Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 Maret 2022
Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta (FOTO ANTARA/HO/UGM)

MerahPutih.com - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan, variasi terjadi pada SNMPTN 2022 yang diumumkan Selasa (29/3). Sebanyak 20 prodi dari masing-masing Saintek dan Soshum memiliki seleksi masuk yang sangat ketat.

Pada Saintek beberapa prodi yang paling diminati dan mengalami keketatan tertinggi antara lain Ilmu Keperawatan di Universitas Sultan Agung Tirtayasa (0,99 persen), Teknik Informatika di Universitas Padjajaran (1,09 persen), Ilmu Gizi di Universitas Sumatera Utara (1,16 persen), Farmasi di Universitas Diponegoro (1,32 persen) dan Ilmu Komputer di Universitas Negeri Jakarta (1,42 persen).

Baca Juga:

Kuota Cuma 20 Persen, Unpad Hanya Terima 1.627 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

Sementara beberapa prodi terketat di Soshum antara lain Ilmu Komunikasi d Universitas Negeri Jakarta (0,94 persen), Ilmu Komunikasi di Universitas Padjajaran (1,02 persen), Ilmu Manajemen di Universitas Padjajaran (1,06 persen), Ilmu Manajemen di Universitas Negeri Jakarta (1,08 persen) dan Ilmu Manajemen di Universitas Negeri Medan (1,19 persen).

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mochamad Ashari memaparkan, variasi dalam pemilihan perguruan tinggi dan prodi itu disebabkan karena calon mahasiswa atau masyarakat sudah menyadari adanya sebuah perubahan yang terjadi baik dalam segi profesi ataupun sebuah peristiwa.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebutkan sebanyak 120.643 peserta dari 612.049 pendaftar dinyatakan lolos mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022.

Ashari menyebut 120.643 peserta yang lolos tersebut telah diterima di 125 perguruan tinggi negeri (PTN) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan rincian sebanyak 109.276 peserta berhasil lolos pada pilihan pertama.

Pada pilihan kedua jumlah peserta yang lolos mencapai 11.367 peserta. Adapun peserta dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diterima sebanyak 35.570 peserta.

Jumlah keseluruhan pendaftar SNMPTN tahun 2022 naik menjadi 612.049 peserta. Padahal, total daya tampung yang disediakan oleh LTMPT hanya ada 122.651 saja.

Dengan rincian total peserta yang mendaftar pilihan pertama mencapai 612.049, sedangkan yang mendaftar pilihan kedua ada 520.853 peserta. Sementara jumlah peserta dengan KIP yang mendaftar telah mencapai 151.514 peserta.

Gedung rektorat UI (ANTARA/Humas UI)
Gedung rektorat UI (ANTARA/Humas UI)

Berdasarkan perbandingan total peserta dan total yang diterima, keketatan dalam penerimaan SNMPTN 2022 adalah 19,71 persen. Artinya, hanya 20 persen dari total pendaftar yang dinyatakan lolos mengikuti seleksi perguruan tinggi negeri tersebut.

"Keketatan adalah jumlah yang diterima dibanding yang mendaftar itu 19,71 persen. Tadi hampir 20 persen, jadi dari 100 pendaftar ada 20 orang yang diterima, sedangkan untuk KIP Kuliah persentase keketatan itu 23,48 persen. Tidak banyak beda, sama-sama ketat, baik yang regular maupun melalui KIP Kuliah,” ujar dia.

Terdapat 20 perguruan tinggi negeri yang dinyatakan menerima peserta SNMPTN 2022 terbanyak. Di antaranya adalah Universitas Brawijaya (3.445), Universitas Negeri Semarang (3.083), Universitas Pendidikan Indonesia (3.038), Universitas Lampung (3.027) dan Universitas Negeri Padang (2.867).

Pengumuman SNMPTN 2022 melalui laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id dengan cara memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir peserta sesuai dengan data diri yang telah diregistrasi pada sistem LTMPT. (Asp)

Baca Juga:

ITB Terima 2.085 Calon Mahasiswa Jalur SNMPTN

#SNMPTN #SBMPTN #Tes Masuk PTN
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan