Saat Dokter RSHS Berjuang Pisahkan Bayi Kembar Siam Asal Soreang IGD Rumah Sakit. (Foto: RSHS Bandung)

MeragPutih.com - Oom Komariah, orang tua bayi kembar siam, harap-harap cemas. Perasaannya campur-aduk antara senang dan takut karena kedua anaknya yang mengalami dempet tubuh sejak lahir, menjalani operasi pemisahan tubuh oleh Tim Dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Ada bahagia, takut kenapa-napa saat melaksanakan operasi. Bahagia, takut, sedih,” kata Oom Komariah, di RSHS Bandung, Rabu (7/4).

Baca Juga:

Pisang Gandeng Bikin Ibu Hamil Lahirkan Bayi Kembar Siam?

Oom mengaku sebelum anaknya menjalani operasi, tim dokter telah memberi penjelasan konsekuensi dari operasi pemisahan. Syarat utama operasi pemisahan ini adalah kondisi anak harus kuat dan sehat.

Tim dokter penanganan bayi kembar siam RSHS Bandung sukses melakukan operasi pemisahan bayi bernama Hasna dan Husna itu pukul 12.30 WIB. Operasi pemisahan dilakukan pukul 10.00 WIB.

Ketua Tim dokter, Dikki Drajat Kusmayadi Surachman mengatakan, langkah awal operasi dilakukan oleh dokter bedah plastik. Pembedahan lalu dilanjutkan ke perut sampai dada yang dilakukan dokter bedah torak.

Dokter bedah torak bertugas melakukan operasi pemisahan jantung. Sebelumnya, dokter harus mengangkat tulang dada bayi untuk sementara. Ada dua jantung yang harus dipisahkan. Kondisi jantung tertutup selaput.

Giliran dokter bedah anak yang melakukan operasi pemisahan lever. Dalam pemisahan lever, tim dokter cukup kesulitan. Lama operasi ini memakan waktu 1 jam. Akhirnya lever berhasil dipisahkan.

Untungnya bayi Hasna dan Husna memiliki sistem pencernaan sendiri-sendiri. Kondisi membantu proses operasi pemisahan. Kemudian masing-masing bayi dipindahkan ke ruang berbeda dan ditangani tim dokter berbeda.

Di ruangan masing-masing, tim dokter melakukan operasi penutupan bekas operasi dengan kulit yang dilakukan spesialis bedah plastik. Selesai operasi, kedua bayi dinyatakan stabil. Operasi penutupan luka pun lancar. Langkah berikutnya tim dokter melakukan observasi pasca-operasi.

“Kami follow up ketat. Stabilisasinya bisa beberapa jam sampai beberapa hari,” kata dr Dikki, usai operasi.

Tim dokter optimis hasil operasi akan berjalan lancar dan baik bagi kondisi bayi. Operasi dilakukan sesuai dengan batas aman umur operasi pada bayi, yakni lebih dari 6 bulan. Sedangkan Hasna dan Husna sudah berusia 8 bulan.

“Secara ilmiah bayi kembar siam direkomendasikan menjalani operasi pemisahan setelah 6 bulan, diharapkan dia siap menerima operasi yang kompleks dan sulit sehingga tubuhnya cukup mentolelir pendarahan banyak, lama operasi yang juga berpengaruh pada tubuh,” ungkap Dikki.

Oom sendiri terus berdoa agar anaknya sehat pasca-operasi dan cepat pulih dan kumpul lagi bersama keluarga serta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga, teman, donatur dan pihak RSHS yang membantu jalannya operasi buah hatinya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Oom Komariah, orang tua bayi kembar siam, harap-harap cemas. Perasaannya campur-aduk antara senang dan takut karena kedua anaknya yang mengalami dempet tubuh sejak lahir, menjalani operasi pemisahan tubuh oleh Tim Dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Anak kembar siam di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Antara)
Anak kembar siam di Bandung, Jawa Barat. (Foto: Antara)

“Ada bahagia, takut kenapa-napa saat melaksanakan operasi. Bahagia, takut, sedih,” kata Oom Komariah, di RSHS Bandung, Rabu (7/4).

Oom mengaku sebelum anaknya menjalani operasi, tim dokter telah memberi penjelasan konsekuensi dari operasi pemisahan. Syarat utama operasi pemisahan ini adalah kondisi anak harus kuat dan sehat.

Tim dokter penanganan bayi kembar siam RSHS Bandung sukses melakukan operasi pemisahan bayi bernama Hasna dan Husna itu pukul 12.30 WIB. Operasi pemisahan dilakukan pukul 10.00 WIB.

Ketua Tim dokter, Dikki Drajat Kusmayadi Surachman mengatakan, langkah awal operasi dilakukan oleh dokter bedah plastik. Pembedahan lalu dilanjutkan ke perut sampai dada yang dilakukan dokter bedah torak.

Dokter bedah torak bertugas melakukan operasi pemisahan jantung. Sebelumnya, dokter harus mengangkat tulang dada bayi untuk sementara. Ada dua jantung yang harus dipisahkan. Kondisi jantung tertutup selaput.

Giliran dokter bedah anak yang melakukan operasi pemisahan lever. Dalam pemisahan lever, tim dokter cukup kesulitan. Lama operasi ini memakan waktu 1 jam. Akhirnya lever berhasil dipisahkan.

Untungnya bayi Hasna dan Husna memiliki sistem pencernaan sendiri-sendiri. Kondisi membantu proses operasi pemisahan. Kemudian masing-masing bayi dipindahkan ke ruang berbeda dan ditangani tim dokter berbeda.

Di ruangan masing-masing, tim dokter melakukan operasi penutupan bekas operasi dengan kulit yang dilakukan spesialis bedah plastik. Selesai operasi, kedua bayi dinyatakan stabil. Operasi penutupan luka pun lancar. Langkah berikutnya tim dokter melakukan observasi pasca-operasi.

“Kami follow up ketat. Stabilisasinya bisa beberapa jam sampai beberapa hari,” kata dr Dikki, usai operasi.

Tim dokter optimis hasil operasi akan berjalan lancar dan baik bagi kondisi bayi. Operasi dilakukan sesuai dengan batas aman umur operasi pada bayi, yakni lebih dari 6 bulan. Sedangkan Hasna dan Husna sudah berusia 8 bulan.

“Secara ilmiah bayi kembar siam direkomendasikan menjalani operasi pemisahan setelah 6 bulan, diharapkan dia siap menerima operasi yang kompleks dan sulit sehingga tubuhnya cukup mentolelir pendarahan banyak, lama operasi yang juga berpengaruh pada tubuh,” ungkap Dikki.

Oom sendiri terus berdoa agar anaknya sehat pasca-operasi dan cepat pulih dan kumpul lagi bersama keluarga serta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga, teman, donatur dan pihak RSHS yang membantu jalannya operasi buah hatinya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam di RSUP M. Djamil Padang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta
Indonesia
100 Sekolah Bakal Lakukan Uji Coba Tatap Muka di Jakarta

sejauh ini telah ada 500 lebih fasilitas kesehatan guna penyuntikan vaksin di Jakarta. Kemampuan penyuntikan vaksin di Ibu Kota, sebutnya, juga telah mencapai 30 ribu per hari.

Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum Buat Korban Gempa Sulbar
Indonesia
Kemensos Dirikan 6 Dapur Umum Buat Korban Gempa Sulbar

Posko dapur umum difokuskan di satu titik, yaitu di kantor gubernur, agar distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando.

Menkes Tegaskan 1,2 Juta Vaksin Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan
Indonesia
Menkes Tegaskan 1,2 Juta Vaksin Diprioritaskan untuk Tenaga Kesehatan

Sebanyak 1,2 juta vaksin COVID-19 produk perusahaan farmasi Tiongkok, Sinovac tiba di Indonesia pada Minggu (6/12).

Waktu Pencarian Jenazah dan Material SJ-182 Diperpanjang
Indonesia
Waktu Pencarian Jenazah dan Material SJ-182 Diperpanjang

Basarnas bersama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jajaran terkait telah menggelar rapat

UMP Jawa Barat 2021 Dipastikan Tidak Naik
Indonesia
UMP Jawa Barat 2021 Dipastikan Tidak Naik

Aturan terkait penetapan upah minimum ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015

Warga Kasihan Lihat Pije, Si Pembakar Mobil Via Vallen
Indonesia
Warga Kasihan Lihat Pije, Si Pembakar Mobil Via Vallen

Dalam video yang diunggah, kobaran api membakar bagian atas mobil putih milik Via Vallen

Update COVID-19 Rabu (29/4): 9.771 Kasus Positif, Sembuh 1.391 Pasien
Indonesia
Update COVID-19 Rabu (29/4): 9.771 Kasus Positif, Sembuh 1.391 Pasien

"Ada tambahan sebanyak 260 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI
Indonesia
Polri Benarkan Tangkap Petinggi KAMI

Namun, Awi tak menjelaskan secara detail ihwal penangkapan tersebut. Begitu pun dengan alasan penangkapan terhadap keempatnya.

Polres Jakarta Pusat Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi
Indonesia
Polres Jakarta Pusat Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Hal ini merupakan bentuk Komitmen dari Hengki bahwa seluruh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat harus terbebas dari aksi-aksi korupsi yang bisa mencoreng nama institusi Polri.

Bioskop di Kota Solo Mulai Beroperasi Hari Ini
Indonesia
Bioskop di Kota Solo Mulai Beroperasi Hari Ini

Gedung bioskop di Kota Solo, Jawa Tengah mulai beroperasi Selasa (16/3) ini.