Rusia Tuding AS Ingin Bagi Dua Wilayah Ukraina Pengungsi tiba dengan kereta dari Odesa di stasiun kereta Przemysl Glowny, di Polandia, Kamis (7/4/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Leonhard Foeger/AWW/djo/am.

MerahPutih.com - Kepala intelijen Rusia pada Kamis menuduh Amerika Serikat (AS) dan Polandia berencana mendapatkan pengaruh di Ukraina.

Tuduhan itu menjadi sinyal kuat dari Moskow bahwa perang bisa diakhiri dengan memecah Ukraina menjadi dua bagian: Barat dan Rusia.

Sergei Naryshkin, Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), mengutip laporan yang tidak dipublikasikan, di mana dia menyebut bahwa AS dan Polandia, dua sekutu di NATO, berencana memulihkan kendali Polandia atas bagian barat Ukraina.

Baca Juga:

Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan dengan Presiden Ukraina

"Menurut (laporan) intelijen yang diterima Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia, Washington dan Warsawa sedang mengerjakan rencana untuk membangun kendali militer dan politik Polandia atas kepemilikan historis mereka di Ukraina," kata Naryshkin dalam sebuah pernyataan yang jarang dikeluarkan oleh SVR, dikutip Antara.

Polandia pernah menguasai sejumlah wilayah yang kini menjadi bagian dari Ukraina dalam beberapa periode di masa lalu, sebagian besar terjadi di antara kedua perang dunia.

Ukraina Barat, termasuk kota Lviv, bergabung dengan Uni Soviet pada akhir Perang Dunia Kedua.

SVR mengatakan, AS dan Polandia tengah membahas rencana agar pasukan "penjaga perdamaian" Polandia, tanpa mandat dari NATO, dapat memasuki sebagian wilayah barat Ukraina di mana peluang konfrontasi dengan pasukan Rusia terbilang rendah.

SVR, yang sejak kejatuhan Uni Soviet pada 1991 mengambil alih sebagian besar tanggung jawab mata-mata asing KGB era Soviet, tidak menyertakan bukti dalam pernyataannya.

Kementerian luar negeri Polandia belum memberikan komentar atas pernyataan Naryshkin tersebut.

Baca Juga:

Presiden Ukraina Apresiasi Undangan Jokowi Hadiri KTT G20

Polandia adalah pendukung terbesar Ukraina dalam perjuangan melawan invasi Rusia, yang mengirimkan senjata lewat perbatasan dan menerima sekitar tiga juta pengungsi Ukraina.

Anggota parlemen senior Rusia, Senator Andrei Klimov, wakil kepala Komite Urusan Luar Negeri Dewan Federasi, juga mengatakan pada Kamis bahwa Polandia berencana membangun kendali atas sebagian wilayah Ukraina. Dia tidak memberikan bukti untuk pernyataannya itu.

Salah satu sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pekan ini bahwa Ukraina menuju keruntuhan menjadi beberapa negara.

Dia menyebut hal itu sebagai akibat dari upaya AS menggunakan Kiev untuk merusak Rusia.

Rusia menyebut tindakannya di Ukraina sebagai "operasi khusus" untuk melucuti Ukraina dan melindunginya dari kaum fasis. Ukraina dan Barat menyebut pernyataan Rusia itu sebagai dalih untuk memicu perang yang tak berdasar. (*)

Baca Juga:

AS Segera Jual Amunisi Rp 2,3 Triliun ke Ukraina

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi
Indonesia
Pulihkan Ekonomi Pedagang, Teras Cihampelas Bandung Bakal Direvitalisasi

Sebelumnya pada Mei lalu Teras Cihampelas telah direaktivasi. Namun karena pada Juni-September kasus COVID-19 melonjak ditambah adanya kebijakan PPKM Jawa-Bali maka terpaksa Teras Cihampelas harus ditutup.

Vaksinasi Ibu Hamil Sudah Dimulai Dengan Vaksin COVID-19 Sinovac
Indonesia
Vaksinasi Ibu Hamil Sudah Dimulai Dengan Vaksin COVID-19 Sinovac

Tercatat, hingga April 2021 sebanyak 536 ibu hamil di Indonesia terpapar COVID-19 dan dari jumlah itu, sebanyak 16 orang di antaranya meninggal dunia atau diperkirakan setiap 1.000 ibu hamil, 32 orang di antaranya meninggal dunia.

Indonesia Segera Transfer Rp 7,5 Triliun Buat Biaya Haji 2022 ke Arab Saudi
Indonesia
Indonesia Segera Transfer Rp 7,5 Triliun Buat Biaya Haji 2022 ke Arab Saudi

biaya penyelenggaraan ibadah haji membutuhkan Rp 81,7 juta per jamaah, tetapi calon jamaah haji hanya dibebankan membayar sekira Rp 39,9 juta per orang dan sisanya disubsidi oleh pemerintah.

Pemprov DKI Klaim Telah Menerapkan Berbagai Pengendalian Kualitas Udara
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Telah Menerapkan Berbagai Pengendalian Kualitas Udara

Adapun aturan yang tertuang dalam Ingub No.66 Tahun 2019 mengatur 7 rencana aksi,

Ribuan Jemaah Haji Indonesia Alami Dehidrasi
Indonesia
Ribuan Jemaah Haji Indonesia Alami Dehidrasi

Jemaah untuk memperhatikan asupan cairan dengan minum air sesering mungkin. Karena dehidrasi ini menjadi pemicu awal mereka penyakit bawaan menjadi berat.

Jelang Nataru Penumpang KRL Tembus 400 Ribu Per Hari
Indonesia
Jelang Nataru Penumpang KRL Tembus 400 Ribu Per Hari

Saat ini seluruh protokol kesehatan menggunakan KRL juga tetap berlaku

Polisi Beberkan Alasan Penangkapan Kembali Jubir PRP
Indonesia
Polisi Beberkan Alasan Penangkapan Kembali Jubir PRP

Juru Bicara Petisi Rakyat Papua (PRP) Jefri Wenda kembali ditangkap, di dalam pasar Mama-mama Papua yang berlokasi di jalan Percetakan Jayapura, Jumat (29/7).

Pemkot Surabaya Minta Warga Terpapar COVID-19 Isolasi di Hotel
Indonesia
Pemkot Surabaya Minta Warga Terpapar COVID-19 Isolasi di Hotel

Kasus aktif di Kota Surabaya per Selasa (8/2) mencapai 1.410 jiwa. Ada penambahan kasus aktif 741 jiwa dan secara kumulatif, kasus COVID-19 mencapai 72.435 jiwa.

Bawaslu Gandeng Polri untuk Seleksi Anggota di Provinsi
Indonesia
Bawaslu Gandeng Polri untuk Seleksi Anggota di Provinsi

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun menggandeng Polri guna menyiapkan tes psikologi dan kesehatan dalam tahapan seleksi perekrutan Anggota Bawaslu Provinsi.

Sah! Andi Sudirman Jadi Gubernur Termuda di Indonesia
Indonesia
Sah! Andi Sudirman Jadi Gubernur Termuda di Indonesia

Andi Sudirman menjadi pelaksana tugas (Plt.) gubernur Sulsel sejak 28 Februari karena Nurdin Abdullah menjalani proses hukum atas kasus rasuah.