RUU Minuman Berakohol, Rudy: Bisa Berdampak Sektor Pariwisata di Solo Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Minuman Beralkohol yang saat ini sudah mulai masuk dalam pembahasan di Badan Legislasi (Baleg) DPR mendapatkan tanggapan sejumlah pihak.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ikut bersuara memberikan tanggapan terkait RUU tentang Minuman Beralkohol. Menurut dia, RUU tersebut bisa berdampak pada pariwisata di Solo.

"Minuman beralkohol selama ini di Solo hanya disediakan di tempat-tempat tertentu, seperti hotel berbintang, kafe dan bar," ujar Rudy, Jumat (13/11).

Baca Juga

PKS Dorong Percepatan RUU Minuman Beralkohol

Keberadaan tempat minuman alkohol tersebut, kata Rudy, terpantau dan terkontrol dengan baik. Orang yang ada di lokasi tempat minuman alkohol juga bisa terpantau termasuk wisatawan.

"Banyak wisatawan yang biasa mencari minuman beralkohol saat berada di Solo terutama wisatawan mancanegara," kata dia.

Rudy menjalaskan wisata tersebut minuman alkohol saat berada di hotel. Dengan demikian pastinya aturan tersebut ada pengaruhnya pada kunjungan wisata di sejumlah daerah termasuk Solo.

"Wisatawan yang butuh minuman alkohol saat mau ke hotel. Bakal pengaruh ke kunjungan wisata," tutur dia.

Meskipun demikian, Rudy mengaku siap menjalankan regulasi itu jika sudah disahkan menjadi UU. Pihaknya masih akan melihat isi RUU tersebut sebelum benar-benar diterapkan di Solo.

"Kita lihat dulu dinamikan dan proses pengesahannya. Jika sudah disahkan menjadi UU, saya akan tindak lanjuti dengan membuat Perda (Peraturan Daerah)," kata dia.

Ridy menabahkan Pemkot Solo belum memiliki perda terkait minuman beralkohol. Terkait perda minuman alkohol sebenarnya sudah pernah diusulkan di DPRD Solo. Namun, karena terkendala adanya masalah istilah pengaturan atau pelarangan, Perda itu tak kunjung disahkan sampai sekarang.

Baca Juga

DPR Tidak Perlu Bahas RUU Minuman Beralkohol

"Ya intinya kalau UU melarang (alkohol), ya akan kita ikuti saja," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua
Lainnya
Gandeng Pengusaha Daerah, Shell Buka SPBU di Kota Lapis Kedua

Saat ini, dari total 137 SPBU Shell yang beroperasi, 16 diantaranya merupakan investasi Shell bersama mitra pengusaha daerah.

Polda Metro Tangkap Simpatisan FPI Ancam Penggal Kepala Polisi
Indonesia
Polda Metro Tangkap Simpatisan FPI Ancam Penggal Kepala Polisi

Polda Metro Jaya menangkap pria berinisial DB yang mengancam akan penggal kepala polisi jika pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab ditangkap

 Jelang Diberlakukan PSBB di Jakarta, Penumpang KRL Anjlok Hingga 80 Persen
Indonesia
Jelang Diberlakukan PSBB di Jakarta, Penumpang KRL Anjlok Hingga 80 Persen

Dari sebelumnya melayani 900.000 hingga 1,1 juga pengguna per hari, kini hanya melayani sekitar 200.000 pengguna setiap harinya.

Pemprov DKI: 83.193 Jalani Rapid Test, 3.176 Orang Positif Corona
Indonesia
Pemprov DKI: 83.193 Jalani Rapid Test, 3.176 Orang Positif Corona

Persentase positif COVID-19 sebesar 4 persen.

Ingat! Hari Ini Batas Akhir Cetak Kartu Tes Masuk PTN
Indonesia
Ingat! Hari Ini Batas Akhir Cetak Kartu Tes Masuk PTN

Data menunjukkan, hingga 1 Juli 2020 pukul 16.00 WIB, jumlah peserta UTBK yang sudah mencetak kartu untuk tahap I 521.814 atau 90,11 persen dan 113.712 atau 91,11 persen untuk tahap II.

 Ikuti Arahan Jokowi, Anies Normalkan Kembali 3 Transportasi Umum di Jakarta
Indonesia
Ikuti Arahan Jokowi, Anies Normalkan Kembali 3 Transportasi Umum di Jakarta

"Sesuai arahan presiden. Kami akan kembali menyelenggarakan kendaraan umum frekuensi tinggi," kata Anies di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/3) malam.

Politisi PKS Harap Regulasi Perlindungan Tokoh Agama Segera Dirumuskan
Indonesia
Politisi PKS Harap Regulasi Perlindungan Tokoh Agama Segera Dirumuskan

Para tokoh agama berhak memperoleh perlindungan dari tindakan persekusi, kekerasan fisik maupun nonfisik

Aksi Massa 'Lawan Kebangkitan Komunis Indonesia' Batal Digelar di Tugu Tani
Indonesia
Aksi Massa 'Lawan Kebangkitan Komunis Indonesia' Batal Digelar di Tugu Tani

"Tidak jadi, mereka jadinya didalam markasnya itu. Dia yang membatalkan membuat aksi di luar," kata Guntur

Penyekatan Buruh dari Luar Jakarta Berujung Batalnya Demo di DPR
Indonesia
Penyekatan Buruh dari Luar Jakarta Berujung Batalnya Demo di DPR

Massa buruh yang akan melakukan demonstrasi besar-besaran di sekitar gedung DPR/MPR tidak mendapatkan izin dari polisi.

Jokowi Optimis Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Ini Kritik PKS
Indonesia
Jokowi Optimis Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Ini Kritik PKS

“Jangan sampai Presiden dan Pemerintah termakan janjinya sendiri. Namun, percepatan serapan anggaran dan stimulus pemulihan ekonomi lambat," ungkap Jazuli.