman Edo (1603-1868), pemerintah menganggap minuman ini sebagai sumber energi yang penting dan mengendalikan harga sehingga terjangkau oleh mayoritas penduduk. Ada juga versi lain dari amazake yang diproduksi selama musim pembuatan sake. Minuman itu dibuat dengan sake lees (sisa ragi), beras dan air, dan mengandung sedikit alkohol serta tambahan gula untuk perasa.

Baca juga:

Wow! Sebotol Cognac Terjual Rp2,1 Miliar

2
Dapat disajikan panas maupun dingin. (Foto: matcha-jp)

Saat ini, koji amazake dikonsumsi sepanjang tahun, sebagian besar oleh orang-orang yang mencoba memanfaatkan khasiatnya. Perempuan Jepang mengonsumsi amazake sebagai bagian dari perawatan kecantikan mereka. Vitamin B kompleks dan asam amino di dalamnya menyehatkan rambut dan kuku, dan sifat antioksidannya berkontribusi pada kulit yang lebih halus.

Bagi yang tidak menyukai produk susu, amazake memberikan banyak manfaat probiotik yang sama seperti yogurt. Dilaporkan, amazake berkontribusi pada kesehatan pencernaan yang lebih baik secara keseluruhan.

Glukosa, sumber energi, merupakan senyawa kunci dalam minuman ini. Baba merekomendasikan untuk mengonsumsinya di pagi hari. Para atlet secara teratur meminum minuman ini sebelum dan sesudah latihan. Vitamin B5 di dalamnya mengurangi stres dan beberapa orang mengklaim vitamin B5 membantu menurunkan berat badan.

Bagi banyak orang, konsumsi amazake membuat hari mereka berputar penuh. Tidak mengherankan jika amazake kemudian disebut 'cairan infus yang dapat diminum'.(lgi)

Baca juga:

Jepang Bangun Jet Tempur untuk Hadapi Korut dan Tiongkok

#Kuliner #Jepang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Gol kemenangan yang ditunggu akhirnya lahir pada masa injury time, atau menit ke-95. Gabriel Martinelli, yang masuk sebagai pemain pengganti, berdiri bebas menerima umpan Bruno Guimaraes di dalam kotak penalti.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Terhenti di 32 Besar, Dikalahkan Brasil Dengan Skor 2-1 di Menit Akhir
Dunia
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Sistem AI saat ini fokus mengevaluasi resiko tumbang pohon zelkova dan sakura
Wisnu Cipto - Selasa, 30 Juni 2026
Teknologi AI Jadi Solusi Deteksi Risiko Tumbang Pohon Sakura Tua di Jepang
Olahraga
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Brasil vs Jepang akan berlangsung sengit hingga akhir. Keduanya sama-sama memiliki taktik dan permainan yang baik.
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Waspadai Samurai Biru di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Olahraga
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Pengalaman bek gaek berusia 39 tahun, Yuto Nagatomo, menjadi mentor krusial meredam agresivitas penyerang sayap Brasil
Angga Yudha Pratama - Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Samurai Biru Butuh Keajaiban, Juru Selamat Lini Serang Samba Datang
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Olahraga
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Jepang menyelesaikan fase grup dengan lima poin hasil satu kemenangan dan dua hasil imbang
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Olahraga
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Jepang menghadapi Swedia di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Duel ini mengingatkan pada “Mukjizat Berlin” 90 tahun silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Laga Terakhir Grup Jepang Vs Swedia: Reka Ulang Romantisme Mukjizat Berlin 1939
Olahraga
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Jepang menatap laga penuh percaya diri setelah berhasil menahan imbang raksasa Eropa, Belanda, lewat skor 2-2
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
Tunisia vs Jepang: Samurai Biru Diprediksi Gulung Elang Kartago, Laga ke-1000 Piala Dunia Bakal Jadi Saksi Pembantaian?
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Bagikan