Safari Politik AHY tak Lepas dari Nafsu Politik Menuju 2024 Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: MP/Instagram.com/AHY)

MerahPutih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai, safari politik yang dilakukan oleh Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa saja dibaca dalam dua perspektif. Teranyar AHY menemui Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

Wempy menjelaskan, kunjungan ini dalam rangka membangun komunikasi politik terkait dengan momentum yang terdekat yakni pilkada 9 Desember 2020.

Baca Juga

Harlah Pancasila, AHY Soroti Ancaman Terhadap Jurnalis dan Akademisi di Indonesia

"Kita tahu bahwa dalam pilkada setiap partai akan membangun koalisi terutama bagi daerah yang mana partai Golkar maupun Demokrat tidak bisa mengusung sendiri karena keterbatasan jumlah kursi DPRD atau perolehan suara pada pileg 2019 yang lalu," jelas Wempy kepada MerahPutih.com di Jakarta, Minggu (28/6)

Sementara yang kedua, bisa saja pertemuan ini menjadi komunikasi awal dalam rangka membangun kekuatan atau poros baru menuju pilpres 2024.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kedua kanan) saat berkunjung ke kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Kamis malam (25/6/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kedua kanan) saat berkunjung ke kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat, Kamis malam (25/6/2020). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Sebab kedua ketua partai mempunyai peluang untuk bisa maju dalam pilpres yang akan datang. Apalagi Jokowi sudah tidak akan maju lagi karena sudah dua periode. Oleh sebab itu, memberi peluang yang besar bagi partai-partai untuk memunculkan figurnya.

Baca Juga

Datangi Parpol Pendukung Jokowi, AHY Dinilai Tengah Cari Panggung

"Kalau kedua partai ini serius membangun koalisi pada pilkada hingga pilpres 2024, maka tentu kita bisa baca bahwa bisa akan muncul poros baru dalam pilpres yang datang dengan konfigurasi Airlangga-AHY sebagai Capres dan Cawapres," jelas Wempy.

Wempy yakin, langkah AHY melakukan safari politik kepada semua parpol pemerintah bisa saja bahwa ini bagian dari memohon restu untuk masuk dalam koalisi pemerintah.

"Hal tersebut pernah dilakukan oleh Ketum Gerindra Prabowo Subianto ketika mau masuk dalam kabinet Jokowi-Amin," imbuh Direktur Indo Polling Network ini.

Wempy melihat, peluang Demokrat masuk koalisi Jokowi sangat sulit. Sebab, kalau Demokrat mau masuk dalam koalisi pemerintah mesti sedari awal sejak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan komunikasi secara langsung dengan Jokowi. Namun hal tersebut gagal.

Baca Juga

AHY: New Normal Berpotensi Bikin Ekonomi Buntung

Bisa saja menjelang berakhirnya masa jabatan kabinet Jokowi-Amin dan ada perombakan kabinet, maka bisa saja Demokrat masuk dalam koalisi pemerintah.

"Tapi dengan catatan bahwa Demokrat mesti sejalan dengan partai atau capres dan cawapres yang didukung oleh koalisi yang dibangun Pak Jokowi dan PDIP.," terang Wempy. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Bandung Belajar Kelola Sampah ke Balikpapan
Indonesia
Pemkot Bandung Belajar Kelola Sampah ke Balikpapan

Yana Mulyana menerangkan, Kota Balikpapan dipilih lantaran dikabarkan terbaik dalam penanganan sampah. Sehingga Pemkot Bandung ingin mereplikasinya.

Megawati Senang Pernyataannya 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Pro Kontra
Indonesia
Megawati Senang Pernyataannya 'Milenial Jangan Dimanja' Jadi Pro Kontra

Menurut Megawati, banyak kalangan milenial yang sukses karena berprofesi sebagai pengusaha

Jaksa Agung dan Menkumham Diminta Tiru Kapolri Sikat Anak Buah yang 'Bermain' di Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Agung dan Menkumham Diminta Tiru Kapolri Sikat Anak Buah yang 'Bermain' di Kasus Djoko Tjandra

Hal ini menjadi kasus yang sangat memalukan dunia penegakkan hukum Indonesia

Banjir Terjang Gorontalo Utara
Indonesia
Banjir Terjang Gorontalo Utara

TNI menerjunkan sejumlah personel di wilayah banjir, diantaranya di Kecamatan Kwandang dan Tomilito.

Pemerintah Disarankan Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Akhir Tahun
Indonesia
Pemerintah Disarankan Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh Hingga Akhir Tahun

"Lebih baik PJJ (pembelajaran jarak jauh) diteruskan sampai akhir tahun," ujarnya

Komnas HAM Minta Publik Bersabar Soal Penyelidikan Pelanggaran HAM TWK
Indonesia
Komnas HAM Minta Publik Bersabar Soal Penyelidikan Pelanggaran HAM TWK

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta publik bersabar terkait proses penyelidikan dugaan pelanggaraan HAM pada asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ditanya Keinginan Maju Capres 2024, Moeldoko: Kalau Diorbitkan Alhamdulillah
Indonesia
Ditanya Keinginan Maju Capres 2024, Moeldoko: Kalau Diorbitkan Alhamdulillah

"Kalau urusan 2024, pernah kah saya bicara tentang [Pilpres] 2024? Tidak pernah, kalau yang diorbitkan di sana, ya alhamdulillah," kata Moeldoko

Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring
Indonesia
Positif COVID-19, Wali Kota Bandung Oded Danial Bertugas Secara Daring

Oded menyatakan dirinya bakal tetap bertugas secara daring dibantu Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana serta Sekretaris Daerah Ema Sumarna dan seluruh jajaran aparatur sipil negara.

Rombongan Sepeda Berkendara di Tengah Jalan Sudirman, Ini Kata Polisi
Indonesia
Rombongan Sepeda Berkendara di Tengah Jalan Sudirman, Ini Kata Polisi

Polisi dalam hal ini mengingatkan jika ada sanksi pelanggaran lalu lintas

Joe Biden Menang di Tengah Bangsa yang Terpecah
Dunia
Joe Biden Menang di Tengah Bangsa yang Terpecah

Kandidat partai Demokrat Joe Biden memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat pada Sabtu (8/11).