Amazake, Sake Super untuk Kesehatan Amazake dicari karena manfaat kesehatan. (Foto: welovejapanesefood)

MINUMAN sake nonalkohol telah lama jadi minuman kesayangan warga Jepang. 'Minuman super', demikian panggilan sayang untuk amazake. Sake nonalkohol itu dipercaya mengandung begitu banyak kualitas yang dicari orang dalam minuman. Layaknya khasiat kombucha.

Namun, kebanyakan orang di luar Jepang bahkan belum pernah mendengarnya apalagi mengonsumsinya. Dilansir USA Today, koji amazake dibuat pabrik sake. Minuman ini hanya mengandung tiga bahan: nasi, koji (fungi yang digunakan dalam makanan fermentasi Jepang lainnya seperti kecap dan miso), dan air. Sayangnya, umur penyimpan minuman sehat ini amat pendek. Akibtanya, amazake jarang diekspor.

Baca juga:

Minuman Gin ini Dibuat oleh Istana Buckingham

1
Terbuat dari nasi, koji, dan air. (Foto: onegreenplanet)

Dalam proses pembuatan sake biasa, beras difermentasi dengan koji, kemudian campuran tersebut digabungkan dengan ragi dan nasi kukus untuk memulai fermentasi alkohol. Namun, amazake ialah minuman yang dihasilkan setelah melalui fermentasi pertama. Hasilnya ialah minuman kental agak manis mirip santan yang gurih. Amazake dapat disajikan panas atau dingin, diolah untuk tekstur yang lebih kaya, atau diencerkan dengan air tambahan.

Sebutan untuk minuman fermentasi ini pertama kali ditemukan dalam teks yang berasal dari tahun 720. Menurut Shoko Baba dari Hakkaisan Brewery, amazake secara tradisional dibuat di musim panas. Produksi sake berlangsung di musim gugur dan musim dingin. Pabrik menggunakan waktu henti untuk membuat minuman sederhana yang dijual di bulan-bulan yang lambat.

Pada zaman Edo (1603-1868), pemerintah menganggap minuman ini sebagai sumber energi yang penting dan mengendalikan harga sehingga terjangkau oleh mayoritas penduduk. Ada juga versi lain dari amazake yang diproduksi selama musim pembuatan sake. Minuman itu dibuat dengan sake lees (sisa ragi), beras dan air, dan mengandung sedikit alkohol serta tambahan gula untuk perasa.

Baca juga:

Wow! Sebotol Cognac Terjual Rp2,1 Miliar

2
Dapat disajikan panas maupun dingin. (Foto: matcha-jp)

Saat ini, koji amazake dikonsumsi sepanjang tahun, sebagian besar oleh orang-orang yang mencoba memanfaatkan khasiatnya. Perempuan Jepang mengonsumsi amazake sebagai bagian dari perawatan kecantikan mereka. Vitamin B kompleks dan asam amino di dalamnya menyehatkan rambut dan kuku, dan sifat antioksidannya berkontribusi pada kulit yang lebih halus.

Bagi yang tidak menyukai produk susu, amazake memberikan banyak manfaat probiotik yang sama seperti yogurt. Dilaporkan, amazake berkontribusi pada kesehatan pencernaan yang lebih baik secara keseluruhan.

Glukosa, sumber energi, merupakan senyawa kunci dalam minuman ini. Baba merekomendasikan untuk mengonsumsinya di pagi hari. Para atlet secara teratur meminum minuman ini sebelum dan sesudah latihan. Vitamin B5 di dalamnya mengurangi stres dan beberapa orang mengklaim vitamin B5 membantu menurunkan berat badan.

Bagi banyak orang, konsumsi amazake membuat hari mereka berputar penuh. Tidak mengherankan jika amazake kemudian disebut 'cairan infus yang dapat diminum'.(lgi)

Baca juga:

Jepang Bangun Jet Tempur untuk Hadapi Korut dan Tiongkok

Kredit : leonard

Tags Artikel Ini

Leonard

LAINNYA DARI MERAH PUTIH