Saat Ditangkap, Munarman Sudah Jadi Tersangka Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam, Munarman memenuhi panggilan polisi di Markas Polda Metro Jaya, Rabu (9/10). Foto: MP/Kanu

Merahputih.com - Polri memberikan penjelasan terkait status hukum mantan Sekretaris Umum FPI Munarman yang ditangkap pada Selasa (27/4).

Polri menegaskan bahwa status Munarman saat itu adalah tersangka.

"Jadi pada saat penangkapan saudara Munarman itu posisinya sudah tersangka," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/4).

Ramadhan juga mengungkapkan alasan mengapa Munarman ditutup mata dan diborgol tangannya saat tiba di Polda Metro Jaya.

Menurut dia, hal tersebut dilakukan untuk mengikuti standar internasional dalam menangkap pelaku tindak pidana terorisme.

"Ya itu kan standar internasional penangkapan tersangka teroris, ya harus seperti itu," tuturnya.

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)
Mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

Ramadhan menjelaskan bahwa Munarman diduga telah menyembunyikan informasi, mengarahkan sekaligus menginisiasi gerakan teroris kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS Indonesia.

"Kejahatan teror itu adalah kejahatan terorganisir yang jaringannya luas sekali ya," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Munarman ditangkap Satuan Densus 88 Antiteror di Pamulang, Tangerang Selatan sekitar pukul 15.00 WIB kemarin.

Mantan Sekretaris Umum FPI ini diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wakil Wali Kota Solo Positif COVID-19 Sepulang dari Istana, Jokowi Tes Swab
Indonesia
Wakil Wali Kota Solo Positif COVID-19 Sepulang dari Istana, Jokowi Tes Swab

Hal ini juga berlaku bagi orang di sekitar Presiden

Yuyuk Andriati Ditunjuk Jadi Plh Kabiro Humas KPK
Indonesia
Yuyuk Andriati Ditunjuk Jadi Plh Kabiro Humas KPK

"Untuk sementara pelaksana harian Karo Humas KPK dirangkap Kabag Pemberitaan dan Publikasi Yuyuk Andriati Iskak," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Kapolri Keluarkan Panduan Pengawasan Tempat Wisata yang Buka Selama Libur Lebaran
Indonesia
Kapolri Keluarkan Panduan Pengawasan Tempat Wisata yang Buka Selama Libur Lebaran

Sigit meminta agar penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata juga diperketat

400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19
Indonesia
400 Lebih Kabupaten di Indonesia Laporkan Infeksi Ganda DBD dan COVID-19

Pada 2020 ada perbedaan di mana jumlah kasus masih terus bertambah hingga bulan Juni

Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada
Indonesia
Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada

KPU, menurut Abhan, harus mempertimbangkan pasal sanksi pidana dalam kesalahan-kesalahan teknis yang berakibat pada perubahan hasil yang berdampak pidana karena Sirekap rawan manipulasi data.

Ini Alasan Pemprov DKI Izinkan Road Bike Melintas Sudirman-Thamrin
Indonesia
Ini Alasan Pemprov DKI Izinkan Road Bike Melintas Sudirman-Thamrin

Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan road bike melintasi jalan protokol Sudirman-MH Thamrin pada hari Senin-Jumat, mulai dari pukul 05.00 hingga 6.30 WIB.

KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye
Indonesia
KPU Larang Konser Musik Saat Kampanye

Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya melarang pasangan calon untuk menggelar konser musik saat kampanye terbuka Pilkada 2020.

Distribusi dan Vaksinasi COVID-19 Butuh Waktu Lama
Indonesia
Distribusi dan Vaksinasi COVID-19 Butuh Waktu Lama

Pendistribusian vaksin yang lama berdampak pada pemulihan ekonomi mengingat selama vaksin belum didistribusikan maka protokol kesehatan ketat tetap harus diterapkan.

Luhut Perintahkan BPJS Kesehatan Percepat Klaim Perawatan Pasien COVID-19
Indonesia
Luhut Perintahkan BPJS Kesehatan Percepat Klaim Perawatan Pasien COVID-19

Dari 1906 RS penyelenggara pelayanan COVID- 19 di seluruh Indonesia, hanya 1356 Rumah Sakit yang sudah mengajukan klaim. Sisanya sebanyak 550 RS belum mengajukan klaim.

Lagi-Lagi, KPAI Soroti Pelibatan Anak-Anak Saat Aksi PA 212 'Ganyang Komunis'
Indonesia
Lagi-Lagi, KPAI Soroti Pelibatan Anak-Anak Saat Aksi PA 212 'Ganyang Komunis'

KPAI menyayangkan keberadaan panitia, orator dan tokoh acara yang berada dalam keteduhan panggung, dan anak anak