Rusuh, KBRI Imbau WNI Tak Kunjungi Palestina Perayaan Maulid Nabi di depan Dome of the Rock, di Kota Tua Yerusalem, Kamis (30/11). (ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad)

MerahPutih.com - Situasi di Palestina pada saat ini sedang tidak kondusif, menyusul rencana pemindahan ibu kota Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Suasana semakin menegang setelah dikeluarkannya pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan rencana pemindahan kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Melihat kondisi itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman, Jordania mengimbau untuk seluruh warga negara Indonesia yang berencana melakukan kunjungan ke Palestina untuk sementara waktu menunda kunjungannya hingga situasi di Palestina kembali normal.

Di kota-kota Tepi Barat Palestina, termasuk Hebron dan Al-Bireh, ribuan pengunjuk rasa menggaungkan kata-kata 'Yerusalem adalah ibu kota Negara Palestina'. Beberapa warga Palestina melemparkan batu-batu ke arah tentara Israel.

Setidaknya 31 orang terluka karena tembakan tentara Israel dalam unjuk rasa pada Kamis oleh warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel.

Di Jalur Gaza, seperti dilansir Antara, puluhan penentang berkumpul di pagar perbatasan dengan Israel dan melempari tentara di seberang mereka dengan batu. (*)


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH