Saat Rapat Bamus, Ketua DPRD DKI Kaget Dengar Saefullah Meninggal Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengaku kaget dengan kabar meninggalnya Sekertaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah akibat terpapar virus corona.

Prasetyo mengatakan, dirinya kemarin malam baru saja menanyakan kabar Saefullah kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI Edi Sumantri. Kabar yang diperolehnya bahwa kondisi Saefullah tengah kritis.

"Saya kaget semalam saya masih monitor bertanya kepada Bapak Edi Sumantri bagaimana kabarnya beliau, ternyata dalam kondisi yang kritis," ujar Prasetyo di Jakarta, Rabu (16/9).

Baca Juga:

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Sekda Saefullah menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu sekitar pukul 12.55 WIB.

"Tetapi Yang Maha kuasa memanggil jam 12.55 saat saya sedang rapat Bamus, kaget, secepat itu pak Sekda meninggalkan kita semua," papar dia.

Lanjut Prasetyo, secara pribadi mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Saefullah dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.

"Beliu adalah Sekda terlama di Jakarta, sejak era pak Jokowi, pak Ahok, pak Djarot, sampai pak Anies. Beliau satu-satunya di Indonesia yang bisa menjadi acuan cara kepemimpinan," ungkapnya.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memberikan keterangan pers di Balai Kota Jakarta. Senin (16/12/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah memberikan keterangan pers di Balai Kota Jakarta. Senin (16/12/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Sementara itu, Wakil DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Abdurahman Suhaimi menyampaikan Dewan Parlemen Kebon Sirih dan masyarakat merasa kehilangan atas meninggalnya Sekda Saefullah akibat COVID-19.

"Kami di DPRD dan masyarakat DKI merasa kehilangan, saya kenal beliau sejak 2004," ujar Suhaimi.

Mengenang Sekda, ucap Suhaimi, Saefullah merupakan sosok yang pekerja keras dan profesional jika mendapatkan amanat dan mandat dari Gubernur DKI. Sekda juga merupakan sosok pribadi yang baik.

"Dan juga suka humor. Tapi humornya tidak menghilangkan substansi pembahasan," ucap Penasehat PKS ini.

Suhaimi mengaku, dirinya terakhir berhubungan dengan almarhum Saefullah saat pelantikan 7 pejabat pimpinan tinggi pratama Pemprov DKI pada 4 September 2020 lalu.

Baca Juga:

Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur

Ketujuh pejabat yang dilantik itu yakni Uus Kuswanto sebagai Wali Kota Jakarta Barat, Junaedi sebagai Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Reswan W Soewardjo sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pariwisata.

Kemudian Catur Laswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Budaya, Yani Wahyu Purwoko sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Hendra Hidayat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Timur, dan Muhammad Zen sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Mental Spritual Setda DKI.

"Saya tahu Pak Sekda di rumah sakit itu baru. Seminggu lalu mendengar beliau sakit," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia, Anies Ajak Warga Salat Ghaib

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ratusan Anak Ditangkap saat Demo UU Ciptaker, Mayoritas Diajak Lewat Medsos
Indonesia
Ratusan Anak Ditangkap saat Demo UU Ciptaker, Mayoritas Diajak Lewat Medsos

Masih banyak anak-anak tidak mematuhi protokol kesehatan

Pengamat Nilai Pertemuan PDIP-Gerindra agar Keduanya Bersama-sama di Satu Situasi
Indonesia
Pengamat Nilai Pertemuan PDIP-Gerindra agar Keduanya Bersama-sama di Satu Situasi

Semua ketegangan politik akan mencair jika partai-partai ini melihat masa depan cerah

PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku
Indonesia
PSBB Transisi Diperpanjang, Ganjil Genap di Jakarta Masih Belum Berlaku

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memperpanjang tidak diberlakukannya kebijakan ganjil-genap

KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan
Indonesia
KPK Dalami Intervensi Bupati soal Usul Kuota Rokok dan Miras di BP Bintan

KPK mendalami dugaan adanya intervensi khusus dari Bupati nonaktif Bintan Apri Sujadi soal pengusulan kuota rokok da

Ditaksir Telan Biaya Rp 2 Miliar, Cat Ulang Pesawat Kepresidenan Tuai Kritik
Indonesia
Ditaksir Telan Biaya Rp 2 Miliar, Cat Ulang Pesawat Kepresidenan Tuai Kritik

Pengamat penerbangan Alvin Lie mengkritik cat ulang pesawat Kepresidenan RI yang ditaksir menelan biaya Rp 2 miliar.

Didenda Rp50 Juta Akibat Langgar Prokes, Keluarga Rizieq Shihab: Sudah Lunas
Indonesia
Didenda Rp50 Juta Akibat Langgar Prokes, Keluarga Rizieq Shihab: Sudah Lunas

Pihak keluarga Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, mengklaim telah membayar denda Rp50 juta kepada Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta.

Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja
Indonesia
Masih Ada Pasal Tidak 'Nyambung' di UU Cipta Kerja

Kondisi ini, membuat berbagai kalangan yang baru saja membaca aturan ini, mempertanyakan UU ini di media sosial.

Pegawai KPK yang Lolos TWK Terancam Gugur
Indonesia
Pegawai KPK yang Lolos TWK Terancam Gugur

Mereka yang menolak dilantik justru mendapat ancaman dari internal KPK. Seperti halnya surat elektronik yang disampaikan oleh Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi, Eko Marjono.

Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino
Indonesia
Alasan KPK Tunda Pemeriksaan RJ Lino

"RJL (RJ Lino) diperiksa sebagai tersangka. Namun karena belum siap dengan PH-nya maka pemeriksaan ditunda," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Senin.

Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga
Indonesia
Merapi Erupsi, BPBD Sleman Bersiap Ungsikan Warga

Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman bersiap mengungsikan warga ke barak pengungsian setelag Gunung Merapi erupsi, siang tadi.