Saat Melancong, Jangan Selalu Mandi Air Hangat Mandi air hangat bisa membuat kulit kering (Foto: Pexels/Pixabay)

MANDI dengan air hangat memang sangat menyenangkan. Apalagi kalau lagi melancong. Seharian berkeliling tempat wisata badan pasti lengket. Lelah pula. Sesampainya di penginapan rasanya ingin cepat-cepat mandi air hangat. Ya, air hangat membuat tubuh lebih rileks atau nyaman.

Kamu pun bisa tertidur lebih cepat setelah mandi air hangat. Bahkan sangat pulas. Sebab mandi air hangat mengaktifkan sistem saraf parasympatetic yang membuat tubuh kamu lelah. Sehingga kamu pun maunya langsung pergi ke atas tempat tidur.

Namun, menurut Go Dok mandi air hangat tidak selamanya baik bagi tubuh kamu. Karena yang pertama, mandi air gangat membuat kulit kering dan iritasi. Masalahnya, sel keratin yang terletak di lapisan terluar kulit akan rusak. Kalau sel ini rusak maka kulit kamu akan kering, dan menghalangi sel untuk mengunci kelembapan.

Mandi dengan air hangat saat melancong membuat tubuh rileks (Foto: Pexels/Riccardo Bresciani)

Kamu yang memiliki masalah kulit tertentu sebaiknya hindari mandi air hangat. Karena dapat semakin memperburuk kondisi kulit kamu. Contohnya penderita eksema, psoriasi, dan jerawat punggung. Mandi menggunakan air hangat juga membuat kulit gatal. karena sel mast melepaskan kandungannya yang berupa histamin. Sehingga menyebabkan kulit menjadi gatal.

Mandi dengan air hangat memang dapat memperlancar peredaran darah. Tapi tidak bagi kamu yang memiliki masalah tekanan darah dan penyakit kardiovaskular. Air hangat bisa meningkatkan tekanan darah. Hasilnya kamu malah darah tinggi.

Jangan sembarng memakai sabun (Foto: Pexels/Pixabay)

Pertanyaannya apakah air hangat sangat berbahaya digunakan untuk mandi? Jawabannya iya bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan. Tapi bagi kamu yang sehat sebaiknya jangan terlalu sering mandi dengan air hangat pula. Pun kalau iya, sebaiknya gunakan pelembap kulit seusai mandi agar kulit tidak kering.

Kamu juga harus mengikuti berapa aturan mandi dengan air hangat. Yang paling utama ialah menyesuaikan suhu. Jangan terlalu panas agar tidak timbul ruam pada kulit. Lalu, jangan terlalu lama supaya kulit tidak mengkerut. Biasanya kamu yang mandi menggunakan shower terlalu terlena berlama-lama berdiri di bawah pancuran air hangat.

Perhatikan juga sabun yang kamu gunakan. Sabun berbahan kimia kuat dapat mengikis minyak alami pada kulit. Jadi sebaiknya gunakan pembersih lembut yang tanpa mengandung pewangi.

Nah, sahabat Merah Putih, jangan terlalu sering mandi air hangat ya saat melancong. Sesekali tidak mengapa. Apalagi kalau kamu melancong ke daerah bercuaca dingin. Tentu mandi air hangat ialah satu-satunya pilihan. Jaga selalu kesehatan kulit kamu ya! (ikh)

Baca juga: Pentingnya Melindungi Data Ponsel Saat Melancong, Begini Caranya!

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH