Saat 11.000 Serang ke Iran Akhirnya Bikin Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Dampak Perang

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Saat 11.000 Serang ke Iran Akhirnya Bikin Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Dampak Perang

Warga Amerika Serikat tumpah ruah ke jalanan untuk memprotes pemerintahan Presiden Donald Trump dalam demonstrasi bertajuk "No Kings". (ANTARA/Anadolu/nbl)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat dan Israel telah menyerang Iran pada 28 Februari. Lalu Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel, serta target militer AS di Timur Tengah.

Operasi militer tersebut sebagai serangan pencegahan dan menuduh adanya ancaman dari Teheran karena program nuklirnya. Namun, perang ini telah membuat harga minyak dunia melambung tinggi dan berbagai negara mengalami masalah pasokan.

Tercatat, Amerika Serikat diduga telah menghantam lebih dari 11.000 target militer selama operasi melawan Iran, seperti dilansir Komando Pusat AS (CENTCOM), yang diunggah di X.

Selain itu, AS sejauh ini telah menyerang, merusak atau menghancurkan lebih dari 150 kapal, se;lain menewaskan para pemimpin tertinggi Iran.

Baca juga:

AS Pertimbangkan Serangan Darat ke Iran, Donald Trump Belum Buat Keputusan

CENTCOM mengklaim bahwa Angkatan Udara AS telah melakukan lebih dari 11.000 serangan tempur. Perang ini, juga menjadi pintu masuk AS ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran. Akan tetapi, hal ini dinilai gagal.

Namun, perang ini telah membuat jutaan orang turun ke jalan di seluruh Amerika Serikat pada Sabtu dalam aksi nasional ketiga “No Kings” (Tidak ada raja), untuk menyuarakan penolakan terhadap pemerintahan Trump.

Unjuk rasa tersebut dilaksanakan di semua 50 negara bagian AS serta 16 negara lainnya, sehingga menandai salah satu aksi protes paling terkoordinasi sepanjang sejarah negara itu.

Pelaksana aksi, yang mencakup ormas anti-otoritarianisme Indivisible dan 50501, kemudian serikat pekerja, dan perkumpulan akar rumput lainnya, melaporkan lebih dari 3.000 aksi demonstrasi berlangsung di seantero AS.

Menurut laporan media setempat, protes "No Kings" sebelumnya pada Oktober 2025 diikuti 7 juta pengunjuk rasa di seluruh AS.

Demonstrasi tersebut dilangsungkan di tengah anjloknya tingkat kepuasan publik terhadap Trump, bahkan ditambah dengan sejumlah pendukung garis kerasnya yang turut mengungkapkan rasa frustrasi.

Keluhan yang disoroti pengkritik Trump dalam unjuk rasa kali ini antara lain konflik dengan Iran yang menewaskan 13 personel AS.

Lalu, kenaikan harga barang dan minyak, tarif impor yang berdampak pada barang sehari-hari, dan antrean pemeriksaan keamanan di bandara yang mengular akibat kebuntuan pembahasan anggaran.

#Iran #Perang #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan