Saipul Jamil Hidup Nyaman di Penjara Saipul Jamil usai menjalani sidang, Rabu (5/7). (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Kehidupan di balik jeruji besi terdengar menyeramkan dan kejam. Bagaimana tidak, penjara dihuni oleh para pelaku kejahatan dan tentunya menghuni sel tidak senyaman di rumah. Namun, Saipul Jamil menepis hal tersebut. Kehidupan penjara malah dianggap nyaman bagi mantan suami Dewi Persik ini.

Saipul Jamil dijatuhi vonis hukuman penjara selama 5 tahun untuk kasus pencabulan anak laki-laki di bawah umur. Menjalani hidup di balik jeruji besi, Saipul menceritakan sedikit keadaannya. Ia mengaku dikelompokkan dengan warga binaan yang merupakan pelaku kriminal.

"Masing-masing warga binaan itu dikelompokkan. Kriminal bloknya dengan kriminal. Terus, narkoba dengan narkoba, jadi bloknya enggak digabung. Ada teroris juga, tapi dipisah. Kalau saya sama kriminal," ungkap Saipul usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/7).

Meskipun begitu, pria yang juga pernah menjadi juri acara "Dangdut Academy" ini mengaku menjalani hidup yang nyaman di penjara. Bagi Saipul, kehidupan di penjara justru aman. Waktu tidur terjaga dan makan pun teratur.

"Yang jelas di lapas itu aman. Enggak mungkin kalau di lapas enggak aman. Tidur aja dijagain. Jadi kalau ada gosip di penjara enggak aman, itu bohong," papar Saipul saat diwawancarai para wartawan.

Akan tetapi, tetap saja kebebasan merupakan hal yang tidak tergantikan. Rumah menjadi tempat ternyaman bagi setiap orang, demikian pula penyanyi dangdut 36 tahun itu. Saipul mengatakan, di rumah tetap lebih enak daripada di penjara.

Selain itu, Saipul juga merasa nyaman karena mendapatkan makanan enak di penjara. Makanan favoritnya di penjara, yaitu nasi cadok. Ia menyukai makanan tersebut karena sangat menyehatkan.

"Nasi cadok itu lebih enak dari nasi padang. Pokoknya antikolestrol deh. Sehat semua isinya. Kalo mau coba silakan jadi warga penjara dulu. Hahaha," tutup Saipul sambil bercanda.

Baca juga artikel Saipul Jamil lainnya Mantan Pacar Jadi Saksi, Saipul Jamil Bernyanyi.



Ikhsan Digdo